Cinta Dan Dendam Abian

Cinta Dan Dendam Abian
Bab.44


__ADS_3

"Kamu sering makan disini?"tanya Abian saat keduanya tiba disebuah warung nasi sederhana namun cukup ramai pengunjung.


"Iya,biasanya sepulang dari kampus Sekar akan mampir kesini buat beli makan karena Sekar sibuk sekolah dan kerja jadi tidak punya waktu untuk masak.Dan kesinilah solusinya,"jawab Sekar dengan mata berbinar saat bisa kembali ke warung favoritnya.


"Maafkan aku Sekar,"lirih Abian yang kembali teringat peringai buruknya pada gadis itu.


"Maaf?maaf untuk apa?"tanya Sekar bingung.


"Maaf atas kesalahpahaman yang membuat kamu menderita,"jawab Abian semakin lirih.


"Sudahlah,jangan mengingat hal yang akan membuat kita sedih atau merasa kecewa.Bukannya kita kesini mau makan,kenapa jadi mengenang masa lalu yang buruk."


"Kamu benar,ayo,lebih baik kita masuk dan pesan makanan yang kamu mau dan kamu suka."


Sekar dan Abian pun masuk secara bergantian dengan Sekar yang masuk terlebih dahulu lalu di ikuti oleh Sekar.


"Permisi Bu,apa kabar?"sapa Sekar pada pemilik warung yang kebetulan tengah melayani rapa pelanggan siang itu.


"Ya ampun Nak Sekar?kemana saja,kenapa baru kelihatan?"tanya si ibu yang terlihat bahagia saat melihat Sekar datang kesana.

__ADS_1


"Iya Bu,Sekar baru sempat datang kemari karena sibuk kerja."jawab Sekar beralibi.


"Oh iya,Nak Sekar datang sendiri atau___"


"Sekar datang sama saya Bu,perkenalkan saya Abian Dirgantara,callon suaminya Sekar."jawab Abian seketika memotong pertanyaan dari si pemilik warung itu.


"Oalah Sekar,selamat ya Nak.Ibu tidak menyangka jika kamu sudah memiliki calon suami.Kapan kalian akan menikah,jangan lupa undang ibu ya Nak?"jawab Ibu itu sembari memeluk tubuh mungil Sekar.


Sungguh pemandangan yang begitu jarang dilihat oleh Abian.Sekar nampak tersenyum kaku saat menanggapi ucapan selamata dari si pemilik warung.


"Nanti kami undang kok Bu,doakan saja semoga saya bisa secepatnya meyakinkan Sekar untuk segera bersedia menikah dengan saya."jawab Abian penuh dengan keyakinan.


"Aamiin Bu,terima kasih."


"Ya sudah,kalian kemari untuk makan kan?ayo pilih,kalian mau makan apa,biar ibu siapkan menunya."ujar si Ibu itu menunjuk etalase yang ada berbagai macam menu makan siang.


"Mas mau makan sama apa?biar Sekar pesankan."tanya Sekar yang jujur mmbuat hati Abian menghangat dan berbunga bunga.


"Terserah kamu saja,tolong pilihlan menu yang terenak yang ada disini.Aku akan mencoba apapun yang kamu pilihkan."jaab Abian sambil mengambil duduk disalah satu meja yang sudaha kosong.

__ADS_1


"Baiklah,tunggu disini ya.Biar Sekar pesan dulu makanan nya."


"Iya,jangan lama ya,sudah lapar banget."


"Iya Mas."


Sekar pun beranjak mendekati etalase makanan dan mulai memilih beberapa menu yang menjadi andalan diarung itu.


Meski menu itu terbilang jauh dari kata mewah namun rasanya cukup enak dan cocok dilidah kita semua hingga warung sederhana itu memiliki cukup banyak pelanggan.


Setelah memilih menu yang akan menjadi menu makan siang keduanya,Sekar kembali duduk dimeja yang sama dengan Abian dan menunggu pesananan nya diantarkan oleh salah satu pegawai disana.


"Ini makanan nya Mbak,Mas nya.Silahkan dinikmati."ucap pelayan warung itu menyajikan makanan yang tadi sempat dipilih oleh Sekar.


Abian nampak begitu antusias saat menatap menu makan siang hari ini.Jauh dari kata mewah dan mahal namun begitu menggoda seleranya,hingga rasanya air liur Abian sampai keluar saking ngilernya melihat menu makan siang nya hari ini.


Seketika Abian terkesiap saat Sekar dengan cekatan mengambil piring nya lalu mengisinya dengan makanan lalu mengambalikan piring itu yang sudah terisi dengan menu makan siang nya.


"Mas,kok bengong?ayo dimakan makanan nya?nggak suka ya?"ucap Abian yang hanya bengong menatap tak percaya pada piring yang sudah berisikan makanan diatasnya.

__ADS_1


"Nggak kok sayang,Mas suka,suka banget."jawab Abian yang tak enyadari jika diirnya tengah memanggil Sekar dengan sebutan 'Sayang'.


__ADS_2