
flasback on
sebelum kedatangan miko untuk melamar mita dua hari yang lalu ada seorang cowok datang kerumah mita juga ingin melamarnya memamerkan harta benda uang juga rumah miliknya,tetapi mita menolak dengan alasan tidak mengenal cowok tersebut,dan pak ahmad pun mempercayai mita juga ikut menolak tawaran cowok itu.
flashback off
setelah kepergian miko dari rumah mita,pak ahmad dan bu wina berfikir jika semua ini ulah icha yang selalu mengajak mita keluyuran,dalang dari semua ini adalah icha yang membujuk miko melamar mita. pak ahmad tidak pernah melihat mita berpacaran, dalam fikiran pak ahmad anaknya adalah putri yang suci dan tidak pernah tersentuh oleh laki laki seperti miko kurang berpendidikan agama, karena saat itu rambut miko yang panjang belum dipotong, pak ahmad melihatnya seperti seorang preman kampung.
kedua orang tua mita tidak menyangka jika putri kesayangannya mengenal pria preman seperti itu. hati mereka berdua seperti tersulut kobaran api yang mengangah, setelah habis magrib pak ahmad dan bu wina berencana memanggil icha kerumahnya. icha yang berjalan keluar rumah hendak pergi mengaji akhirnya langkahnya terhenti karena panggilan dari pak ahmad.
"cha kamu mau kemana?" tanya pak ahmad
__ADS_1
" hendak pergi mengaji pak, apakah ada sesuatu yang bisa saya bantu" tanya icha dengan penuh keraguan
" datang kerumah ku sekarang,ada sesuatu yang ingin saya bicarakan" ujar pak ahmad dengan wajah penuh amarah
icha yang tak mengetahui jika miko sudah melamar mita tetapi ditolak, ia pun mengiyakan ajakan pak ahmad karena icha tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya.icha mengira jika pak ahmad akan memberitahu kan kabar tentang mita.
sesampainya di icha dirumah mita ia dipersilahkan duduk dilantai bukan di kursi tamu, icha pun duduk dibawah dengan penuh penasaran. " sebenarnya apa yang terjadi,untuk apa aku disuruh kesini hanya duduk dibawah tanpa diperbolehkan duduk di kursi" segala pertanyaan membayangi fikiran icha,ia merasa ketakutan entah apa yang akan terjadi melihat raut wajah pak ahmad dan istrinya yang memerah.
pak ahmad memulai pembicaraan nya ingin memarahi icha yang telah membawa pengaruh buruk kepada mita
" wong lanang rupane nyurik ora bejaji ape dadi mantuku,ora sudi aku duwe mantu mengkunu dapure, dulure Juna penggaweahe maen medok ngombe kok ape dadi mantuku,wong ora tahu sembahyang ora tau ngaji penggaweahane keluyuran,duwe opo arep dadi mantuku, anak ku wingi ditakokno bocah sugeh arep digawekno omah angger sasi ntuk jatah digawekno toko ngunu wae ora tak trimo,kok malah bocah ngunu arep dadi mantuku,," kemarahan pak ahmad yang memuncak
__ADS_1
" aku wae seng tuo ora gelem dadi bojone miko opo maneh anaku seng iseh ayu, ara sudi aku" bu wina juga ikut memarahi icha
"nek kue karep buk tilas kono sisane anaku" pak ahmad menambahi
* bahasa jawa nya sedikit saja takut ada yang kurang faham*
ini terjemanya kakak
"laki laki wajahnya jelek tak punya harga diri mau menjadi menantuku,aku tidak sudi memiliki menantu seperti dia,saudaranya Juna yang suka berjudi,main perempuan juga minum minuman keras mau menjadi menantu ku,tidak pernah sholat juga mengaji suka keluyuran,punya apa dia sehingga mau menjadi menantuku,kemaren ada cowok yang datang ingin melamar anaku orangnya kaya raya,akan di berikan rumah toko juga setiap bulan diberi jatah uang seperti itu saja sku tolak apalagi anak seperti itu mau menjadi menantu ku" kemarahan pak ahmad yang memuncak
" aku saja yang sudah tua seperti ini tidak mau dijadikan istrinya miko apalagi anak ku yang masih cantik" bu wina ikut memarahi icha
__ADS_1
"jika kamu mau ambil saja sisa anaku," pak ahmad menambahi.
seketika hati icha sangat hancur,ia tak mengerti dengan hubungan mita juga miko tetapi dia yang menjadi sasaran puncah kemarahan kedua orang mita.