CINTA ITU MENGUBAHKU

CINTA ITU MENGUBAHKU
Epson 5 KEKALAHAN


__ADS_3

Bruuukkk...Braaaakkk


Bogem mentah Rangga, mengenai perut dan wajah Jeblus....


Jeblus pun tersungkur di tanah, dan meringgis kesakitan di perut dan wajahnya...


Rangga terus membabi buta semua lawan...


Pukulan demi pukulan, dia tangkis dan hempaskan begitu mudah...


Namun sebuah pukulan kayu, telak mengenai tubuhnya dari belakang hingga tak sadarkan diri...


Jeblus dan kelompoknya pun lari, melihat Rangga yang sudah tergeletak di tanah...


Terdengar suara teriakan, Raangaaa, Ucap Gendon, Jejen dan Ervan bersamaan...


Dengan cepat, Rangga pun di bopong ke dalam UKS sekolah...


Seorang guru tiba" datang dan bertanya kepada mereka bertiga, Kenapa Rangga? Ucap guru itu..


I itu pak, Jatuh tidak sengaja terkena tembok, Ucap Gendon dengan cepat...


Mereka menunggu Rangga di UKS, sampai 1 jam Rangga baru membuka matanya dengan perlahan...


Dia duduk kemudian sambil memegangi kepalanya yang pusing....


Setelah pusingnya sedikit hilang, dia berkata kepada mereka, nanti bawa tasku, aku mau ada urusan...

__ADS_1


Dengan cepat mereka mengangguk, karena mereka tahu kalau Rangga pasti akan balas dendam...


Tak begitu lama, terdengar suara, Aku ikut Bos, Ucap seseorang itu. tak lain adalah Gendon...


Aku juga ikut, Bersamaan Ucap Jejen dan Ervan...


Jam pulang sekolah pun berbunyi, Ervan memakai tas Rangga yang di pakainya di dadanya...


Mereka pulang terlebih dahulu, Dan menunggu di sebelah sekolah, yang terdapatsungai di sampingnya...


Yaa, Mereka menunggu Jeblus dan kawanannya...


Tak selang beberapa lama, Jeblus pun datang, Lama sekali aku sudah menunggumu, Ucap Rangga dengan tersenyum sinis...


Membuat kawananya menelan salivannya susah payah...


Tanpa banyak bicara, Rangga langsung melawan Jeblus dan temannya...


Sedang Gendon,,Jejen dan Ervan 1 lawan 1...


Rangga yang sudah mulai membabi buta, menghancurkan Jeblus dan kawannya hingga tersungkur tak berdaya...


Kawan Rangga pun juga sudah mengalahkan lawannya, tapi Rangga masih belum puas hanya melihat Jeblus tersungkur begitu saja...


Dia menarik tangan sebelah kiri Jeblus dan mematahkannya...


Bersamaan dengan itu, terdengar suara teriakan '' JAANGAAAN. Yaaa itu suara Gendon...

__ADS_1


Namun sudah terlambat, Rangga menyeret tubuh Jeblus yang meringgis karena pukulan dan tangan yang dia patahkan ke arah sungai...


Dan melemparkan tubuh Jeblus ke dalam sungai itu bersama semua teman"nya...


Gila, hanya itu yang terucap di dalam hati Gendon...


Namun tidak bagi Ervan dan Jejen.. IBLIS TANPA AMPUN itu yang terucap di hati mereka berdua....


Rangga pun berlalu pergi, setelah mengambil tasnya yang di bawa Ervan tadi sambil berkata.. AKU TAK AKAN MEMBIARKAN KELUARGAKU TERLUKA..


Ucapan Rangga pun terus mengema di telingga mereka bertiga,..


Sampai mereka tersadar dari lamunannya dan berlalu pulang ke rumah masing-masing...


Di rumah, mereka masih memikirkan perkataan Rangga yang menganggap mereka keluarga...


Apa Rangga tidak punya keluarga, begitu yang terfikir di benak mereka bertiga...


Entahlah, besok biar tanyakan saja pada si kutub utara itu...


Mereka pun perlahan tertidur, tapi masih bisa merasakan sedikit sakit habis berolahraga tadi siang...


Dan mereka akhirnya benar" tertidur dengan mimpinya masing-masing...


JANGAN LUPA BANTU VOTE DAN LIKE YA KAWAN.. BANTU SHARE JUGA


MAAF AUTHOR MASIH BELAJAR DAN TOLONG BERI MASUKAN UNTUK AUTHOR BILA SALAH DAN COMENT DI BAWAH INI.. ITU AKAN MEMBANGUN UNTUK AUTHOR MEMPERBAIKI LAGI

__ADS_1


__ADS_2