
Mereka pun mengangkat dan mengepalkan tangan sampai kepalan itu bertemu satu sama lain...
Tak lama, mereka pun pamit pada Rangga dan berlalu pulang ke rumahnya masing"...
Rangga masih terdiam di sana, " Andre tunggu aku, batin Rangga...
Rangga pun berjalan ke kamarnya dan kemudian istirahat...
Setelah terbangun, Rangga mencari hp nya untuk menelfon Anita, dia tak ingin Anita khawatir lagi...
Karena masih terbayang air matanya yang membuatnya semakin murka...
" Hallo nitt, lagi apa? tanya Rangga...
" Lagi mikirin abang, udah minum obat belom bang, tanya Anita...
" Udah kok, tenang aja bosku, sahut Rangga...
Setelah 1 jam berbicara dengan Anita, membuatnya merasa lapar...
Rangga pun kluar kontrakan, dan melihat penjual nasi goreng di depan kontrakannya...
Setelah memesan, Rangga kembali masuk ke dalam untuk mengambil piring...
" Ehmmm, Kenyang ucap Rangga setelah menghabiskan makanannya...
Dia pun kembali masuk ke kamarnya dan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur...
Rangga melihat langit" kamarnya dan tak lama, dia pun terlelap dengan mimpinya...
Ke esok paginya, Rangga terbangun dan menuju kamar mandi...
Dia hanya mencuci muka, karena lukanya masih belom sepenuhnya sembuh...
Rangga berencana menjemput Anita saat pulang sekolah nanti...
Dia pun memberi tahunya dengan sms, " Sayang, nanti pulangnya aku jemput yaa. isi sms Rangga...
__ADS_1
" Iyaa bang, balas Anita. setelah mendapatkan jawaban Anita, Rangga pun keluar untuk mencari makan...
Siang hari, Rangga pun kembali tidur untuk mempercepat kesembuhan lukanya...
Saat terbangun, Jam 16.30. Rangga pun buru" bergegas menuju sekolah Anita...
Setelah 25 menit perjalanan, Sampailah Rangga di depan sekolah Anita...
Tak lama, semua murid" berlalu untuk pulang, namun pandangannya menuju Anita yang sedang menghampirinya...
" Udah lama bang, tanya Anita...
" Nggak kok, baru nyampek aku, sahut Rangga...
" Ayo kita pulang, ajak Rangga. mereka pun berlalu untuk pulang...
Namun di perjalanan, Rangga tak sengaja melihat Andre dan teman"nya sedang duduk di pinggiran jalan itu...
Rangga ingin berhenti, namun ada Anita. dia pun mengurungkan niatnya dan terus melaju ke rumah Anita...
Sesampainya di rumah Anita, Rangga pun berhenti dan mematikan motornya..
Anita yang mendengar itu, langsung melepaskan pelukannya dari Rangga...
Dia pun langsung dan berlalu pergi dengan muka yang seperti tomat karena malu...
Setelah kepergian Anita, Rangga buru" telfon ketiga sahabatnya...
Setelah menunggu 10 menit, Akhirnya mereka sampai di sana, " Ada apa Ngga nyuruh kita kumpul, tanya Gendon...
" Aku pengen balas dendam, ucap Rangga. mereka pun mengerti dan berlalu dari tempat itu...
Namun Anita yang sedari tadi melihat dari kaca rumahnya, kemudian khawatir. " pasti ini tidak beres, ucap Anita...
Anita pun mengeluarkan motornya dan mengikuti Rangga dari belakang...
Rangga pun berhenti tak jauh dari tempat Andre, " Don yang mana kakaknya Andre. tanya Rangga...
__ADS_1
" Itu yang duduk diam di samping Andre, sahut Gendon...
Mereka pun melajukan motornya kesana, dan mematikan motornya tepat di depan Andre...
Tanpa banyak bicara, Rangga pun langsung melayangkan pukulannya ke wajah Andre...
Rangga mendatangi kakaknya dan bertarung di situ, pukulan demi pukulan di tangkis oleh Rangga...
Hingga pukulan Rangga melayang keras ke kakaknya Andre dan membuatnya tersungkur...
Melihat itu, Rangga pun langsung menghajarnya di tanah tanpa ampun...
Gendon, jejen dan ervan yang sudah membereskan yang lain naik ke motornya...
Namun Rangga masih belom puas dan melihat sebuah batu paving dan mengambilnya...
Dia menghampiri Kakaknya andre yang meringgis kesakitan di tanah....
Dia memukul kepala itu sampai berlumur darah dengan deras,..
Kemudian dia mematahkan tangan kirinya dan kaki sebelah kanan...
" Ini balasan untuk kalian atas kejadian di konser dulu, ucap Rangga dan berlalu pergi...
Anita yang melihat itu dari jauh, membuatnya syok melihat kebringasan Rangga...
Dia tak percaya, Rangga yang begitu lembut di depannya, ternyata bisa sekejam itu...
Anita pun buru" pergi dari tempat itu, sebelum Rangga melihatnya...
Dia pun buru" pulang kerumahnya, Di tempat lain Rangga melajukan motornya untuk kembali pulang...
Begitu pun ketiga sahabatnya, Namun pikiran mereka menuju kakaknya Andre...
" Dia selamat gak yaa, salah tadi Rangga memukul pakai paving, belom tangan dan kakinya yang di patahin...
Tau lah, biarin aja. Rangga kalau marah udah kayak iblis gitu mala nyari masala dengannya...
__ADS_1
**JANGAN LUPA YAA LIKE, COMENT DAN VOTE. JIKA KALIAN MENYUKAI NOVEL INI...
AKU TUNGGU KOK, TENANG AJA GRATIS**...