
Pukul 20:00 WIB Dewa baru sampai rumah,Dewa memarkirkan mobil sport keluaran terbarunya di parkiran dan berjalan masuk,saat Dewa berjalan menuju kamarnya tak sengaja melihat ruangan kerja papanya terbuka Deqa berjalan menuju kamar tanpa berniat masuk ke dalamnya,saat sampai kamar Dewa langsung menuju kamar mandi hampir 15 menit barulah Dewa keluar dan menuju lemari untuk mengambil pakaian tidur saat selesai berganti Dewa langsung terlelap.
Kini Dewa dan papanya tenga menikmati sarapan,suasa di rumah ini menjadi begitu sepi saat mama dan papanya bercerai,hampir 5 tahun Dewa selalu mendengar papa dan mamanya bertengkar dan di usianya ke 15 tahun Dewa harus merasakan broken home,mulai saat itu sifat Dewa menjadi berubah awalnya begitu ramah kini menjadi seseorang yang begitu dingin,walaupun kekayaan yang begitu banyak Dewa miliki tapi tak ada kebahagian dalam hidup dewa.
Saat Dewa telah menyelesaikan sarapanya kini Dewa beranjak untuk pergi sambil mengendong tas dan mengambil kunci mobil yang berada di atas nakas,papanya menanyakan tentang perusahan yang saat ini Dewa pimpin
papa " wa gimana keadaan kantor"
Dewa "baik-baik aja pa"
papa " kamu kapan nikah"sontak pertanyaan itu membuatnya sedikit kaget namun Dewa tak ingin menjawab.
Saat ini Dewa tenga memarkirkan mobilnya karna Dewa yang tiap hari kulia sambil kerja di perusahan papanya sebagai ceo,kini Dewa sedang buru-buru menuju ruangan tiba-tiba ada yang menabraknya dengan kesal Dewa berteriak
Dewa "jalan tu pake mata" kini empat mata itu saling bertatapan
silvi "maaf-maaf" sambil mengumpulkan buku-buku yang berserakan
__ADS_1
"sial kenapa harus nabrak ni cewe lagi sihh" dalam hati Dewa menyesali kenapa saat bertemu silvi harus dengan bertabrakan dan ini udah kali keduanya.Dewa berjalan meninggalkan silvi tanpa membantunya karna Dewa udah cukup telat masuk ruangannya sampai depan ruangan Dewa mengetuk pintu sambil ngucapi
Dewa "maaf pa saya terlambat"
dosen " masuk,lain kali jangan ngulangin lagi"
Dewa "iya pa",sekarang silvi tengan duduk sambil memikirkan kejadian tadi
gue " kayanya udah kali ke dua de gue ke tabrak sama tu cowo,tapi dianya nga minta maaf"
Lisa yang melihat silvi bengong menepuk pundaknya
gue "enga ko,nga pa ap"
Lisa "boong lo pasti mikirin cowo"
gue "enga ko"
__ADS_1
Lisa"cerita dong vi"
gue "apaan sih lo nga ada"
Lisa"kalau gue ketauan lo dekat ama cwo tanpa cerita ke gue,gue bakal ngambek"
gue "iya-iya".
Dosenpun masuk memberikan materi dan tugas agar di kumpulkan minggu depan,dosen"oke semuanya kita sambung minggu depan" "iyaa bu" dengan serentak mereka memjawab,saat Lisa dan Silvi berjalan menuju kantin tiba-tiba lisa tak sengaja melihat Dewa yang saat ini tenga menikmati makannya
gue "kayanya itu cowo yang tadi pagi" ,,Lisa berjalan dan tak melihat Silvi di sampingnya Lisa akhirnya berbalik dan mendapati Silvi yang tenga melihat seorang cowo akhirnya keisengan Lisa munjul dan dia berjalan pelan-pelan agar mengagetkan gue
"haa " lisa menepuk bahu silvi,, "astagfirullah"Silvi kaget bukan kepalang
gue "apaan si,gue kaget tau"
Lisa "lo tu yang apaan,lagi liatin siapa sih serius amat"Lisa melihat ara tujuan silvi namun dia tak menemukan siapapun
__ADS_1
Lisa "vi lo liatin apaan nga ada orang"
Silvi "udah yu"mereka berdua berjalan menuju meja dan memesan makanan,saat makananya datang mereka makan sambil bercanda gurau.