Cinta Hijrah Minajat

Cinta Hijrah Minajat
cemburu 2


__ADS_3

saat mereka lagi makan, aditya melihat begitu banyak makanan di atas meja mereka. lalu aditya pun bertanya kepada kedua sahabat minajat yang lagi asik menikmati makanannya itu, kenapa mereka beli makanan yang banyak.


" drasti, shopia. saya mau tanya sama kalian, kenapa kalian berdua beli makanannya banyak sekali? " kata aditya bertanya ke kedua sahabatnya minajat.


" makanan? oh, yang ini. ini semua bukan punya saya pak, punya saya cuman satu mie ayam ini sama es teh " kata drasti memberi jawaban.


" kalau saya juga cuman satu bakso sama es teh satu. nahh, baru sisanya semua punya minajat " kata shopia menjawab dan ikut menjelaskan, dan itu membuat aditya terdiam gak percaya.


" i... iya, ini semua sisanya punya aku. emangnya kenapa? " kata minajat bertanya dengan malu.


" ya aku bingung aja gitu " kata aditya menjawab.


setelah itu mereka pun melanjutkan makanan. saat lagi makan minajat pun kesesakan makanan dan itu membuat aditya khawatir. bahkan bukan aditya aja, para sahabatnya itu pun juga ikut khawatir.


" sayangg, nih minum dulu. kamu itu makannya jangan cepat cepat makannya tau " kata aditya sambil memberi kan minuman ke minajat istrinya itu, dan minajat pun meminumnya, dan saat itu si adam dan temannya itu pun ikut melihat ke arah mejanya minajat makan.


" iya kamu ini minajat, bikin orang khawatir aja " kata shopia yang ikut khawatir juga ke minajat.

__ADS_1


" sudahh, aku gak papa ko " kata minajat menenangkan suaminya dan sahabatnya itu.


" ya sudah, sini aku yang nyuapin kamu. nanti kaya tadi lagi " kata aditya


" iih, apaan sihh kamu. gak usah kaya gitu juga kenapa, aku kan bisa makan sendiri. aku juga malu di lihatin mereka semua " kata minajat dengan malunya.


" lah emangnya kenapa? gak papa lah, kan mereka juga tau kita suami istri. jadi apanya yang malu " kata aditya kebingungan.


" iya minajat itu benar, lebih baik Pak aditya yang nyuapin kamu " kata drasti bicara ke minajat.


" ayo cepat buka mulutnya " kata aditya sambil ingin me nyuapin minajat, dan akhirnya minajat pun mau dan dia pun memakan makanannya sambil di suapin aditya.


" dalah, gue mau ke kelas aja " kata si adam sambil berdiri ingin pergi.


" lah kenapa? bukannya belum selesai makannya " kata si boy kebingungan.


" iya, lu kenapa sih? " kata ilham kebingungan juga.

__ADS_1


" gak, malas gue di sini " kata si adam sambil berjalan, dan kedua temannya itu pun bisa diam di meja makan mereka.


" kenapa abang adam pergi? " kata drasti bertanya kepada kedua sahabatnya si adam dengan pelan.


" gak tau juga tuh, tiba tiba pergi " kata si ilham yang ke bingungan juga.


" mungkin dia cemburu gara gara liat pak aditya sama minajat " kata si boy dengan santai sambil memakan makanannya.


" iya mungkin " kata si ilham singkat dan melanjutkannya makan makanannya itu, dan drasti pun hanya bisa diam dan dia pun tau kalau abangnya itu masih ada rasa suka sama minajat.


setelah makan mereka semua ke kelas masing masing sedangkan aditya ke ruangannya.


" nanti besok besok, kamu makanya di ruangan aku aja " kata aditya sambil memegang tangan istrinya itu.


" lah gimana dengan mareka, aku kan gak enakkan kalau kaya itu " kata minajat


" ya mareka bisa makan sama yang lain kan. emang kalau gak ada kamu, mereka gak bisa makan apa? " kata aditya menjelaskan.

__ADS_1


" ya sudah biar aku yang bilang, kalau kamu mulai besok makannya gak sama mereka tapi sama aku " kata aditya yang mulai bete.


" ta.. tapi mas " kata minajat yang terhenti olehnya aditya telanjur sudah bicara kepada kedua sahabatnya itu.


__ADS_2