
melihat penjelasan anak dan istrinya itu, si papah minajat pun menjelaskan kenapa dia menyuruh minajat untuk nikah.
" begini nihh, kenapa papah itu menyuruh kamu untuk nikah ? papah ingin jodoh kan kamu dengan anak sahabat papah " kata papahnya minajat.
" sahabat papah si dayu itu nya ? emangnya dia setuju juga apa, anaknya di jodohin sama anak kita ?" kat mamah minajat yang lagi bertanya ke pada suaminya itu.
" mamah lupa nya ? kan kita sudah janji sama pak bayu. kalau anak kita udah besar dan cukup umurnya untuk menikah, kita akan jodoh kan dia sama anaknya pak dayu, itu pun kalau anak pak dayu belum menikah. dan lagi pula sekarang anaknya kan belum nikah, makanya papah sama pak dayu tadi di kantor membahas perjodohan ini " kata papah nya mianajat menjelaskan kepada istrinya itu.
" tapi, pahh. aku kan lagi kuliah dan gimana dongg nantinya, masa aku tinggalkan pendidikan ku " kata minajat berkata kepada papahnya itu.
" itu seterah suami kamu aja nanti, kamu nurut aja misalnya dia suruh kamu berhenti kuliahnya dan misal kan di tetap mau kamu kuliah, nya itu alhamdulillah " kata ayah papah minajat.
" gimana, kamu harus nikahnya sama anak sahabat papah itu ? " kata sang papah memohon kepada anak nya itu supaya nikah.
__ADS_1
" minajat seterah papah dan mamah aja, mungkin ini terbaik untuk minajat nanti " kata minajat menerima perjodohan itu walaupun dia nasih agak ragu gitu.
" alhamdulillah, nya allah " kata mamah dan papah nya minajat.
" kalau gitu kita habiskan lagi nih makanan nya, sebelum dingin nanti " kata mamah minajat.
saat mereka selesai makan dan papah minajat pun sudah berangkat ke kantor lagi untuk kerja. minajat pun pergi ke kamarnya dan mamahnya juga ke kamar mamahnya.
saat sampai di kamar, minajat pun merebahkan dirinya di kasur miliknya yang cukup luas. saat dia lagi asik rebahan lalu keingat lah dia dengan perjodohan yang telah dia bahas dengan ortu nya itu.
" nya allah, aku menerima perjodohan ini kerna allah dengan setulus hati ku ini. maka dari itu mudah kan lah nya robb " sambung minajat.
setelah beberapa menit merebahkan tubuh nya di kasur, minajat pun tertidur. saat waktu adzan ashar berkumandang dan minajat pun terbangun gara gara mendengar suara adzan, lalu dia memutuskan untuk sholat. setelah sholat minajat kebawah dan menuju ke ruang keluarga di sana ada sang mamah yang lagi duduk sambil nonton tv.
__ADS_1
" mamah, lagi nonton apa sihh ? ko, kelihatannya asik banget dehh nontonya " kata minajat yang sudah berada di samping mamahnya.
" iihhh, kamu gak lihat nya. mamah itu lagi nonton ceramah tuhh " kata mamah minajat sambil asik nonton tv.
minajat pun tersenyum, gara gara melihat muka mamahnya itu serius banget nonton tv nya. gak kerasaan hari pun sudah sore , menunjukan waktu jam 5 dan papahnya minajat pun datang, lalu gak kerasaan waktu sholat magrib pun datang dan mereka sholat berjemaah, setelah sholat mereka makan malam sama sama bertiga dan setelah makan mereka santai di ruang keluarga.
" makasih nya minajat, kamu sudah mau menerima perjodohan itu. papah juga tadi sudah bicara sama pak dayu, kata pak dayu anaknya juga menerima perjodohan itu. " kata sang papah dengan gembira sambil tersenyum.
" alhamdulillah " kata minajat dan mamahnya.
" syukurlah, anak kita dan anak pak dayu mau menerima perjodohan ini " kata mamah minajat yang bicara kepada papahnya minajat sambil tersenyum.
" iya, mahh. alhamdulillah " kata papah minajat sambil tersenyum juga.
__ADS_1
sat asik bicara, mereka mendengar suara adzan isya dan mereka pun sholat berjemaah lagi. setelah sholat mereka pun pergi ke kamar masing masing.