
Satu minggu sudah Abian menjadikan rumah sakit menjadi rumah keduanya.Satu minggu sudah Sekar terbaring koma disana.
Belum ada perkembangan apapun dari tubuh Sekar hingga saat ini Sekar masih enggan membuka matanya.
Drrrrtttt
Sebuah getar ponsel mengalihkan perhatian Abian dari layar laptop yang ada didepan nya ke ponsel miliknya yang tergeletak begitu saja diatas meja.
Abian mengatukan kedua alisnya saat melihat jika pihak panti jompo yang saat ini tengah menghubunginya.
Abian pun segera mengambil ponsel itu dan menerima sambungan telpon yang masuk keponsel miliknya.
"Halo,dengan Abian disini?apa?baik saya akan segera kesana,"Abian langsung menutup laptop miliknya lalu menghubungi Kenzo untuk memintanya menjaga Sekar.
Entah kenapa,saat ini Abian tidak merasa tenang jika meninggalkan Sekar seorang diri.Meski ada yang berjaga jaga diluar namun tetap saja.
Abian meski harus lebih waspada pada lingkungan sekitar.Firasat jika saat ini dirinya tengah di incar seseorang terus saja membayanginya.
Bahkan,meski belum ada bukti,namun Abian meyakini jika jatuhnya Sekar dan juga percobaan pelecehan yang di alami Sekar merupakan rencana seseorang yang ingin menyerangnya melalui Sekar.
__ADS_1
Rapih dan cerdik,sang musuh memanfaatkan kondisi Abian yang tengah membenci gadis itu sebagai jalan untuk melancarkan aksinya menyerang Abian.
Setelah Kenzo tiba dirumah sakit,Abian pun bergegas ke panti jompo dimana Nenek Sari saat ini berada.
Tadi Abian dihubungi pihak panti jika Nenek Sari pingsan dan mencari anaknya sesaat setelah tersadar dari pingsan nya.
"Aku serahkan Sekar padamu.Awasi dia dengan baik,aku yakin saat ini kami masih dipantau,"ucap Abian pada Kenzo saat sahabatnya itu tiba dirumah sakit.
"Pergilah,serahkan dia padaku.Apa tidak sebaiknya kita pindahkan Sekar ke markas biar lebih aman?disana juga ada dokter yang jauh lebih terpercaya untuk merawatnya.Terlalu mencurigakan jika sampai saat ini dia masih belum juga sadar padahal kondisinya semakin membaik,"
"Lakukanlah,aku juga merasakan hal yang sama.Tolong atur agar kepergian Sekar dari sini tidak dicurigai oleh mereka.Aku akan pergi mengurus Nenek Sari,agar mereka juga tidak curiga jika kita sudah mengetahui keberadaan mereka,"
"Baiklah,aku akan memberitahu tim agar bersiap membantu kita.Lakukan tugasmu,jangan biarkan mereka curiga."
Setelah berdiskusi dengan Kenzo tentang apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.Abian pun pergi meninggalkan ruangan Sekar seperti biasa.
Seperti tidak mengetahui jika dirinya tengah dipantau oleh beberapa orang.Namun mungkin tanpa mereka sadari jika petugas rumah sakit dan beberapa orang yang berlalu lalang dirumah sakit ada dari salah satunya adalah orang orang yang ditugaskan oleh Kenzo untuk menjaga Abian dan juga Sekar selama dirumah sakit.
Setelah memasuki mobilnya Abian langsung pergi menuju panti jompo di ikuti oleh mobil sedan hitam yang memang selalu setia mengikuti kemana pun mobil Abian pergi.
__ADS_1
"Wilson,jika semua ini ada hubungannya denganmu.Jangan harap aku akan memaafkan dan memberikanmu kesempatan lagi,"gumam Abian didalam hatinya saat melihat jika dirinya di ikuti oleh mobil sedan hitam.
Abian pun kembali fokus dengan jalanan yang tengah dia lewati untuk menuju ke panti jompo.Dan setelah menghabiskan waktu hampir satu jam,akhirnya mobil Abian pun tiba dihalaman panti,dimana Nenek Sari dirawat.
Setelah mendapatkan informasi tentang keberadaan Nenek Sari dari petugas informasi,Abian langsung menuju ke ruang perawatan dan menemukan dokter tengah memeriksa keadaan Nenek Sari.
"Bagaimana keadaan nya Dok?apa yang terjadi?"tanya Abian pada dokter cantik yang baru saja selesai memeriksa kondisi Nenek Sari.
"Beliau tadi pingsan dan begitu bangun terus saja memanggil Hasan,putranya.Dan saat ini kondisi kesehatan beliau menurun drastis.Mungkin jika tidak ada perkembangan kita akan merujuk kerumah sakit besar,"jelas Dokter cantik bernama Cecilia itu.
"Apa lebih baik jika dirujuk sekarang saja Dokter?"
"Untuk itu kami serahkan pada pihak keluarga.Kami akan melakukan nya sekarang juga jika pihak keluarga menginginkan nya.Tapi kami butuh surat ijin dari Sekar selaku cucu dan juga penanggung jawab untuk Nenek Sari saat ini."
"Lakukan saja,saat ini aku yang akan bertanggung jawab.Kondisi Sekar saat ini juga tengah sakit dan dirawat jadi tidak memungkinkan untuknya datang kemari,"jelas Abian mengambil alih tanggung jawab atas Nenek Sari.
"Baiklah kalau begitu.Mohon untuk menyelessaikan administrasinya dahulu dan setelah itu kami akan memproses perpindahan perawatan Nenek Sari dari sini kerumah sakit."
Abian pun langsung bergegas menuju ke ruangan administrasi untuk menyelesaikan kewajiban nya melunasi semua tagihan atas nama Nenek Sari.
__ADS_1
Setelah selesai melakukan pembayaran Abian membawa surat bukti pelunasan semua biaya tagihan agar Dokter Cecilia bisa langsung memperoses perpindahan Nenek Sari dari sana kerumah sakit.
Dengan dibantu sebuah mobil ambulan dari panti,Nenek Sari pun dibawa menuju rumah sakit yang besar yang ada dikota di ikuti oleh mobil Abian dibelakang nya.