Cinta Hijrah Minajat

Cinta Hijrah Minajat
persoalan


__ADS_3

mendengar ucapan drasti seperti itu, boy pun membalasnya sambil menatap drasti dengan muka yang dingin.


" siapa juga yang mau sama cewe cerewet seperti lo drasti. kau itu berbeda sama kaka mu tau gak " kata boy sambil natap drasti dengan tatapan yang tajam.


" emangnya kenapa ? gak suka lo liat gue ? " kata drasti sambil berdiri berhadapan sama boy, nya walau pun ada meja yang menghalangi di depan mereka.


" drasti, sudah lahh. kamu gak malu apa, itu lihat banyak yang lihat kamu tu. lagian kenapa sih kalian ini kalau ketemu pasti ada ada aja masalah " kata adam menenang kan drasti yang sudah kelihatan marah.


" abang kenapa sih ? bukannya belain adek nya, ini malahan kaya gitu " kata drasti berbicara sambil cemberut ke adam.


" drasti, bukannya kaya gitu tau kamu nihh. abang adam kamu itu benar, gak baik tau kalian itu berantam terus kalau ketemu " kata minajat yang akhir nya buka suara.


" iya, benar. lebih baik kalian bermaaf maaf pan deh " kata ilham yang ikut bicara.


melihat drasti yang masih cuman diam aja dengan muka yang cemberut, boy pun mengalah dan minta maaf duluan kepada drasti.


" ya, sudah. drasti maaf... mungkin gue keterlaluan candanya sama lo " kata boy yang masih berdiri di depan drasti itu.


" gue maaf pin ko, dan syukur lah kalau kau merasa bersalah " kata drasti sambil duduk ke kursinya itu kembali.

__ADS_1


mendengar jawaban drasti kaya gitu, boy pun mulai mau marah lagi kepada drasti.


" drastiiii " kata boy dengan muka yang merah.


" sudah lah boy, jaga lah emosi mu itu " kata ilham sambil menenangkan boy yang ingin marah lagi.


karena bingung dari tadi, kenapa ketiga lelaki itu ada di depan meja makan mereka, minajat pun bertanya kepada para lelaki itu.


" oh, iya nihh. kenapa kalian ke meja makan kami ?" kata minajat kebingungan.


" iya, nihh. kami kan tadi pengen makan tapi meja makan semuanya penuh, gak ada yang kosong meja makannya. pas kami lihat ada kursi kosong di depan kalian duduk, jadi kami ke sini deh " kata adam menjelas kan semuanya.


" lah kami kan minta ijin dulu ke kalian, masa kami asal duduk aja sih " kata ilham sambil menggelengkan kepalanya.


" iya, benar juga sihh " kata shopia sambil tersenyum.


setelah duduk para lelaki itu pun memesan makanan dan memakan makanannya di depan para gadis itu. saat mereka asik makan, adam pun sempat melirik si minajat. adam duduk di samping drasti kerena di samping drasti masih bisa dia duduk kin. adam duduk di samping drasti karena dia gak mau duduk di depan minajat, takut minajat risih kerena dia duduk di depannya.


adam melirik minajat saat mereka makan, mau pun juga saat mereka bercanda canda. dia merasa kagum saat menatap minajat dalam diam diam. adam merasa minajat berbeda dari wanita yang lainnya, nya walaupun dia gak pernah pacaran.

__ADS_1


" ka, adam. jam berapa nanti pulangnya ? apa sama kaya kami ? " kata drasti bertanya ke adam, karena biasanya mereka gak selalu sama jam pulang nya.


" kaya nya bisa kaya kemaren, duluan kalian pulangan nya. soalnya masih ada tugas yang perlu kami kerja kan " kata adam yang menjawab pertanyaan adek nya itu.


" lahh, gimana sih. kalau gitu aku pulangnya sama siapa dong kalau gitu ? abang adam sih, suruh drasti ikut abang, kan sekarang drasti gak bisa pulang " kata drasti cemberut ke arah adam.


" nya mana kaka tau kalau begini jadi nya, sudalah kamu kan bisa pakai gojek atau juga bisa ikut sama teman mu " kata adam menjelas kan kepada adeknya itu.


" nya sudahh, drasti kamu bisa ikut mobil aku nanti. nanti aku antarin loh kamu sampai rumah " kata minajat.


" emangnya gpp nih minajat kalau aku ikut kamu ? takutnya merepotkan mu lohh " kata drasti sambil ragu ragu.


" kamu tuh tenang aja kali, nya gpp lah. aku tuh gak merasa kerepotan ko. oh, iya. sekalian nih, shopia kalu kamu pengen ikut bisa ko. rumah kalian kan satu arah juga kan, jadi aku tau nanti rumah kalian di mana " kata minajat menjelaskan.


" oke, deh kalau begitu. makasih nya minajat " kata drasti yang sambil tersenyum.


" iya, makasih juga nya minajat " kata shopia juga.


" iya, sama sama " kata minajat menjawab.

__ADS_1


melihat minajat yang mau antar kan adeknya ke rumah, adam pun tersenyum mendengarnya. adam pun tambah kagum dan suka sama minajat, karena dia merasa minajat itu punya aura yang berbeda dari yang lainnya. dia cantik, pintar, dan baik lagi.


__ADS_2