
di sebuah masion bergaya eropa klasik Louis tengah duduk santai dengan Ro*ok ditangannya dan minuman di atas meja dengan disuguhkan pemandangan yang indah dari atas balkon kamarnya.
tok tok tok
cklek
"permisi Tuan,.....saya mau memberitahu anda bahwa nona Reya selalu muntah muntah dan tidak pernah mau makan saya mendapat kan laporan dari orang masion."
"ck.......yasudah kau urus semuanya kita terbang besok saja"
"baik Tuan. kalo begitu saya permisi"
........................
pagi hari Louis dan Erick sudah siap untuk pergi ke bandara memakai pesawat pribadi keluarga Jhonson
"Tuan..... apakah saya boleh ikut tuan?, karna saya dimasion ini tidak kenal dengan sipapun saya hanya kenal dengan Tuan Louis dan Tuan Erick"
"tapi nona ada tidak bisa ikut lebih baik ada disini nanti ada yang akan membantu nona dalam mengurus kebutuhan"
"tapi saya disini merasa asing dan saya takut apalagi saya tidak kenal dengan orang masion ini"
"tapi nona ada ti..............."belum sempat Erick menyelesaikan ucapannya Louis sudah lebih dulu memotong nya
"cepat lah lama sekali!, biarkan dia ikut Erick"ucapan Louis berhasil mengundang seyum di wajah gadis itu
"baiklah tuan, cepat nona persiapkan barang anda jangan terlalu banyak nanti semakin lama"
"baiklah aku hanya akan mengambil tas saja"
__ADS_1
.....
beberapa jam mereka menaiki pesawat dan akhirnya pesawat mendarat dengan sempurna dan selamat Louis dan sang asisten masuk kedalam mobil yang sudah dipersiapkan untuk menjemput mereka
ohh tak lupa gadis yang tadi ingin ikut dengan Louis dia pun ikut masuk kedalam mobil entah lah dia lebih pantas duduk di sebelah mana nya depankah atau samping Louis.
.....
akhinya tak berapa lama mobil yang dinaiki Louis sudah sampai di masion mewah. Louis masuk kedalam masion di sambut oleh para pelayan dia pun berjalan menuju kamar nya
cklek
dibukanya pintu kamar terlihat seorang gadis tengah meringkuk di atas rajang dibaluti oleh selimut. ya Freya siapa lagi
Louis berjalan mendekat lalu duduk ditepi ranjang dia usap rambut Reya membuat sang pemilik rambut terbangun
"euunggh" Reya mengeliat mata Reya menatap netra mata coklat Louis beberapa detik dia baru sadar bahwa orang yang didepan nya itu orang yang selalu dia rindukan
"apa hmmm"
"apa ini Louis?"tanyanya dengan wajah polos sunguh pertanyaan konyol jelas jelas itu Louis
"iya memang siapa lagi "
Reya pandangi terus wajah Louis namun beberapa detik dia langsung "hwaaaa nangis dan memeluk Louis
"hiks hiks ke.....kenapa baru kembali hiks hiks katanya 3 ha..ri ke napa baru kembali hiks hiks"ucap nya terbata bata
"hey kenapa kau nangis?, apa kau rindu berat hmm"
__ADS_1
sedang kan yang ditanya hanya mengangukan kepalnya didalam dekapan Louis
"yasudah jangan menangis lagi" ucap Louis
Reya pun melepaskan pelukannya lalu menatap Louis. mereka saling tatap lalu Louis usap wajah Reya yang dipenuhi air mata
"kau mau apa nanti aku akan berikan"
"aku ingin makan diluar bersama kamu" pintanya dengan wajah polos ahh itu sangat mengemaskan
"baiklah aku akan turuti apa yang putri cantik ini minta"
sungguh wajah Reya sudah merona karna ucapan Louis itu
Reya sudah bersiap dengan pakaian nya begitupun dengan Louis
"udah siap sayang "
"emmm udah ayo berangkat "
"oke
......................
jangan lupa dukungannya ya bantu ramaikan novel author
outfit Reya
__ADS_1
Louis