
" aku gk mau mit, cinta bukan untuk ditukar dengan siapa walau bagaimana alasan ya,,ini masalah hati. jodoh mati rizqi semua tuhan yag mengatur, aku hanya ingin berpacaran setelah menikah,dan menjadikan pria itu halal untuk menyentuhku,jika kamu gak suka lansung ngomong saja sama kak miko,kamu berkata sejujurnya,agar ia tidak kecewa lebih dalam lagi," jawab icha
" aku ingin seperti itu cha,,,tapi minggu depan kak miko mau ngajak aku jalan ke suatu tempat bersama teman temanya" tutur mita seraya memandangi wajah icha
" kamu mau mit??" tanya icha
" aku pengen ikut,,,katanya sama anaknya om roy juga" jawab mita
"ooohh,,,, sama kak Juna. biasanya kalau kak Juna pergi selalu bawa temen temenya, ada prita juga adik perempuan kak Juna" icha menjelaskan
" kamu ikut ya cha,,!!!" mita mengajak icha
" gak ah, ngaco kamu mit,,," jawab icha
"aku hanya bisa membututimu,selalu melihat mu berdua dengan kak miko,aku juga punya hati,aku juga sakit melihat ini,,," batin hati icha
__ADS_1
"udah deh cha,pliissss,,,,,,!!!! kali ini tolong bantu aku" mita masih terus memohon
" kamu katanya gak suka, kenapa selalu memberi harapan terus, apa maksudmu? jika seperti ini kamu akan lebih menyakitinya mit,,," icha menekan kata katanya
" gk pa2 lah,,kak miko kan dewasa paling diluar sana dia juga punya cewek lain" ujar mita yang meragukan perasaan kak miko
" jangan seperti itu, kita tidak baik berprasangka buruk kepada seseorang sebelum tau kebenaranya,," jawab icha
" udah ah ngapain bela kak miko terus, pokoknya kamu harus ikut cha,,,!!!" mita memaksa icha untuk mengikuti kemauan nya.
keesokan harinya mereka akan segera pergi, mita menjalankan rencana yang ia fikirkan kemaren, icha terlalu lemah hanya bisa menuruti kata kata mita, mereka berjalan keluar seperti rencana mita semula.
kak miko sudah menunggu ditempat yang dijanjikan, mita berboncengan dengan kak miko,tapi icha memilih dengan Prita yang tidak membawa pasangan, karena Prita masih seumuran dengan icha. kak juna bersama pacarnya di ikuti beberapa temanya yang membawa pasangan juga,mereka melajukan motor masing masing menuju tempat tujuan,
icha selalu berada dibelakang motor kak Juna dan yang lainya,karena Prita tidak berani melaju kencang, sesekali icha melihat mita merangkul kak miko, ia merasa sedih sekali.
__ADS_1
"kenapa dia mau merangkul kak miko kalau tidak suka,,, "gumam icha dalam hatinya
" terserah lah itu urusan dia, suatu saat mita sendiri yang akan menanggung akibatnya" icha masih dalam kekacauan hatinya
akhirnya mereka sampai ditempat tujuan, mereka berencana berpencar, dan akan berkumpul ditempat yang sama sesuai jam yang ditentukan. icha bersama Prita menulusuri sepanjang jalan disekitar tempat menuju pegunungan itu, icha dan Prita berhenti fi sebuah tempat yang dibentuk sebuah taman dengan penuh bunga dan ayunan, sesekali mereka berbincang bincang dan mengambil beberapa gambar sekedar berfoto foto,,,
" tempat ini sejuk sekali kak, aku sangat suka"icha menunjuk kan senyumnya
" iya cha,,,kapan kapn kita kesini lagi ya, pemandangan nya juga indah masih alami" ujar Prita menghampiri icha
di lain tempat, miko dan mita berjalan bercanda bersama.miko sangat senang bersama mita,berbeda dengan mita. ia hanya ingin pergi supaya tidak disuruh ibunya membantu pekerjaan ibunya yang beberapa hari menumpuk karena ibunya terlalu sibuk dipasar.
" lumayan hari ini bisa jajan lagi,,,gratis ada kak miko, aku bisa minta apa aja" mita tersenyum didalam hatinya
entah yang lain semua kemana tapi hari sudah terlalu sore, waktu yang di janjikan sudah tiba dan mereka semu sudah berkumpul untuk kembali pulang
__ADS_1