
Mobil yang dikendarain oleh Erick telah sampai di sebuah masion yang sangat megah besar Louis dengan cepat dan kasar menarik tangan Reya menuju kedalam masion itu disusul oleh Erick juga.
Louis berjalan melewati tangga masih dengan menarik tangan Reya, entahlah pertemuan singkat itu membuat Reya harus terjebak oleh sang mafia Louis
"duh ini mau dibawa kemana saya tuan ish.....sakit lepasin tangan saya"teriak Reya dengan terus memberontak menghempas hempaskan tangan Louis namun tenaga Louis cukup kuat "kau hanya cukup diam kucing kecil!!,"ucapnya dengan penekanan
"ish apaan sih aku ini manusia bukan kucing dan aku sudah dewasa bukan kecil ingat itu tuan yang terhormat!!"
"cih...bukan nya kau masih kecil kulihat kau masih anak sekolah"ucap nya dengan seyum smirk, sampai lah Louis dan Reya di sebuah pintu kamar, Louis membuka pintu itu terlihat kamar dengan cat warna hitam semua berwarna hitam mengambarkan sosok seorang Louis yang dingin dan datar itu.
Louis masuk kedalam bersama Reya yang terus ditarik sedangkan Reya hanya menatap binggung kenapa dia diajak kedalam kamar pikiran Reya sudah mulai tak tentu arah, sampai ketika dia tersadar dari pikirannya itu karna Louis melemparnya kesebuah ranjang
"k...kau mau apa?"tanya Reya dengan wajah takutnya sebisa mungkin dia untuk tenang
"kau tanya aku mau apa?.....aku menginginkan mu"ucap Louis membuat Reya takut seketika yang tadinya berani jadi ciut "apa maksud mu jangan macam macam tuan"
"heh apa yang kau pikirkan hmm"tanyanya mengoda Reya "kau berfikir aku ingin melakukan dengan mu?"
"tapi sayang bukan sekarang kucing kecil tunggu waktu yang tepat, ......sekarang kau sudah menjadi miliku kau tidak bisa berlari kemana pun"bisik nya membuat Reya ketakutan dan gemetar apa lagi dengan sorot mata Louis.
__ADS_1
Bagai mana pun Reya hanya gadis biasa seberapa dia bisa melawan pun tetap saja dia masih ada rasa takut gadis manis,kecil itu di usia nya yang 18thn sudah harus melawan keras nya kehidupan harusnya dia menghabiskan masa masa remaja nya namun pikir Reya saat ini dia hanya bersekolah dengan benar dan mencari uang yang banyak
Reya juga sekali sekali mencari tahu siapa tentang keluarga kandung nya ibu nya sebelum meninggal hanya menitip kan sebuah kalung yang sendari bayi sudah ada di dirinya
"lepas kan bagai mana bisa tuan yang terhormat mengkelaim saya sebagai milik tuan saya hanya milik saya sendiri bukan milik mu om tua."
"cih...,terserah dirimu yang penting kau harus jadi miliku kau hanya milik ku kau Paham!!,"ucapnya meninggikan suara dan kata penekanan
"lepas om tua aku mau keluar dari sini hiks hiks hiks"Reya pun masih terus memberontak dan air mata nya sudah lolos begitu saja dia terisak, Louis yang kesal terhadap Reya karna terus memberontak itu dia mengambil sesuatu dari laci dan ternyata itu adalah venda yang bernama borgol
Louis memborgol tangan Reya ke sandaran ranjang membuat Reya tidak bisa melpaskan tangan nya, Louis adalah orang yang jika dia mau itu dia harus mendapat kan nya begitupun sekarang sejak kejadian singkat itu membuat Louis tertarik dengan Reya
"apa kau tidak bisa diam!!"suara dingin itu seketika membuat Reya menciut kembali dan air mata nya lolos begitu saja tanpa permisi
"apa kau sudah berhenti meracau tidak jelas mengumpatku?"tanya Louis dengan tatapan tajam sedangkan Reya?,........Reya hanya diam dengan air mata yang sudah semakin deras
Louis yang melihat Reya menangis dia dengan cepat menghapus air mata Reya, setelah itu dia bangkit mengunci pintu kamar itu dan meyisakan Reya yang tengah menangis
hiks hiks hiks
__ADS_1
"kenapa jadi kaya gini kalo tau kaya gini mending tadi aku ga usah tuh berurusan sama si tuan triplek itu"gumam nya dengan isakan tangisan
.......
Bersambung~
Jangan lupa dukungannya
Komentar kalian penting juga buat author kasih saran dan jika ada yang salah koreksi ya tapi dengan kata kata yang baik dan sopan karna kalo kata kata nya ga sopan itu bikin author males bikin cerita
Jangan lupa
Vote
Like
Komen
I love you Readers yang sudah selesai
__ADS_1