CINTA ITU MENGUBAHKU

CINTA ITU MENGUBAHKU
Epson 33 ADITYA SAPUTRA


__ADS_3

" Klo itu sebenernya ada pemikiran pak, tapi untuk saat ini. saya ingin memakai motor riwayat kehidupan saya pak. ucap Rangga sambil menunjuk motor tuanya.


" Oh ya pak, kapan ya pinjamannya bisa segera cair. biar saya bisa memulai proyeknya. tanya Rangga.


" Mungkin satu minggu lagi Pak Rangga, sahut Pak Jimih.


" Untuk dana pinjamannya berapa pak ? tanya Rangga. lupa tanya tadi😁😁


" Saya mengajukan 1M Pak Rangga, klo kurang nanti saya ajukan lagi. sahut Pak Jimih.


" Iya udah Pak Jimih, saya sangat berterima kasih atas bantuan bapak dan saya mau permisi pulang dulu.


Ke esokan harinya , sekitar pukul 09.15 menit. Rangga terkejut dengan kedatangan adiknya.


Yaa, Aditya Saputra. Adik yang begitu dia sayangi dan selama 8 th tak pernah dia temui.


" Kok tau rumah abang dek, di kasih tau siapa ? tanya Rangga.


" Di kasih tau Gendon bang, ini sama Gendon datang kesini. sahut Adit.


Rangga dan Gendon, memang jarang bertemu. tapi mereka saling menghubungi untuk menjaga persahabatan mereka.


" Hai Don, lama gak jumpa ? sapa Rangga.


" Iyalah, kamu sibuk trus yang sekarang jadi Bos Muda. ucap Gendon


" Hahaha, bisa aja kamu, yok masuk. ajak Rangga pada mereka berdua.

__ADS_1


" Bik, tolong buatin minuman buat mereka berdua. ucap Rangga pada bik ina.


" Iya den, sahut bik ina.


mereka pun akhirnya mengobrol di ruang tamu, sambil memakan cemilan yang di sediakan di atas meja.


" Dek, kok kesini nggak sendiri aja. mala di anter Gendon. emang kemana motor kamu. tanya Rangga.


" Woy, emang gua gak boleh kesini. sahut Gendon cepat.


mereka pun tertawa mendengar ucapan Gendon.


" Aku gak punya motor bang, mangkanya aku ngajak kak Gendon. ucap Adit Sambil menunduk.


Mendengar itu, Rangga pun langsung ijin ke belakang sebentar untuk menelpon seseorang.


" Halo klas, ucap Rangga


" Iya mas. ada apa? sahut Muklas.


" Bisa minta tolong ke dealer bentar, belikan motor sport k*was*ki N*nja 250. kirim ke alamat xxxx ucap Rangga.


" Bisa mas, sekarang saya berangkat. sahut Muklas.


Setelah telp, Rangga kembali ke ruang tamu, setelah mengobrol cukup lama. Gendon dan Adit pun pamit pulang.


Namun sebelum pulang Rangga memanggil Adit.

__ADS_1


" Dek, ini ATM ambil. untuk uang jajan kamu. pinnya bulan dan tahun lahir kamu. ucap Rangga.


" Terima Kasih kak, sahut Adit dan kemudian mencium tangan Rangga.


Setelah Adit naik ke motor Gendon, Rangga berbicara sambil menepuk punggung adiknya.


" Nanti ada kejutan lagi di rumah kamu dek. ucap Rangga.


Mereka pun berlalu pergi, dan Rangga pun masuk dan menyenderkan kepalanya di sofa ruang tamu.


" Kamu udah besar dek, maaf abang gak bisa slalu menemanimu. abang nggak menyesal menyelamatkanmu dari amarah ayah dulu. batin Rangga.


Tak terasa air matanya menetes, mengingat masa lalu yang begitu kejam buatnya.


Namun, kehidupan yang berat di masa lalu. membuat Rangga begitu kuat seperti sekarang.


" Sakit membuatnya mengerti arti kehilangan.


" Kesendirian membuatnya mengerti arti persahabatan.


" Beratnya hidup membuatnya mengerti hidup tak sesuai ekspektasi.


Setelah memikirkan masa lalunya, Rangga kemudian masuk ke kamarnya dan buru" masuk untuk mandi.


Setelah mandi, Rangga menuju lemari pakaian dan bergegas pergi dengan motor tuanya.


**JANGAN LUPA YA, LIKE, COMMENT DAN VOTE KARYA AUTHOR.

__ADS_1


BUDAYAKAN, KARENA MENJADI AUTHOR TIDAKLAH MUDAH😂😂**


__ADS_2