
Kediaman silvi wijaya "tanks ya wa" dewa tak menjawab hanya tersenyum "iya vi" raka akhirnya menjawab karna melihat dewa yang memandamg silvi tak berkedip sambil senyum, "kami permisi vi" raka begitu humoris dan silvi menyukai hal itu "iya ka" mobil mereka membelah jalanan padat. "bos suka ya sama silvi?" akhirnya raka mengeluarkan unek-unek yang sedari tadi dia simpan " nga tau ka" dewa yang tak perna merasakan jatuh cinta merasa bingung dngan dirinya karna selama ini dewa tak perna menyukai wanita-wanita yang mendekatinya "lo setiap liat silvi pasti senyam-senyum",, "biarkan waktu yang menjwab ka".
__ADS_1
Kediaman dewa,satpam melihat bosnya membungkukan badan,dewa turun di ikuti raka "bawa mobilnya aja ka" dewa berdiri menghadap raka di depan kamarnya "baik bos" raka membungkungkan badan saat dewa sudah berada dalam kamarnya raka pulang,dewa selalu memikirkan silvi sampai-samlai bayangan silvi muncul saat dirinya berada di balkon "vi ngapain di sni" tersenyum lalu menghilang barulah dewa tersadar semuanya hanyalah halusinasi "kayanya raka bener de,gue suka ama silvi".Raka baru saja tiba di apertemenya hampir 1 jam karna ia harus mampir ke minimarket untuk membeli keperluanya yg sudah habis "capek banget" menghempaskan tubunya di sofa agar merengang otot-ototnya,setelah merasa cukup raka menuju kamar untuk membersihkan diri.
__ADS_1
"banyak amat vi cemilannya" johan merasa silvi terlalu banyak memakan cemilan "iya lah bang kan buat tugasnya bakal lama" silvi meletakan leptop dan cemilanya di meja dan mulai duduk "kali ini aja banyaknya" johan takut silvi akan sakit bila terlalu banyak memakan cemila " iya bang" silvi menjawab sambil memajukan bibirnya.
__ADS_1