Cinta Dan Dendam Abian

Cinta Dan Dendam Abian
Extra Part


__ADS_3

Disebuah ruangan bersalin tampak seorang suami yang tengah menemani sang istri yang saat ini tengah meringis kesakitan akibat kontraksi.


Sudah sadari semalam Sekar merasakan kontraksi diperutnya,namun hingga fajar menyapa sang calon bayi masih belum menunjukan akan lahir juga.


Hingga membuat Abian yang sejak awal menemani merasa cemas.Tidak tahan melihat sang istri kesakitan,akhirnya Abian pun memanggil Dokter untuk segera dilakukan operasi saja.


Namun Sekar menolak saran dari suaminya itu.Dan menginginkan melahirkan secara normal,karena memang Sekar tidak memiliki masalah dengan kehamilan nya maka,Sekar masih bisa melahirkan dengan normal.


Hanya saja,proses pembukaan setia ibu yang akan melahirkan itu berbeda bda jangka waktu nya hingga membuat pembukaan itu terbuka sempurna.


Pagi pun mulai beranjak siang dan saat itulah Sekar mulai merasakan rasa yan begitu dahsyatnya hingga cekalan tangan nya ditangan Abian menimbulkan memar.


Namun hal itu tidak dipermasalahkan oleh Abian,selama itu bisa membantu sang istri untuk menyalurkan rasa sakitnya tidak mengapa meski harus babak belur saat keluar dari ruangan persalinan itu.


Hingga setelah beberapa jam bertarung melawan rasa sakit yang teramat sangat dahsyat itu,akhirnya sebuah tangisan bayi mungil pun mulai terdengar dan seketika membuat Abian merasa lega.


"Selamat ya Pak,Bu.Bayi nya lahir dengan sehat dan selamat serta sempurna,tidak ada kekurangan sedikit pun dan bayi sehat ini berjenis kelamin laki laki."ucap dokter yang baru saja membantu Sekar dalam menjalani proses melahirkan secara normal itu.

__ADS_1


"Terima kasih Dokter,"ucap keduanya penuh rasa haru.


Rasa haru pun begitu terasa diruangan itu,dimana Abian tidak henti hentinya menciumi wajah sang istri yang masih dipenuhi oleh penuh sisa proses melahirkan yang cukup panjang itu.


Setelah dibersihakn bayi mungil itu,diminta untuk di adzani dahulu oleh ayahnya sebelum dibawa keruang perawatan bayi untuk pemeriksaan lanjutan.


"Mas keluar sebentar ya,Mas mau adzani anak kita dulu."pamit Abian pada Sekar yang masih dalam proses pembersihan badan dan observasi pasca melahirkan.


Setelah mendapat anggukan dari Sekar,Abian pun langsung mengikuti langkah suster yang membantu membawakan bayi mungilnya untuk di adzani.


Setelah selesai maka sang bayi pun langsung dibawa keruang perawatan bayi.Abian sendiri langsung kembali keruangan rawat inap dimana Sekar saat ini berada.


Setelah selesai dibersihkan dan masa observasi selesai,Sekarr pun dipindahkan keruangan rawat inap.Dengan ditemani oleh sang suami,Sekar tampak sudah tidak sabar untuk bertemu dengan putra pertamanya itu.


"Selamat siang Bapak,Ibu.Ini,saya datang untuk mengantarkan putra ibu dan bapak."ujar salah satu suster yang mendorong box bayi yang berisikan putra pertama mereka.


"Baik,silahkan suster,"jawab Sekar yang sudah sedari tadi menunggu kehadiran putranya itu.

__ADS_1


"Sini Mas,aku mau menggendong nya,"ucap Sekar saat bayi mungil itu sudah ada didalam ruangan yang sama dengan nya.


Abian pun dengan sigap mengangkat tubuh mungil itu untuk dipindahkan ke gendongan sang ibu.


Kini kedua orang tua baru itu menyambut bahagia kedatangan sang putra.Hingga tidak lama disana bayi itu kini sudah ada didalam pangkuan sang ibu yang menatap wajah mungil itu dengan penuh rasa haru.


"Selamat datang sayang,selamat datang Argani Lingga Dirgantara,"ucap Sekar menyambut putra pertama nya dengan memberi nama Argani Lingga Dirgantara Edmound.


"Terima kasih sudah hadir menjadi pelengkap kebahagiaan kami Nak.Semoga kelak kamu jadi pria yang bertanggung jawab dan pemberani."


"Aamiin."


.


...🌸 Selesai 🌸...


Bye bye,,,see you dikisah yang lain nya. 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2