
setahun lebih kepergian miko kini ia berencana pulang kerumah karena pekerjaannya yang sudah usai, ia sudah tidak sabar ingin segera menemui kekasihnya tersebut.
miko meninggalkan mobilnya di tempat kerja karena mungkin satu bulan lagi akan kembali ke kalimantan untuk mengecek keadaan pabriknya.
miko memilih pesawat agar cepat sampai dirumah.setibanya miko dirumah ia mengirim pesan kepada icha melalui ponselnya.
miko
" hallo putih,,,"
" lama tak jumpa,,kamu gk kangen sama manismu ini" miko yang sangat senang menggoda icha karena warna kulitnya yang putih seperti orang jepang
icha yang baru dari kamar mandi kembali masuk ke kamarnya mendengar ponselnya berbunyi.
"ting,,,," pesan dari miko
icha meraih ponselnya yang tergeletak diatas ranjang.
" kak miko,,," gumam icha
"halo juga kak maniss,,,," balas icha
" lama sekali tidak memberikan kabar" balas icha.
karena miko tidak sabar ingin menanyakan kabar tentang mita sehingga ia menelpon icha secara langsung
__ADS_1
"Drrrrrrt Drrrrrt,, ponsel icha bergetar tanda panggilan masuk dari miko.
icha mengangkat teleponnya,mereka berdua berbincang bincang
" halo kak miko apakabar?" tanya icha
" kabar ku baik putiiih,,," miko suka bercanda dengan icha
" ada apa ya kak tumben lama gak kasih kabar? tanya icha"
" aku sangat sibuk cha, bahkan aku lama tidak menghubungi mita, dia bagaimana kabarnya?" tanya miko penasaran
" mita baik baik saja kak,kenapa kakak tidak langsung menghubungi dia saja" ujar icha
" dia jarang mau mengangkat telepon ku cha, katanya sibuk mengerjakan tugas" jawab miko
"sejak kapan cha?" miko merasa kaget dengan penjelasan icha,karena selama ini mita tidak pernah menghiraukan pesan atau telepon dari miko semenjak berpacaran dengan Amar.
"Mita sudah 6 bulan disana kak,dia tidak melanjutkan sekolahnya,karena kedua orang tuanya tidak mampu membiayai sekolahnya" icha masih menutupi kebohongan mita jika selama ini mita berpacaran dengan Amar.
juga mita yang sudah tidak semangat lagi bersekolah karena tidak bisa bebas berpacaran jika dia rumah.
"ya sudah kalau gitu kita ketemuan dirumah paman saja,agar aku bisa lebih jelas mendengar semuanya" ajak miko terhadap icha.
" iya kak, aku ijin dulu sama ibuk ya" suara icha yang lemah lembut menghangatkan hati miko
__ADS_1
" aku tutup dulu teleponnya ya,aku akan segera kerumah paman" miko menutup panggilannya bergegas pergi kerumah paman menemui icha.
icha berpamitan kepada ibunya menuju kerumah paman.
sesampainya icha dirumah paman,kak miko belum datang icha mengobrol dengan paman dan bibi.
" tumben neng putih kesini" ujar paman yang suka menggoda icha,
hampir semua tetangga memanggil icha seperti itu karena kulit putih yang dimiliki icha sejak lahir banyak dikagumi semua orang walaupun tertutup kerudung dan baju panjang,sehingga tak jarang banyak orang menggodanya.
" paman kebiasaan deh,,," icha ya tersipu malu karena paman sering menggodanya
" ada yang penting nak sehingga kamu disuruh ibumu kesini? " tanya paman kepada icha
" tidak paman,,, kak miko menelpon ku tadi ingin minta penjelasan tentang mita," jawab icha.
" sampai kapan kamu menjadi perantara hubungan mereka,aku kasihan denganmu yang selalu dimanfaatkan mita,juga miko yang selalu dibodohi mita dengan segala sifat buruknya." ujar paman yang merasa hatinya sangat kesal dengan mita yang mempermainkan kedua keponakan ya.
" sudahlah paman,suatu saat nanti mita pasti akan berubah" jawab icha menenangkan hati pamanya.
" apakah kamu akan menceritakan semua keburukan mita?" tanya paman
" tidak paman, biarkan kak miko mengetahui sendiri kebenaranya tanpa campur tangan kita,karena dia pasti tidak akan percaya dengan ucapan kita berdua,
sekarang dihati kak miko hanya ada cinta untuk mita dia belum merasakan luka yang digoreskan oleh mita,dan saat itu tiba barulah kak miko menyadari nya." tutur kata icha kepada pamanya
__ADS_1
" sungguh bijak sekali kata katamu nak, aku kagum kepadamu" sahut paman memuji kecerdasan icha