
" anaku tak pernah berpacaran,bahkan mengenal laki laki saja tidak pernah apalagi sampai berpacaran,sejak kapan dia bisa mengenal miko dimana kalian bertemu,disepanjang jalan itukah,,!!!( pak ahmad membentak icha)
anak kurang ajar mau jadi apa kamu, dalang dari semua ini pasti kamu,anaku tak seburuk seperti itu kelakuannya,,semenjak bersamamu mita selalu keluyuran pasti kamu yang memprovokasi mita sehingga bisa berpacaran dengan orang seperti itu,jika kamu mau ambil saja miko sisa dari anaku," kemarahan pak ahmad yang sudah tak tertahan kan lagi ia lampiaskan semu kepada icha,wajahnya pun memerah seperti ingin memangsa icha hidup hidup
" salah saya apa pak sehingga pak ahmad menuduh saya seperti itu,saya tidak pernah mendalangi semua ini,saya juga tidak memprovokasi mita,semua ini kehendak mita sendiri pak,,,saya hanya mengantarkan mita pergi bersama kak miko selebihnya saya tidak mengetahui mereka pak " icha menjelaskan untuk membela dirinya karena dia tidak bersalah,icha merasa ketakutan melihat kemarahan pak ahmad.
terlebih ibunya mita sedikit pun tak membela icha,justru ibunya juga ikut memaki icha. hari ini pun tiada ampun bagi icha terkena amarah mereka
" baik jika seperti itu aku akan coba menghubungi mita,aku ingin mengetahui kebenaranya" ujar pak ahmad yang tidak percaya dengan perkataan icha
pak ahmad mengambil ponsel dan langsung menghubungi mita.
__ADS_1
drrrrt,,,drrrrt,,,,drrrt,,,,ponsel mita berbunyi,segera ia mengangkat telepon dari ayahnya.
"halo ayah,,,, Apa kabar??" tanya mita yang tidak mengetahui kejadian dirumahnya
"baik nak,,nak kamu jawab dengan jujur siapa yang menyuruh miko datang kerumah,dan apakah kamu mencintai miko,apakah icha dalang dari semua ini" tanya pak ahmad dengan mengeraskan speaker ponselnya agar icha juga mendengarkan.
"tidak ayah,aku tak mencintai miko,aku juga tidak menyuruh dia datang kerumah, aku tidak pernah berhubungan dengan miko, jika icha mau suruh saja ia menerima Miko" jawab mita dengan pembelaan untuk dirinya.
icha yang mendengar kata kata mita sangat terkejut dan kecewa, ia tak menyangka jika mita melempar semua kesalahan nya kepada dirinya,hancur hati mita persahabatan puluhan tahun lamanya ia bina dengan mita hanya sekejap saja mita meruntuhkannya.
pak ahmad dan bu wina memarahi juga memaki icha dari habis magrib sampai jm 10 mlm icha baru diperbolehkan pulang,selama itu sedikitpun icha tak bergerak dari tempat duduknya merasakan sakitnya sebuah penghianatan dari sahabatnya,ternyata mita tega memutar semua fakta untuk menutupi kebohongan nya.
__ADS_1
icha pulang langsung menuju ke kamar tanpa diketahui orang tuanya dengan hati yang penuh luka ia menangis se jadi jadinya dikamar,merasakan goresan luka yang di torehkan oleh mita.
merasa hatinya sedikit tenang kemudian icha kekamar mandi membersihkan muka mengambil air wudhu untuk sholat isya.
setelah selesai sholat icha memanjatkan doa untuk segala rasa sakit hatinya.
"ya Allah ya Karim ya Rahman ya Rahim, hanya kepada engkau aku berserah diri,engkau maha mengetahui segala kebenaranya,aku pasrah kan semua kepadamu ya Allah rasa sakit dihatiku serta semua penghianatan ini,semoga kelak engkau buka pintu hati mita untuk segera bertaubat dan engkau ampuni segala dosanya.amiin" doa icha tatkala hatinya sedang terluka
icha merapikan mukenanya,dan berbaring di ranjang untuk tidur,pukul 2 malam ia terbangun merasa hatinya sangat gelisah dan tidak tenang dia pergi kebelakang hendak mengambil air wudu untuk sholat tahajjud.
icha pun kembali sholat untuk mengadu segala risau dihatinya.
__ADS_1
icha termasuk anak yang sangat taat beragama,ia tidak pernah meninggalkan sholat 5 waktu juga sholat sunnah yang lainnya setiap hari termasuk duha,tahajjud hajat juga witir,hatinya merasa tidak tenang jika tidak mengerjakan sholat sunnah tersebut.
"