
hari ini di mana minajat dan aditya merasa hari yang paling gugup buat diri mereka berdua, sampai sampai mereka tadi malam hampir tidak tidur karena memikirkan pernikahan mereka berdua. pagi ini keluarga aditya datang kerumah minajat dan di sambut oleh keluarga minajat dan para hadirin yang ada di sana.
saat itu aditya sama keluarganya dan keluarga minajat sudah berkumpul di tempat acara akad dan siap untuk memulai acara, tetapi minajatnya sendiri tidak ada di sana, dia ada di kamarnya sendirian dengan perasaan gugub dan dia terus berzikir.
mc pun membuka acara dengan membaca basmallah dan membaca al fatihah, dan sesudah itu acara akad pun di mulai.
'' saudara aditya abimana bin dayu abimana saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama minajat mutaqqin dengan maskawinnya berupa peralatan sholat berserta kitab suci al quran dan dan surah ar rahman ayat 1 sampai 30, tunai '' kata papahnya minajat dengan tegas.
'' saya terima nikah dan kawinnya minajat mutaqqin bin ali khan dengan maskawinnya tersebut di bayar tunai. '' kata aditya membalas dengan perasaan senang saligus gugup.
setelah mendengar kata tersebut, para hadirin yang ada di sana itu pun mengucapkan hamdallah dengan suasana yang bahagia dan penuh haru dan termasuk minajat yang ada di dalam kamarnya. dia pun mulai merasa di dalam dirinya ada rasa cinta untuk aditiya, setelah aditya mengucapkan ijab kabul tersebut. setelah itu pun ibunya masuk ke kamar minajat untuk membawa minajat keluar dari kamarnya.
'' assalamualaikum, mamah masuknya minajat '' kata mamahnya minajat yang berdiri di depan kamarnya minajat.
'' waalaikumsalam, masuk aja mahh '' kata minajat menjawab.
setelah mamahnya minajat masuk dia pun melihat putrinya yang sedang duduk di kasur dan dia pun ikut duduk di kasur putrinya.
'' waktu itu cepatnya berjalan, gak kerasa putri mamah yang cantik ini udah nikah aja. mamah sangat bahagia banget lihat kamu kaya gini, tapi mamah juga merasa sedih karena kamu udah gak lama lagi akan ikut suami kamu dan pasti kamu jarang kerumah mamah '' kata mamahnya minajat dengan mata yang berkaca kaca karena saking bahagianya dan dia merasa sedih karena putrinya tidak lama lagi, tidak tinggal dirumah miliknya.
__ADS_1
'' ko, mamah bicaranya kaya gitu sih. jangan lah bicara kaya gitu, insyaallah aku akan sering ke sini '' kata minajat sambil tersenyum untuk menutupkan kesedihanya jugu.
'' nya udah kalau begitu. ayo kita turun, semua orang sudah menunggu kamu untuk turun ''
kata mamah minajat sambil berdiri dari kasur.
'' iya, mah '' kata minajat sambil mengikuti mamahnya di belakang.
setelah keluar dari kamar mamah minajat pun langsung menggandeng tangan anaknya itu dengan tersenyum dan senyumannya itu di balas oleh minajat. minajat benar benar gugup, apalagi pas waktunya dia berhadapan sama suaminya si aditya itu. dan saat minajat sampai di pelaminan, aditya yang melihat minajat pun terpesona dengan kecantikannya minajat, walaupun minajat pakai cadar tetapi aura kecantikan minajat tetap kelihatan. begitu juga dengan minajat, dia juga kagum dengan ketampanannya aditya hari ini.
'' masyaallah, nya allah kenapa dia hari ini cantik banget. makasih nya allah, engkau berikan dia untuk ku '' kata aditya di dalam hatinya dengan wajah yang tersenyum saat melihat minajat. begitu juga dengan minajat dia terpesona dengan aditya.
setelah sampai di atas panggung, minajat pun di suruh berdiri di samping aditya. setelah berdiri di samping aditya, lalu sang pengulu pun meminta mereka untuk bertukaran cincin.
'' ayo, silahkan di ambil cincinnya. suminya dulu pasangkan cincin pernikahan ke istrinya, lalu nanti istrinya lagi yang masangkan cincin pernikahan ke suaminya itu '' kata sang pengulu yang berbicara di depan panggung. dengan perasaan yang sama sama gugup, aditya pun menyembunyikan rasa gugupnya itu dengan senyuman yang menghadap istrinya itu, dan saat itu pun minajat menunduk ke arah bawah karena malu di tatap oleh aditya.
aditya pun mengambil cincinnya, lalu saat dia ingin mengambil tangannya minajat, dengan cepat minajat pun menarik tangannya ke samping bajunya.
'' minajat. ko,ditarik sih tangannya '' kata aditya lembut sambil tersenyum, dan semua orang yang ada di sana pun tersenyum melihat mereka berdua.
__ADS_1
'' ma...maaf '' kata minajat singkat dengan perasaan gugup, apalagi tangannya saat mau di pegang oleh aditya. dia benar benar gugup, apalagi dia gak pernah pegangan tangan sama yang bukan mukhrimnya dan begitu juga dengan aditya.
saat aditya ingin mengambil kembali tangannya minajat, dan saat itu minajat ingin menariknya kembali, dengan cepat aditya menggengam tangannya minajat dan dia pun memasangkan cincinnya ke jarinya minajat sambil menatap minajat dengan senyuman.
setelah aditya memasangkan cicinya ke minajat, dan sekarang giliran minajat lagi yang memasangkan cincinya. minajat memasang kan cincinnya dengan perasaan yang sangat gugup, dan setelah terpasang di jari aditya, minajat pun mencium tangannya aditya sambil di bacain oleh aditya
.
.
.
acara pernikahannya pun selesai, dan para tamuundangan pun sudah pulangan, cuman tersisa keluarganya minajat dan aditya saja yang ada di sana.
'' minajat, lebih baik kalian berdua ganti baju dan istirahat dulu deh di kamar. pasti kalian cape kan seharian ini '' kata mamahnya minajat bicara ke putrinya itu.
'' iya, itu benar bu rose. lebih baik kekamar aja kalian, lagian kami semua juga ingin bersih bersih badan dulu '' kata uminya aditya sambil tersenyum.
'' nya udah kalau gitu, kami ke atas duluannya '' kata aditya sambil berjalan ke arah tangga dan di ikuti oleh minajat dari arah belakang. melihat anak mereka seperti itu yang malu malu masih, orang tua minajat dan aditya pun tersenyum melihatnya.
__ADS_1