CINTA ITU MENGUBAHKU

CINTA ITU MENGUBAHKU
Epson 3 BALAS DENDAM


__ADS_3

" rangga pun tersungkur di tanah dan terus di pukuli hingga wajah yang sudah tidak beraturan dengan darah mengalir di bibirnya...


" Dan untunglah teman-temannya dari kls 1 datang untuk menolongnya.. rangga pun bangkit dengan tersenyum sinis melihat ribut.. semua siswa kls 1 merinding dengan senyuman itu...


" Saat dia akan membalas bel masuk pelajaran pun berbunyi.. semua siswa berhamburan buru-buru masuk ke kls nya masing-masing...


" Begitu pun rangga masuk ke dalam klsnya dan duduk di bangku pojok sebelah jendela.. sesekali dia menyeka darah yang masih mengalir dari bibirnya...


" Seorang guru pun masuk memulai pelajaran.. rangga yang sibuk menyimak masih menahan amarahnya...


" Namun semua itu tak dia tunjukan.. dia masih bersikap dingin dan tenang.. hingga sudah waktunya jam istirahat...


" Bel pun berbunyi.. saat dia mau kluar dia melihat ribut dan teman-temannya berjumlah 6 orang itu menuju kantin.. dengan senyum sinis dia melihat ribut...


" Teman-teman sekelas rangga pun merasa aneh.. mereka mengikuti rangga yang mulai berjalan menuju kantin tanpa rangga sadari...

__ADS_1


" Dan benar saja sesampainya di kantin rangga langsung melompat menerjang kepala ribut.. teman-temannya diam melongo melihat rangga yang langsung melompat..


" Tanpa aba-aba temannya yang mulai sadar mulai mengeroyok rangga tapi tak satu pun yang mengenainya.. dia menangkis dan memukul semua lawannya satu persatu hingga semua tak berkutik lagi...


" Ribut yang sudah mulai bangun mulai melancarkan serangannya kepada rangga tapi semua bisa di tangkis.. dan rangga pun memukul ribut di bagian perutnya sampai meringis kesakitan...


" Kemudian dia melihat sebuah kursi kayu dan segera memukulkannya ke badan ribut sampai dia tersungkur dan tak sadarkan diri..


" Semua teman-teman rangga dan ribut hanya bisa diam dan melonggo melihat itu semua...


" Teman-teman rangga baru sadar dari lamunannya pun melihat rangga sudah tidak ada di sana.. mereka pun berlari mencari rangga yang sedang berjalan itu...


" Hingga sampai lah rangga di atas gedung tua itu.. teman-temannya pun tidak ada yang berani menyapa atau naik ke atas gedung...


" Mereka berbisik sendiri bertanya siapa sebenarnya rangga itu.. sebuah tanda tanya besar di kepala mereka...

__ADS_1


" Yaa mereka adalah Gendon, Jejen dan Ervan.. yang kelak akan menjadi sahabat bagi rangga...


" Rangga yang tak menyadari sedang di ikuti oleh mereka tertidur di atas gedung.. entahlah sedang mimpi apa dia.. hanya dia dan tuhan yang tau...


" Dia terbangun dari mimpinya karena merasa lapar.. Dia lupa untuk membeli makanan kesukaannya tadi...


" Rangga kemudian turun dan mendapati mereka sedang berbincang di bawah.. mereka menyapa tapi tak di hiraukan dan tetap bersikap dingin dengan wajah datarnya dan berlalu pergi...


" Semuanya binggung dengan sikap rangga yang acuh tapi mereka tetap mengikuti dia kemana pun dia pergi...


" Karena dengan di samping rangga kelompok ribut tidak akan meminta uang lagi kepada mereka...


"Setelah makan rangga kembali ke dalam kelas dan tidur dengan lengan fi buat bantal di atas meja.. karna sebentar lagi jam istirahat selesai...


JANGAN LUPA YA BANTU VOTE DAN BERI MASUKAN BIAR AUTHOR BISA BELAJAR LAGI MENULIS NOVEL YANG SEPERTI KALIAN INGINKAN😂😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2