
Johan berdiri "kalian di sni yaa,abang pulang buat ngambil pakaian ayah",, "hati-hati ka",silvi masih saja dngan tatapan kosongnya "jagain silvi dek" johan berlalu pergi,saat dirinya berada di mobil tanggisnya pecah ia tak dapat membendung kesedihanya lagi "gue harus kuat" mobilnya membelah jalanan yang tak cukup ramai karna sudah larut."kita masuk yu ka" devan menuntun silvi agar masuk untuk beristirahat "kaka tidur ya" silvi memejamkan mata dan langsung terlelap devan merapikan posisi tidur silvi dan menyelimutinya dirinyapun bersandar di sofa.
__ADS_1
Saat johan masuk ke ruangan ayahnya,dirinya tersenyum melihat devan dan silvi yang sudah terlelap,pukul 06:00 silvi baru saja kembali dari taman sedangkan johan membersihkan tubuh ayahnya,saat silvi hendak masuk ke kamar ayah "silvi" rani berlari langsung memeluk silvi "vi lo harus kuat,om pasti sembuh ko" silvi tersenyum samar mereka akhirnya masuk "baru nyampe ran",, "iya bang" rani duduk di sofa di ikuti silvi dan johan "semalem pas abang ngabarin rani langsung boking tiket,khawatir ama keadaan om" silvi menarik kursi agar duduk di sebelah ayahnya "ayah mau sarapan apa biar silvi beliin" silvi berusah menajak ngobrol lukman "ohh iya bang,tadi rani mampir trus beliin bubur,makan yu",,"makasi ya ran" johan langsung memakan bubur tersebut,rani berjalan ke arah silvi dan membawa bubur "vi makan dulu ya,gue suapin" silvi hanya diam "vi lo harus makan,nanti kalau lo sakit om pasti marah" silvi memandang rani dan air matanya tumpa begitu saja,rani menghapus air mata silvi dngan tisu dng telaten rani menyuapi silvi hingga habis.
__ADS_1
Handpone silvi berdering rani yang mendengar langsung mengangkatnya "assalamualaikum vi,lo knpa nga masuk",, "wa'alaikumsalam,sa om lukman masuk rumah sakit lo buruan ke sini deh",,"what?,oke gue kesana skrng",,rani meletakan handpone silvi dan memandang silvi dng sendu,johan sedang ke kantor awalnya johan tak mau namun rani terus memaksanya sampai akhirnya mengalah.Johan tak terlalu fokus karna selalu memikirkan ayahnya "pa,bapa kenapa?" tanya sekertaris johan "sya baik-baik sja",, "trus bapa ngapain nglamun",,"dimana berkas-berkas yang mau sya tanda tangani",, "ini pa" saat johan menyelesaikan urusannya jdirinya buru-buru ke rumah sakit karna mengigat belum ada makan akhirnya johan mampir membeli makanan di caffe namun tak sengaja bertemu dewa " pa johan dng siapa pa",, "sya sendri ko pa dewa" sambil menunggu makanannya siap johan mengobrol dng dewa "bapa tumben pesan banyak",, "iya sya mau bawa buat mereka di rumah sakit",, "memangnya siapa yg sakit pa" johan terlihat senduh "ayah sya",," pa lukman sejak kpn masuknya pa",," semalem pa" saat makananya sudah ada "sya permisi ya pa",," iya hati-hati" akhirnya johan pergi ke rumah sakit " raka duduk karna dirinya baru keluar toilet "ka sya ada jadwal apa untuk sebentar malam",, "tidak ada bos" ,,"temanin sya ke rmh sakit" ,baik bos"
__ADS_1