Cinta Lintas Negara (Mantanku Anugerah Terindah Dari Allah)

Cinta Lintas Negara (Mantanku Anugerah Terindah Dari Allah)
Firasat Aneh


__ADS_3

Tidak.... Teriak ayesha yang terbangun dari tidurnya. Ini gak mungkin ya Allah, gimana bisa? Dia kan, ahhhhh gak mungkin, ini cuma mimpi aja ya cuma mimpi, ujar Ayesha bermonolog.


Hari itu ay libur kuliah jadi bisa sedikit merefresh pikirannya yang benar-benar mumet karena banyaknya kegiatan selama KKN. Alhamdulillah sudah selesai tugasnya disana. Komunikasi antara ayesha dan rizwan sedikit terhambat selama KKN, karena ay yang benar-benar fokus dengan semua kegiatan kelompok KKN nya. Jika waktu malam saja mereka dengan leluasa bertukar kabar. Rizwan memahami kesibukan ayesha dan tidak pernah komplain.


Assalamu'alaikum sayang, salam Rizwan.


Wa'alaikumsalam sayang, jawab Ayesha


Kaamu buat apa sekarang? tanya Rizwan.


Tak buat apa-apa, baring je sayang, jawab Ayesha.


Ok nanti kite call lagi, aku busy sekarang nak hantar barang, pamit Rizwan


Ok sayang, balas Ayesha.


Ay yang memang libur kuliah mencoba menyibukkan dirinya karena sang kekasih juga sedang sibuk-sibuknya mencari uang. Mereka hanya berkomunikasi lewat handphone saja. Rizwan sesekali ke Indonesia, namun ia tidak bisa mampir ke rumah karena hari ia hanya 1 hari saja atau tiket penerbangan bolak balik.


Alzy yang hanya duduk di rumah hari ini sedang menonton saja. Rizwan tidak lama lagi wisuda, jadi ia lebih banyak di rumah dan sesekali mengontrol bisnis vco nya.


De, sini sama bang, uda lama juga kan kita gak ngobrol-ngobrol, panggil Alzy pada adiknya.


Iya bang, ay bosen nih gak ada kegiatan apa-apa kalau libur gini, ucap Ayesha.


Gimana kalau kita jalan-jalan? abang juga bosen de di rumah terus, tanya Alzy.


Jalan kemana bang? tanya Ayesha.


Kemana aja yang penting kamu seneng de, jawab Alzy.


Cuss, balas Ayesha.


Mereka berdua berpamitan pada mama eva. Ma kita pergi dulu ya, pamit Alzy dan Ayesha.


Hati-hati sayang, ucap Mama Eva.

__ADS_1


Bang, kita ke taman bermain aja ya. Ay pengen main macem-macem permainan, ujar Ayesha.


Iya de, kita sewa sepeda ya, kita jalan-jalan muter-muter pake sepeda seru kali ya de, ucap Alzy.


Ok bang.


Sementara itu rizwan yang baru selesai mengirim barang. Pergi ke restonya dan duduk sambil meminta pekerjanya membuatkan minuman. Bagi saye juice 1 cepat, perintah Rizwan.


Baik boss.


Rizwan mencoba menghubungi kekasihnya namun selalu gagal. Entah kemana calon istrinya itu. Dia mencoba kembali menghubungi kekasihnya namun sama saja tidak tersambung.


Ay yang sedang bersepeda dengan alzy nampak ceria, tertawa bahagia. Sudah lama rasanya ia tidak keluar untuk sekedar refreshing. Ia selalu di rumah karena memang anak rumahan. Namun hari ini dia begitu bahagia dan tertawa lepas menikmati pemandangan saat bersepeda.


Bang stop dulu bang, haus nih, ujar Ayesha.


Ok de, Kita cari cemilan dan minuman dulu ya, balas Alzy.


Mereka pun mencari tempat makan yang rindang dan duduk dan makan disana.


Mimpi buruk apa de? kalau mimpi buruk langsung bacain doa de, uda jangan dipikirin ya kalau mimpi itu kan bunga tidur aja, balas Alzy.


