CINTA ITU MENGUBAHKU

CINTA ITU MENGUBAHKU
Epson 7 " PORAS "


__ADS_3

" TEMAN ADALAH KELUARGA DAN ORANG YANG TIDAK PERDULI DENGAN KELUARGANYA LEBIH BURUK DARI SAMPAH dengan penuh penekanan saat mengucapkannya...


" Mereka bertiga pun terdiam sesaat dan mulai mencerna pernyataan Rangga barusan...


" Yaa.. Waktu telah berlalu begitu cepat.. tak ada lagi penindasan senior terhadap juniornya...


" Kini anggota mereka pun trus bertambah hingga kurang lebih 30 orang.. Mereka kini di segani di sekolahnya...


" Hingga Gendon mempunyai ide bagaimana kalau kelompok ini di beri nama.. Mereka smua serempak berkata boleh juga...


" Tapi apa yaa namanya Ucap Candra.. Bagaimana kalau " PORAS " Ucap Gendon ...


" Boleh juga' Ucap mereka bersamaan.. Tapi bilang dulu BOS Ucap salah satu dari mereka...


" Yaaa kau benar " Ucap Gendon.. Mereka pun berjalan ke atas gedung mencari Rangga ...


" Bos ' Ucap Gendon.. Ehmmm ''Ucap Rangga.. Bagaimana kalau kelompok kita di beri nama " PORAS " ..terserah ' Ucap Rangga...

__ADS_1


" Sambil berlalu berjalan menuju kelasnya.. dasar beruang kutub' Ucap Gendon dalam hati...


" Oke deal yaa mulai hari ini kita adalah saudara dan keluarga " PORAS " mereka pun berjalan mengikuti rangga ke dalam kelasnya masing-masing...


" Tak terasa sebentar lagi kenaikan kls dan ujian semester tinggal menunggu hari...


" Ujian semester pun datang.. Rangga dengan cepat menyelesaikan soal ujian itu... di balik sikap dingin itu Rangga terbilang murid yang cukup pandai...


" Setelah beberapa hari ujian sudah waktunya pembagian raport dan pengumuman kenaikan kls...


" Para orang tua datang untuk mengambil raport anaknya.. tapi tidak bagi Rangga.. dia mengambil raportnya sendiri...


" Namun Rangga malah keluar dari sekolah dan menuju tempat biasanya.. Dia mulai menanggis dan meratapi akan nasib dan takdir yang di berikan tuhan kepadanya...


" Mereka sahabatnya yang melihat itu pun mengikuti Rangga dari belakang.. dan mulai naik ke atas gedung...


" Mereka mendapati Rangga yang melihat ke jalan sambil menanggis..suatu hal tak biasa.. orang mereka lihat begitu dingin dan kejam kini begitu rapuh dan terdengarlah suara...

__ADS_1


" Kamu kenapa.. Ucap Gendon.. dengan cepat Rangga menyeka air matanya dan berkata.. Tak apa.!!...


" Mereka bertiga pun diam.. Orang tua tak datang mengambil raport,,Ucap Jejen...


" Rangga diam tak berkata.. Kemudian Riky berjalan turun kebawah..mau kemana .Ucap Ervan....


" Aku ada perlu sebentar.. kemudian mereka saling dan hening di tempat itu.. hingga terdengar suara.. kami ada di bawah bila kamu membutuhkan kami ,,Ucap Jejen...


" Di lain tempat,, Gendon yang berjalan ke tempat orang tuanya di sebuah aula.. mulai mencari keberadaan orang tuanya...


" Setelah menemukan keberadaan orang tuanya dia berjalan menghampiri dan berbisik.. Tolong ambilkan raport Rangga Adi Saputra ya papa dan mama...


" Mereka pun mengangguk dan Gendon pun berjalan keluar aula menuju kawan"nya...


" Dari mana ,,Ucap Jejen.. ada urusan,, Ucap Gendon dan tersenyum pada mereka...


" Setelah pembagian mereka bertiga pun berjalan masuk ke sekolah.. Gendon yang di hampiri kedua orang tuanya pun memberikan raport itu kepada rangga dan tersenyum...

__ADS_1


" Kita adalah keluarga apa kau lupa,, Ucap Gendon pada Rangga.. Orang tua Gendon pun tersenyum pada Rangga.. Terima kasih,, Ucap Rangga pada mereka...


JANGAN LUPA SHARE DAN VOTE NOVEL AUTHOR INI. MAAF KALAU PENGEJAAN KATA. SILAHKAN COMENT DAN MEMBERIKAN MASUKAN KEPADA AUTHOR..DI BAWAH INIπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜πŸ˜


__ADS_2