Cinta Dalam Takbir Ku

Cinta Dalam Takbir Ku
ketulusan hati icha


__ADS_3

sesekali Icha hanya sedikit bertanya kepada bibi tentang kak miko,karena bibi hampir menjelaskan semua kepribadian miko,


" bik,,,,kak miko umur berapa kelihatannya sudah dewasa?


" kak miko umur 22tahun nak,, dia merupakan pria mapan dan mandiri, sejak kecil dia tinggal dengan neneknya hingga sebesar ini,karena orangtuanya pergi ikut program transmigrasi di sumatra waktu itu,tapi kasihan ilmu agamanya masih kurang,kadang miko meminta bantuan paman untuk mengajari nya."


" apa nak icha mau mengajarinya?",,,


"kamu kan sangat pintar dalam ilmu agama icha,,,,"


" malu ah bi,,,belum muhrim. lagian icha masih kecil belum waktunya menikah."


" insyaallah jika ALLAH menjodohkan,maka icha ingin menanamkan islam dihati kak miko" icha pun tersenyum


" hatimu sungguh mulia sekali nak,sepertinya kamu sudah mencintai miko dengan ikhlas karena ALLAH bukan dari wajahnya, tapi sejak kapan icha bertemu miko???" di dalam hati bibi yang penuh tanda tanya.


" udah lah bi,,,jodoh rizqi maut semua sudah ada yang mengatur,icha hanya bisa berpasrah diri kepada ALLAH,"


" anak ini sungguh berhati permata, semoga ALLAH menjodohkan kalian berdua na,," ungkapan bibi dalam hati

__ADS_1


sesaat mereka berdua terdiam dan melanjutkan aktifitasnya,semua makanan sudah matang,hanya tinggal di hidangkan saja di meja makan.


"cha,,kamu panggil kak miko dan paman untuk makan,semuanya sudah siap nak"


"baik bi,," icha berjalan keluar


" paman, kak miko makanannya sudah siap mari kita makan" icha dengan suara lembutnya.


" oh iya nak,,mari nak miko kita makan bersama,masakan bibi enak lo,apalagi ada icha yang membantu" canda paman


suasana makan siang yang penuh kecanggungan untuk icha,karena dia harus duduk bersebelahan dengan miko, dia tidak menyangka jika bisa bertemu miko secara langsung,biasanya dia hanya melihat miko dari kejauhan.


" gadis mungil ini cantik sekali, wajahnya putih alami tanpa polesan, walaupun tidak disentuh make up pun dia tetap cantik,apalagi bibir nya yang merah alami,,semoga hatinya secantik wajahnya"


" kenapa aku memikirkan nya",,,,gumam miko dalam hati


" masakan bibi enak sekali,,pantesan paman jadi gemuk seperti itu,bibi pandai memasak,, miko minta di bungkus kan ya bi,,,hahaha" canda tawa miko


" bercanda bibi,," miko terkekeh

__ADS_1


" kamu bisa aja mik,,ni semua icha yang masak lo,bibi hanya membantu memotong sayurannya saja" bibi semakin tersenyum


" uhuuk uhuuk,,," icha tiba tiba tersedak merasa malu dengan penjelasan bibi


"kamu gak pa pa cha,,,?" miko memperhatikan icha


" gak pa pa kak,icha hanya ingin minum saja,," icha mencoba mengambil air minum didepannya,


" bibikmu benar lo mik,,,menginjak SMP icha selalu belajar memasak bersama ibunya, ia juga pandai membuat semua jenis kue,sehingga setiap ada acara hajatan di daerah ini,ibunya icha yang memasak dan membuat kue, icha juga membantu saat sekolahnya libur atau jika dia tidak sibuk dengan tugasnya"


"masakannya terkenal enak di daerah sini" tutur paman roy,


" ah,,, paman kenapa dijelaskan,aku jadi malu" batin icha


suasana makan siang menjadi ramai dengan gelak tawa miko dan paman yang saling bercanda,tapi icha hanya terdiam menahan tawa dari mereka.


makan siang sudah selesai dan icha membereskan meja makan, dia berpamitan pulang karena icha merasa cukup lama di rumah paman,dia kawatir jika ibu mencarinya.


*maaf ya kakak kalau ada salah ketik, jangan lupa like nya karena ini sangat membantu

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2