Pokoknya buruk deh bang, aku gak mau inget-inget dan cerita juga soalnya bikin mumet aja, ucap Ayesha sendu.


Yauda lupain aja ya, kita kan lagi seneng-seneng disini. Kamu mau makan apa? biar abang pesenin, tawar Alzy.


Setelah puas bermain mereka pun pulang. Mereka disambut oleh anak-anak kecil di rumah. Ya hari ini keluarga dari sebelah mama yang berada di kota J datang.


Bang al, kak ay darimana? tanya Ami sepupu mereka yang berusia 5 tahun.


Kita dari jalan-jalan de, kesini sama siapa sayang? tanya Ayesha yang langsung menggendong sepupu menggemaskannya itu.


Sama ayah, sama bunda, sama adik eza, jawab Ami.


Oh ayah sama bundanya mana? tanya Alzy.

__ADS_1


Ada didalem lagi ngobrol sama tante. Katanya om arif belum pulang dari kerja, jawab Ami.


Iya om masih kerja sayang, nanti juga pulang, jawab Alzy.


Mereka pun masuk kedalam rumah dan bersalaman dengan om dan tantenya. Ay mengajak serta main ami dan reza di kamar ay, sedangkan Alzy masuk ke kamarnya.


Sementara itu rizwan yang sudah pulang ke rumahnya segera masuk ke kamar karena kelelahan mengurusi dua bisnisnya sekaligus. Tidak butuh lama untuknya masuk ke alam mimpi.


Ay yang kelelahan sehabis jalan-jalan dan bermain dengan sepupunya pun diserang rasa kantuk yang luar biasa pun tertidur bersama dua adik-adik kecilnya.


Malam pun tiba, setelah selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga.


Gimana kalau lusa kita jalan kan kebetulan hari minggu, ujar Mama Eva.


Boleh tuh ma, tapi kemana ya bagusnya? tanya Ayah Arif.


Kalian yang putusin soalnya kan kita gak tau daerah sini, ucap Tante Dinda dan Om Sultan.


Gimana kalau ke puncak aja ma? tanya Ayesha.


Kalau ke 1 tempat aja gak seru ah, jawab Alzy.


Yauda ke dua tempat aja tapi daerah puncak, jawab Ayesha. Gimana? tanya Ayesha lagi.


Boleh tuh, gimana pada setuju gak yang lain? tanya Alzy.


Setuju, jawab semua kompak.


Setelah itu mereka kembali melanjutkan obrolan tentang hal yang lain. Sudah cukup lama mereka tidak bertemu, terakhir tentunya masih ingat saat mama eva dan ayesha pulang ke kota J sekitar 3 tahun yang lalu. Alzy dan ayesha mengajak sepupunya bermain. Kali ini mereka masing-masing bercerita tentang hantu. Itu sudah seperti kegemaran mereka saling bercerita satu dan yang lain.


Dengerin ya kakak mau cerita nih, ujar Ayesha.


Suatu hari waktu itu kakak masih SMP kelas 2 dan masih tinggal di kampung x di kota J. Dulu kan masih jelek jalanan disana masih jembatan kayu gitu, pokoknya masih belum aspal deh. Malam itu kakak tidur sama temen kakak yang emang nginep malam itu. Waktu kakak tidur kakak denger suara banyak langkah kaki disamping rumah. Kalian tau kan samping rumah kakak dulu itu jalan nah jalan itu kalau kita ikutin sampai ujung jembatan mengarah ke area kuburan. Nah besok siangnya, kakak liat banyak orang dan membawa keranda jenazah gitu, terus kakak tanya dong sama orang, itu kenapa rame-rame apa ada yang meninggal? mereka jawab iya pagi ini ada yang meninggal dan mau dikuburin di kuburan belakang.


Ihh jadi maksud kakak, itu ada hubungannya dengan mimpi kakak yang waktu malam sebelum kejadian itu ya? tanya Ami.

__ADS_1


Bisa iya, bisa gak de namanya mimpi kan belum tentu bener.


__ADS_2