Cinta Gadis Sederhana

Cinta Gadis Sederhana
Bab 9


__ADS_3

Silvi sedang berada di dapur membantu para pelayan menyiapkan sarapan sementara pelaya mengerjakan yang lain dirinya membuat pank cake untuk sarapan bersama


mba laras " non biar saya bantuin"


gue "nga usah bi,biar silvi aja"


mba laras "tapi non nanti saya di marahin tua"


silvi "nanti silvi yang bilang ke ayah"


akhirnya mba laras membiarkan nona mudanya mengerjakannya,hampir 30 menit kini silvi telah menyelesaikan pank cake


silvi "mba tolong natain kuenya di meja ya"


mba laras "iya non"


silvi kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap.


Mereka semua tengan menikmati sarapan buatan silvi dengan kesunyian sekarang silvi mengendarai motornya membelah jalanan yang cukup padat saat silvi menunggu lampu berganti warna tiba-tiba seseorang berbicara kepadanya


dewa "gue minta maaf ya soal waktu itu"


gue "enga pa apa ko,cuma lain kali lo nga boleh gitu"


dewa "tanks" dengan senyumnya,dirinya sendiri bingung kenapa waktu ketemu silvi sikap dinginnya perlahan berubah menjadi kehangatan.

__ADS_1


mereka berdua baru saja tiba di parkiran kampus tiba-tiba lisa menghampiri silvi dengan raut wajah kesal dan bingung.


lisa "vi lo ngapain bareng ni cowo"


gue "enga bareng sa kebetulan aja ketemu di jalan"


lisa "jalan yu vi males gue liat cowo yang sombongnya selangit"


gue "nga boleh gitu sa"


silvi "gue ama lisa pamit ya"


dewa tersenyum tanpa menjawab


gue "nga boleh sa,lupain aja,lagian dia udah minta maaf


lisa "bisa juga tuh cowo minta maaf,gue pikir dia nga tau caranya minta maaf"


mereka akhirnya berjalan menuju ruangan untuk menerima materi dari dosen,dina baru saja masuk ke ruangan


dina "assalamualaikum guys"


mereka menjawab berbarengan "wa'alaikumsalam din"


tiba-tiba salah satu teman mereka masuk ruangan sambil berlari "guys diem dosennya udah di depan" mereka semuapun tenang

__ADS_1


Dewa duduk sambil bengong dan temannya farel melihat dan bertanya


farel "wa lo kenapa?"


dewa "nga ko"


farel "mikirin cewe ya"


dewa "sembarangan aja lo,ke kanti yu bosen tau"


farel dan dewa berjalan menuju kanti banyak gadis-gadis di kampus tersebut mengagumi dewa karna ketampananya bahkan ada yang berteriak menyatakan cintanya,mau jadi istrinya,pacaranya,asisten pun mereka mau asal bersama dewa setiap hari.


Saat farel dan dewa menikmati makanan mereka pacar farel menghampiri mereka dan dengan manja memeluk farel


dewi "yang gue kangen"


farel "iya tapi lepas dulu gue lagi makan"


dewi "temanin shopping ya"


farel "iya"


dewi "makasi ya"


dewa yang melihat hal tersebut tidak terkejut karna dia tau farel ada playboy di kampus mereka dengan wajah ganteng dan kekayaannya,para gasis-gadis tersebut tak akan menolak farel meskipun mereka tau farel playboy yang kapan waktu bisa bosan dengan mereka.

__ADS_1


__ADS_2