
"katakanlah mit,apa yang ingin kau bicarakan padaku" ujar Amar memandangi wajah mita penuh dengan kegugupan
" sebelumnya aku minta maaf Amar,,,,mungkin aku terlalu lancang untuk mengatakan semua ini tapi aku tidak ingin memendam rasa ini semakin dalam AKU MENCINTAIMU AMAR aku tidak bisa menahan perasaan ku,maaf kan aku Amar,,, mita mengungkapkan perasaan nya pelan tapi terdengar oleh Amar
Amar merasa terkejut dengan pengakuan mita yang tiba tiba, karena bagi Amar ini yang pertama kalinya mendengar pengakuan cinta dari wanita, Amar pun belum pernah pacaran sebelumnya. Amar terdiam sejenak mencermati kata kata yang diucapkan mita.
"aku masih bingung bagaimana harus menjawab nya mita,," jawab Amar yang terus memandangi wajah mita
" aku tak ingin jawabanmu sekarang,setidaknya aku sudah mengutarakan isi hati ku padamu, itu pun sudah membuat hatiku lega" jawaban mita yang juga memandang wajah Amar
mereka terdiam saling berhadapan melihat satu dengan yang lain.
" ini ada sesuatu untukmu,aku harap kamu bisa menerimanya. ini bukan hadiah tapi setidaknya kamu bisa mengenalku lebih dalam" mita mengulurkan tanganya memberikan sesuatu dalam genggamannya.
" apa ini mita,,?" tanya Amar
" sesuatu yang akan menunjukkan perasaanku padamu Amar,,," mita menjelaskan
" boleh aku buka sekarang" tanya Amar memegang pemberian dari mita
__ADS_1
" sebaiknya kamu buka dirumah agar tak ada keraguan di hatimu untuk Amar" ujar mita
" mit,,aku belum bisa menjawab, bagaimana jika besok kita ketemuan di taman depan sekolahan kita" minta Amar
" baik besok aku tunggu disana, aku harap jawabanmu tidak mengecewakan aku,," tutur mita menghiaskan senyum diwajahnya.
" ya udah sampai ketemu besok ya mit" ujar Amar
" iya Amar ,,kita turun kebawah aku kawatir ada anak yang melihat kita" sahut mita
" kamu duluan mit"ujar Amar
mita menuruni anak tangga meninggalkan Amar di atas, ia merasa senang sekali karena dia yakin bahwa Amar akan menerima cintanya.mita kembali menemui icha untuk menceritakan nya.
mita menghampiri icha menceritakan kejadian bersama Amar, icha hanya terdiam mendengarkan cerita mita karena bagi icha percuma memberikan saran karena tidak akan berpengaruh terhadap mita.
kegiatan sudah usai dan semua siswa hendak pulang kerumah karena hari sudah siang.
mita dan icha pulang bersama,tampak wajah mita yang terlihat ceria memperlihatkan senyum kebahagiaan nya.mereka berjalan berdua hingga sampai kedalam rumah masing masing.
__ADS_1
sesampainya dirumah Amar membuka bingkisan dari mita,ia membaca surat dari mita tentang pengakuan rasa cintanya kepada Amar, hati Amar merasa luluh dengan untaian kata kata mita, Amar mencoba membuka hatinya untuk yang pertama kali mencintai wanita, Amar merasa terharu dan tersentuh dengan ketulusan cinta mita, Amar berencana ingin membalas cinta mita esok hari, malam ini mita dan Amar tertidur dalam kegelisahan memikirkan perasaan masing masing.
ke esokan harinya mita menunggu Amar di sebuah taman dekat sekolahan, tak lama kemudia disusul dengan kedatangan faqih.
" kamu udah lama menunggu mit?? tanya Amar
" gak,,aku baru saja duduk" jawab mita memperlihatkan senyum manisnya.
" bolehkah aku duduk disampingku" ujar Amar mendekati mita
" boleh" jawab mita degan deguban hatinya serasa tubuhnya tegang disamping Amar
mita tak pernah merasakan hal seperti ini ketika dengan miko, kali ini hati mita benar benar gelisah.
" aku ingin menjawab semua kegelisahan mu mita, aku harap kamu siap dengan semua jawabanku dan aku tak ingin kamu kecewa jika jawabanku tak sesuai dengan harapan hatimu" jawab Amar menggoda mita dengan wajah yang serius
" aku akan siap dengan jawabanmu Amar apa pun keputusanmu akan aku terima" ujar mita yang sangat gelisah memikir jawaban Amar
" kamu sudah siap mit" canda Amar dengan memegang tangan mita yang mulai dingin karena kegelisahan nya.
__ADS_1
" aku siap Amar,,tolong jangan membuat ku menunggu" mita
" AKU JUGA MENCINTAIMU MITA, I LOVE YOU" Amar membisik ke telinga mita