
mita terdiam mendengar jawaban dari amar , dia sangat terkejut karena dia berfikir jika amar tidak menerimanya dengan kata amar di awal pertemuan yang membuat dia menipiskan harapanya, setelah kata kata amar terdengar lembut di telinganya hati mita sangat bahagia, mita menggenggam tangan amar semakin erat mereka saling berpelukan.
"sungguhkah ini nyata bagiku " ujar mita
" iya,,, aku mencintaimu mita, cinta cinta cinta dan cinta,,, kamu sekarang percaya" amar menatap wajah mita dengan senyum manisnya.
" aku sangat mencintaimu amar ,aku akan menjaga cinta kita" ujar mita
"aku juga akan bersungguh sungguh setelah kita lulus nanti mau kah kamu menikah dengan ku?" tanya amar kepada mita
" sungguh aku akan menunggumu hingga kamu membawaku ke pelaminan" jawab mita melepas senyum nya dengan tertawa kecil dihadapan amar
mereka pun berpelukan melepas kebahagiaan masing masing.
icha yang berada didalam kelas bersenda gurau dengan banyak teman laki laki dan perempuan tanpa memikirkan keberadaan mita,setelah satu tahun bersama icha merasa terbiasa satu kelas dengan cowok tanpa melebihi batas kewajaran, karena icha hanya ingin berteman saja dengan laki laki dikelasnya serta banyak dari mereka yang simpati dengan icha karena keramahan dan suka berbagi makanan kepada teman temanya.
__ADS_1
karena dikelas hanya bercanda saja, mereka berinisiatif ziarah ke makam pendiri yayasan sekolah mereka yang berada di belakang sekolah dipimpin ketua kelas, icha pergi bersama teman temanya tanpa menghiraukan mita yang berdua dengan amar.
mereka semua berdoa membacakan kalimah tahlil di makam pendiri yayasan tersebut, semua telah selesai seperti biasanya mereka pulang sekolah karena sudah siang dan tidak ada kegiatan apapun, mita sudah berada di kelas menunggumu kedatangan icha mereka pulang bersama.
sepanjang perjalanan pulang mita tak lupa bercerita kepada icha tentang kebersamaanya bersama amar, icha mendengar tanpa merespon sepatah kata yang terucap dari bibir mita justru icha mengalihkan pembicaraan nya ke topik lain.
" mit besok pengambilan rapot sekolah kamu udah tau apa belom?,,,pasti belom tahu kamu kan sibuk ngejar amar" ledek icha
" besok ya,, humm???" tanya mita
" iya mitaa,,,, makanya sekali sekali fokus sekolah jangan cowok mulu di fikiran kamu"icha yang masih dalam kekesalannya dengan mita
sepanjang perjalanan mereka berdua saling meledek satu dengan yang lain hingga tak terasa sampai dirumah mereka terus bercanda melempar ejekan. hal itu sudah terbiasa untuk mereka dan tak pernah dimasukkan kedalam hati karena bagi mereka persahabatan lebih penting.
keesokan harinya semua siswi berangkat bersama para wali murid mengambil raport kenaikan kelas, kini icha dan mita naik kelas dua dan libur sekolah hanya dua minggu saja.
__ADS_1
mita menikmati masa liburnya dengan amar,sedangkan icha membantu kedua orang tuanya dirumah. icha tidak mau pergi bersama mita karena hanya menunggu dia berkencan dengan amar,icha malas karena selalu menjadi tameng hubungan mita.
"cha ikut aku yuuk,," ajak mita menggandeng tangannya
" kemana mit?" tanya icha
" aku mau ketemuan sama amar" ujar mita
" aku gak mau,,hari ini pesanan ibuku banyak sekali aku ingin membantunya, jawab icha memberikan alasan lain agar mita tidak curiga
" kamu gk seru cha,,," mita mengerutu dengan wajah kesal
" udah lah kamu pergi saja nanti aku yang bilang sama orang tuamu kalo kamu pergi kerumah fauzan, udh deh nanti aku yang cari alasan pasti beres dan orang tuamu pasti percaya dengan ku" tutur kata icha menjelaskan agar mita segera pergi
" lebih baik aku menari kan alasan untuk dia dari pada aku selalu jadi comblangnya" batin hati icha
__ADS_1
" baiklah,,,aku serahkan semua sama kamu cha,aku pergi dulu daaa,,,,kamu sahabatku yang terbaik" mita berjalan meninggalkan icha
setiap hari seperti itu namun icha tidak pernah bosan selalu membantu mita setiap ia membutuhkan bantuanya