
hari ini miko pulang lebih cepat dari biasanya,sehingga ia punya banyak waktu untuk menunggu balasan dari mita.lebih dari setengah jam miko menunggu pesan dari mita, hati miko merasa bimbang akankah mita mau menerima permintaanya.
tak lama kemudian ponsel miko berbunyi terdapat foto wajah mita dilayar ponselnya dia sangat senang karena itu pasti pesan dari mita.
miko membaca semua pesan dari mita segera membalasnya,
" benarkah sayang, apa kamu mau kita bersama seperti dulu lagi" balas miko
" iya kak, aku ingin kita seperti dulu lagi, aku akan menunggu kepulangan mu" jawab mita
" terimakasih sayang, aku akan segera menyelesaikan pekerjaan ku,sehingga aku bisa bertemu kamu lebih cepat lagi" miko yang sangat bahagia membalas pesan mita
" sudah dulu ya kak,ibuku baru pulang dari pasar nanti kita lanjut lagi" mita mengakhiri pesannya karena ia tak ingin berlama lama membalas pesan miko
miko tidak pernah menelfon mita karena dia tidak pernah mau jika di telfon olehnya.mita takut jika ayahnya marah mendengar berbicara dengan laki laki yang bukan saudaranya sehingga miko hanya bisa mengirim pesan singkat kepada mita, walau hanya seperti itu miko sudah sangat senang,sesekali ia memandangi foto mita dalam ponselnya.
miko merasakan hari ini sangat bahagia bisa kembali dengan mita,ia mulai tidak sabar ingin kembali ke jawa bertemu mita,karena proyek yang ia jalani masih butuh waktu 9 bulan sehingga ia harus menahan rasa rindunya.
berbeda dengan mita,walaupun mita memiliki foto miko tetapi dia lebih jarang melihat foto miko,apalagi kini mita memiliki tambatan hati lain adalah Amar ,anak baru dalam satu sekolahan tetapi beda kelas.
matahari mulai berjalan kearah barat,cahayanya tak lagi cerah hanya tampak kemerah merahan yang akan hilang dengan datangnya sang rembulan dan bintang.
__ADS_1
mita dan icha pergi mengaji seperti biasanya,mita menceritakan bahwa dia telah kembali dengan miko, icha tidak mau terlalu memikirkan miko dan mengharapkan cinta miko,karena mungkin bagi icha setitik harapan pun mungkin tak akan pernah ada untuk nya,icha hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan mereka.
hari hari pun berlalu icha dan mita akan mendekati tes kenaikan kelas, icha sering bertemu amar di musolla sekolah, karena setiap pagi icha sholat duha disana Amar bersama temannya juga ada disana.
icha menghabiskan waktu untuk belajar menghabiskan waktu istirahat,sesekali amar melihat icha yang duduk di musolla.
tak sengaja waktu icha hendak kembali ke kelas, amar ada dibelakangnya mereka pun bertemu,amar mencoba mengajak icha untuk sekedar mengobrol sebentar.
" kamu icha ya,,anak kelas 1A" tanya amar
" iya,,kamu Amar kan" jawab icha
" kamu tahu" ujar Amar
" kamu memperhatikan aku ya" canda Amar
" gak ah ,," icha menyangkal candaan dari Amar
" kamu udah mau masuk kelas? tanya Amar
"kenapa" tanya icha
__ADS_1
" gak pa pa ah hanya bertanya saja" jawab Amar
"aku kira ada apa" jawab icha
" kita berteman boleh?"" tanya Amar
" kenapa tidak,,temanku banyak ada laki laki juga hanya berteman kan gak masalah kita juga tidak saling menyentuh dan mengetahui batasan mahromnya," ujar icha memperjelas kata katanya
" oke juga kata katamu,aku tertarik,,," jawab Amar
" Amar,,ada temenku yang ingin berkenalan dengan mu, kamu mau atau nggak?" tanya icha
" oke kenapa tidak,,kita kan mengetahui batasan mahromya" canda Amar yang mengulang kata kata icha
" nanti pulang sekolah aku kenalin dia sama kamu" ujar icha
" oke aku tunggu di depan sekolahan aja ya,,"jawab Amar
"aku masuk kelas dulu ya" icha berpamitan dengan Amar
" baik,,sampai jumpa nanti" jawab Amar
__ADS_1
mereka masuk kedalam kelas masing masing karena waktu istirahat akan segera habis.guru melanjutkan pelajaran berikutnya