
cowok tampan di kelas 1B,idola dari semua siswi di sekolahan tak jarang banyak kakak kelas yang menyukai Amar karena dia manis dan tampan. mudah bergaul humoris dan banyak teman sehingga banyak yang suka dengan Amar ,apalagi jika Amar tersenyum mungkin semua cewek bisa terhipnotis melihat senyum manisnya.
karena itulah mita bersikeras untuk mendapatkan Amar ,dia memanfaatkan icha untuk mendekati Amar. icha selalu menjadi tameng buat mita
bel pulang sekolah sudah berbunyi icha dan mita segera keluar karena mereka sudah janjian dengan Amar ,mita yang terburu buru ingin segera berkenalan. mereka berdua berjalan tergesa gesa ketempat yang dituju agar Amar tidak lama menunggu mereka.
Amar terlebih dahulu sudah ada disana melihat icha dan mita berjalan keluar dari sekolahan, icha dan mita sudah sampai mengampiri Amar.
" udah lama nunggu Amar,, ?" tanya icha dengan nafas yang tersengal sengal karena mita mengajak jalan dengan cepat sekali
" baru 5 menit kok" ujar Amar
" iya tadi ada tugas yang harus diselesaikan di kelas sehingga pulang sedikit lama dari kelasmu" icha menjelaskan
" tak apa aku masih bisa menunggu" jawab Amar.
__ADS_1
" ni kenalin temen aku namanya mita,," icha memperkenalkan mita kepada Amar
mereka saling berkenalan tapi tak berjabat tangan hanya sekedar melihat saja,karena icha fikir hanya berteman saja tak akan menimbulkan rasa cinta.
waktu berlalu setelah mereka berkenalan mereka memutuskan untuk segera pulang,dan berpisah melanjutkan perjalan kerumah masing masing.
mita merasa senang berkenalan dengan Amar.ia mempunya kesempatan untuk mendekati Amar dengan kedekatan icha bersama Amar.
sebulan berlalu
semua murid melakukan tes kenaikan kelas semua siswa fokus mengerjakan soal soal pelajaran hingga ujian selesai, seminggu lagi nilai akan dibagikan dan raport kenaikan kelas akan diserahkan kepada wali murid masing masing, semua siswa tampak lega akhirnya tugas sudah selesai, mita icha dan Amar serta teman teman dari Amar sudah terlihat sangat akrab.karena disekolah tidak ada kegiatan mereka semua berencana akan bermain kerumah Amar, mita tidak ingin ketinggalan karena dia sangat ingin dekat dengan Amar.
buah rambutan yang bergelantungan di pohon dengan warna merah yang menyegarkan,sepanjang jalan banyak penjual durian yang baunya semerbak serasa ingin merasakan manisnya buah itu.
pemandangan yang tak pernah dilihat icha dan mita karena mereka hidup di dekat pantai dengan banyak petani tambak.
__ADS_1
akhirnya mereka sampai dirumah Amar ,mereka sholat di musolla dan istirahat sejenak melepas kan lelahnya perjalanan yang hampir 1 jam
mereka tertidur di musolla dekat rumah Amar, tak terasa hampir setengah jam mereka tertidur,mereka kembali kerumah Amar menikmati buah durian dan rambutan yang diambil Amar dari kebunnya karena ini waktu musim buah itu tiba.
mereka menikmati suasana hari itu apalagi mita yang sangat berharap bisa jadian dengan Amar, semenjak perkenalan itu mita dan Amar tampak akrab sekali mereka berdua saling bercerita dan icha hanya melihat saja keceriaan mereka.
bagi icha semua itu tidak masalah karena icha tidak ingin jatuh cinta lagi,ia hanya ingin berpacaran dengan suaminya kelak yang halal menurut agama dan negara.
waktu menunjukkan pukul 4 sore, mereka semua berpamitan untuk pulang ke rumah masing masing.
sepulang dari rumah Amar mita berencana ingin menyatakan perasaan nya kepada Amar,
mita sungguh terobsesi ingin mendapatkan Amar.mita mengajak icha mampir ke toko bunga dan aksesoris yang akan diberikan kepada Amar. esok hari.
sesampainya ditoko tersebut mita memilih beberapa barang, dia memilih satu tangkai bunga mawar merah dan coklat.
__ADS_1
icha mencoba memberanikan dirinya bertanya kepada mita tentang semua yang dilakukan.
" mit kamu ngapain beli bunga juga coklat? untuk siapa semua ini,kak miko kan masih di kalimantan," tanya icha dengan wajah yang penuh tanda tanya