Cinta Hijrah Minajat

Cinta Hijrah Minajat
kegugupan


__ADS_3

saat keasikan menatap minajat dengan kekaguman, aditya pun tersadar dan dia pun memperalihkan tatapannya ke arah lain.


" astagfirullah, pokus aditya " kata aditya dalam hatinya untuk tetap pokus.


pembelajaran pun di mulai dan itu pun seperti biasanya, karena minajat dan aditya cuman pokus ke tugas mereka masing masing. setelah pembelajaran dan saat mau keluar dari kelas, aditya memberitahu ke mahasiswanya itu kalau dia satu minggu bisa gak masuk ke kampus karena acara nikahannya.


" anak anak, untuk seminggu kedepan saya bisa gak ada di kampus. saya tidak masuk karena saya akan menikah " kata aditya sambil sekilas menatap minajat yang kelihatannya terkejut itu.


" nya, allah. apa benar itu ? kalau itu benar alhamdulillah nya allah " kata minajat di dalam hatinya, bukan hanya teman temannya yang terkejut mendengar kata pak aditya, dia pun lebih terkejut lagi dari pada yang lainnya.


mendengar kata pak aditya, salah satu mahasiswanya itu pun bertanya ke aditya kerena penasaran.


" maaf pak, pak aditya mau nikah ? bukannya pak aditya gak pernah pacaran bahkan sama cewe pun pak aditya jarang bicara " tanya mahasiswa lelaki itu bertanya ke aditya.


" saya memang gak pernah pacaran bahkan dekat sama cewe pun tidak pernah. seorang lelaki yang serius itu pasti akan mengajak nikah seorang wanita yang di cintainya, bukannya memacarinya. pacaran itu hanya membuang waktu waktu saja bahkan menambah dosa, kalian juga tau kan kalau itu adalah haram hukumnya ? coba kalian pacarannya setelah nikah, malahan menambah pahala loh dan bahkan itu juga halas hukamnya " kata aditya menjelaskan sambil tersenyum.


aditya pun menatap drasti sebentar, drasti yang melihat aditya menatapnya dia pun menundukan mukanya kebawah dan dia pun tersenyum di balik cadarnya itu dari tadi.

__ADS_1


" benar tuh, dengarin tuh buat cowo cowonya nih. kalau kalian cinta dengan seseorang, nikahi lah dia jangan ajak di pacaran " kata mahasiswa cewe yang satunya bicara. mahasiswa yang lainnya pun tersenyum mendengarnya.


" kalau gitu kalian bisa pulang, dan jaga kesehatan kalian baik baik " kata aditya.


" baik pak aditya " kata semua mahasiswanya menjawab.


minajat pulang bersama shopia dan drasti seperti pagi tadi mereka satu mobil punya drasti. di dalam mobil mereka berbincang bincang.


" kenapanya sekarang banyak yang nikah, sedangkan aku enggak. aku kan pengen juga nikah " kata shopia yang duduk di samping drasti yang sedang menyetir mobil.


" iya, nihh. pagi tadi mendengar minajat tunangan dan mau nikah, lalu pas mau pulangnya mendengar pak aditya yang mau menikah juga " kata drasti sambil cemberut gitu mukanya.


" kalian jangan kaya gitu dongg, kan aku jadi mulu gini. gininya asalkan kalian tau, pernikahan itu bukan sekedar sehari atau dua hari tetapi seumur hidup. bahkan setelah nikah itu gak semuanya enak bahkan ada yang gak enaknya, itu semua adalah tergantung dari kehidupannya masing masing " kata minajat menjelaskan kepada kedua sahabatnya itu.


" iya, banar apa kata mu itu minajat " kata shopia tersenyum dan drasti juga tersenyum mendengarnya, dan senyuman mereka berdua di balas oleh minajat sambil tersenyum juga.


setelah sampai di rumah minajat pun di sambut kedua ortunya dan nereka pun setelah itu sholat ashar dan setelah sholat mereka makan sama sama setelah makan mereka duduk di ruang keluarga. saat asik bicara, lalu tiba tiba telpon rumah mereka pun berbunyi.

__ADS_1


" siapanya yang nelpon malam malam begini sih ? " kata mamahnya minajat.


" biar minajat aja mah yang mengangkat telponnya " kata minajat dan di iya kan oleh mamahnya.


lalu setelah bicara begitu, minajat pun mengangkat telponnya dengan sopan.


" assalamualaikum, hallo dengan siapa ini ? " kata minajat menjawab telpon itu.


" waalaikumsalam, ini tante jasmin. apa ini minajat ? " kata uminya aditya berbicara.


" iya, ini saya minajat. kenapanya tante malam malam begini menelpon, apa ada sesuatu yang ingin di sampai kan tante ? " kata minajat bertanya ke uminya aditya.


" iya, nanti besok kami bertiga pengen ke rumah kamu. kami ke sana untuk membicarakan tentang pernikahan kamu sama aditya nak " kata uminya aditya sambil melirik aditya yang dari tadi serius mendengarkan.


" eemmm. bagaimana tante bicara dulu ke papah minajat, kebetulan papah ada di samping aku tante " kata minajat yang tiba tiba gugup.


" oke, baiklah. tapi papah kamu bicara sama abinya aditya ajanya ? " kata uminya aditya

__ADS_1


" iya, tante " kata minajat sambil menyerahkan telepon ke papahnya.


setelah membicara kan tentang pernikahannya minajat di telpon, papahnya aditya pun duduk lagi dekat istri dan anaknya itu dan menjelaskan apa yang di bicara kan mereka berdua tadi di telpon, setelah mendengar pejelasan istri dan anaknya pun senang mendengarnya.


__ADS_2