
Waktu terus berlalu dan tak terasa sudah 1 bulan mereka mengikuti rangga...
Sekarang mereka berada di jalan bawah gedung tua itu, mereka mulai berfikir untuk memulai pembicaraan dengan si kutub utara itu...
Yaa siapa lagi kalau bukan rangga, ayo kita ke atas, ucap Gendon...
Nggak ah aku takut, sahut ervan. kalau begitu kamu di sini saja, ucap jejen...
Nggak ah, aku ikut kalian saja, ucap ervan pada mereka berdua...
Sambil berlari kecil menghampiri kedua sahabatnya...
Sesampainya di atas, mereka melihat si Dingin kutub es, sedang tertidur dengan kedua tangannya sebagai bantal...
Mereka binggung mau berbicara apa, sampai terdengar suara " BOS ucap Gendon tapi tak ada sahutan di sana...
Terdengar lagi suara, BOS bangun sebentar, rangga pun bangun dengan mengedipkan matanya. hingga kesadarannya kembali...
Dia menatap orang yang memanggilnya, dengan wajah dingin itu...
Membuat mereka menelan '' salivannya dan bergidik ngeri melihat tatapan dingin rangga...
Ehmmm, ucap rangga. sambil menatap Jejen. Kami ingin ikut Abang 'Ucap Gendon...
Rangga melihat Ervan dan Jejen yang hanya menggangukkan kepalanya untuk membenarkan ucapan Jejen...
Aku mau tidur, Ucap Rangga. Yaaa Sekarang mereka sudah menjadi teman Rangga....
__ADS_1
Meskipun Rangga bersikap dingin, tapi mereka tau jika tidak akan ada lagi yang mengganggu mereka...
Setiap hari mulai saat itu banyak perkelahian di sekolah itu...
Rangga tidak ingin lagi ada penindasan atau pemalakan mengatasnamakan SENIOR...
Yaaa, mereka bertiga yang mengurusnya...
Sedangkan Rangga, si kutup es masih melakukan kebiasaannya. pergi ke gedung tua itu untuk menyendiri dan tertidur...
Hingga saat ada sebuah kejadian, pemalakan kls 1 oleh kls 3...
Yaa, itu kelompoknya jeblus. bersama anak buahnya, Maman,Doni,Dani dan Haris...
Gendon, Jejen dan Ervan yang melihat itu langsung datang ke sana, dengan santay ngomong...
Enak ya malak terus emang gak di kasih uang saku sama bapak kau, Ucap Gendon, Jejen dan Ervan pun tertawa dengan terbahak...
Braakkk, Jeblus memukul wajah Gendon dan membuat Gendon tersungkur di tanah...
Melihat itu, anak yang di palak tadi berlari ke arah Ervan dan Jejen...
5 lawan 3 brani gak, Ucap Jejen kepeda Ervan. dan Gendon yang mulai bangun, Siapa takut, Ucap Ervan dan Gendon bersamaan...
Terjadilah Perkelahian di samping sekolah di bawah gedung tua itu...
kamu ke atas bilang ke rangga ada senior resek, Ucap Jejen pada Dimas (anak yang di palak)...
__ADS_1
Di balas anggukan oleh Dimas dan langsung ke atas...
Dimas yang berlari ke atas, menemukan Rangga yang sedang tidur, dan kemudian dengan membangunkan Rangga...
Dengan nafas tak beraturan, Dimas berbicara pada Rangga...
Me mereka di keroyok oleh anak kls 3, Ucap Dimas...
Rangga yang masih mencari kesadarannya, pun mulai mendengar keributan di bawah...
Dia berlari dengan kecepatan penuh, seperti Roket yang mengenai sasaran di ikuti Dimas di belakangnya...
Sesampainya di bawah, dia melihat ketiga kawannya lumayan babak belur...
Lama amat bos, Ucap Gendon dengan senyum bertabur darah...
Melihat itu, Rangga pun murka dan menatap Jeblus dan teman-temannya...
Jadi ini bosnya, Ucap Jeblus sambil tertawa di ikuti teman-temannya...
Tiba-Tiba....
Bruuukkk...Braaaakkk
Bogem mentah Rangga mengenai perut dan wajah Jeblus....
**JANGAN LUPA YA BANTU VOTE DAN SHARE BILA KALIAN MENYUKAI NOVEL AUTHOR INI..
__ADS_1
DAN BERI MASUKAN KEPADA AUTHOR KALAU ADA YANG KURANG.. AGAR AUTHOR BISA MEMPERBAIKI KESALAHAN..
SEMOGA KALIAN MENYUKAI NOVEL INI AKU PERGI UNTUK KEMBALI 😊😊**