Cinta Lintas Negara (Mantanku Anugerah Terindah Dari Allah)

Cinta Lintas Negara (Mantanku Anugerah Terindah Dari Allah)
Surprise Kepulangan Alzy


__ADS_3

Hari itu adalah hari dimana lelaki tampan namun dingin soal wanita itu akan pulang. Namun, ada satu orang yang sama sekali tidak menggetahui rencana Kepulangan Alzy hari itu. Pagi itu semilir angin lembut membelai wajah cantik yang masih saja terlelap itu setelah subuh tadi bangun untuk sholat subuh dan kembali tertidur sampai pagi.


Sementara dilain tempat tepatnya di Kota D seorang pria muda berusia 22 tahun terlihat memasuki stasiun dengan gagahnya. Pria muda itu berperawakan sedang, tidak tinggi dan tidak pendek.


Sambil menunggu kereta yang akan dinaikinya Alzy duduk santai dikursi tunggu sambil memainkan handphonenya.


"Rasanya uda gak sabar ketemu Ayah sama Mama apalagi bentar lagi kan anniversary mereka." Satu lagi gua juga kangen banget sama adik gua satu-satunya," ujarnya dalam hati.


Akhirnya kereta yang ditunggu datang dan Alzy bergegas menaiki kereta jurusan kota K. Alzy duduk sambil mendengarkan lagu favoritnya Can You Hear My Heart (Epik High Feat Lee Hi). Lagu yang cocok didengarkan saat dalam perjalanan. Alzy memang lebih suka naik kereta jika melakukan perjalanan jarak jauh daripada Pesawat karena menurutnya naik kereta bisa melihat pemandangan yang indah selama perjalanan.


Setelah 3 jam perjalanan akhirnya Alzy sampai di stasiun kota K dan segera memesan ojek online melalui aplikasi. 5 menit berlalu akhirnya driver sampai dan mereka menuju rumah keluarga Zein yang jarak dari stasiun hanya 15 menit.


"Assalamu'alaikum ayah, ma, de."


"Wa'alaikumsalam," terdengar jawaban dari dalam rumah yang ternyata adalah Mama Eva. "Sayang ini kamu?" tanya Mama Eva


"Iya ma ini Alzy, kenapa ma? emang ada yang berubah ya dari aku sampai mama kaget gitu?"


"Iya nak kamu kok kurusan sekarang? kamu kenapa?" tanya Mama Eva


Gak apa-apa ma mungkin karena jarang makan malem kali ya, soalnya uda makan sore kadang malemnya uda gak laper lagi ma.


Hmm kalau di rumah jangan gitu nak, kamu harus makan teratur ya biar anak mama sehat.


Iya ma ok.


Ma, Ay dimana? kok dari tadi aku gak liat sih?


Dia ada di kamarnya belum turun abis bangun tadi. Mungkin lagi mager kali ya,hehe


Mama sekarang gaul ya, lama gak ketemu jadi gaul gini bahasanya, ujar Alzy dengan senyum datarnya.


Sssttt jangan bilang-bilang ayah ya mama suka kepoin 2 orang artis yang lagi naik sekarang. bahkan mama sekarang lagi bucin sama mereka. Mama Eva bicara dengan pelan-pelan agar Ayah Arif tidak mendengarkan percakapannya dan puteranya itu.


Tanpa disadari Mama Eva dan Alzy, Ayah sudah berada dibelakang mereka sedari tadi.

__ADS_1


Mama asik banget cerita sama Alzy, ngomongin ayah ya? Tanya Ayah Arif dengan tatapan curiga.


Gak kok yah, cerita biasa aja iya kan sayang? Mama Eva melirik Alzy minta persetujuan


Iya yah, kita cerita biasa aja kok dan sama sekali gak ngomongin Ayah, Ayah geer banget sih, Alzy menggoda ayahnya. Ya Alzy hanya dingin kepada perempuan, bersama keluarganya ia menjadi sosok yang hangat dan sangat perhatian terutama pada adik semata wayangnya yang sangat ia sayang, Ayesha.


Ayah bukannya kepo Al tapi mama kamu tuh ngomong sama kamunya bisik-bisik tetangga jadi bikin ayah penasaran kan, ujar Ayah Arif.


Iya yah tapi gak ada hal yang penting kok, yauda aku mau ketemu Ayesha.


Yauda bentar mama panggil adik kamu ya. Mama Eva segera menaiki tangga menuju lantai dua tepatnya kamar Ayesha.


Mama memanggil anaknya, Ay kamu dimana? lagi mandi ya?


Ay disini mah di balkon, Ayesha menyaut panggilan mamanya.


Mama Eva menghampiri anaknya yang ternyata sedang bersantai disana sambil membaca buku.


Nak, yuk turun ke bawah, Mama punya hadiah spesial buat kamu sayang.


Emang kalau ngasi hadiah cuma saat ulang tahun aja? Mama serius nih ada hadiah kamu mau gak? Mama Eva mencoba merayu Anaknya agar segera turun kebawah dan melihat kejutan yang pastinya akan membuat Ayesha bahagia.


Yauda mama duluan ya, aku nyusul kebawah.


Mama pun keluar dari kamar anaknya itu dan bergabung kembali dengan suami dan puteranya dibawah.


Ay yang penasaran akhirnya segera turun kebawah dan mendapati sosok yang selama ini dirindukannya sedang tersenyum menatapnya.


Abang, ini serius abang pulang? Ay gak mimpikan yah, ma? Tanya Ayesha


Beneran de, ini abang sini.


Ayesha mendekat dan segera memeluk cinta keduanya setelah Ayahnya sendiri. Bagi Ayesha Alzy adalah sosok yang selalu menjaganya dari apapun dan saat dekat Alzy, Ayesha merasa aman. Alzy sangat menyayangi adiknya itu. Sejak kecil mereka hanya berdua, itu salah satu yang membuat mereka sangat dekat satu sama lain. Alzy menjaga adiknya dengan lembut dan penuh kasih sayang. Oleh sebab itu, Ayesha sangat menyayangi abangnya itu.


"Bang, abang jangan pergi jauh lagi ya. Tetap disini dan temani Ayesha."

__ADS_1


"Iya Ay, abang kan uda mengurus kepindahan abang ke kota ini biar bisa jagain kamu walaupun abang gak ikut kuliah di kampus kamu sekarang."


"Loh, kenapa bang?" Tanya Ayesha


"Gak apa-apa cuma abang uda mutusin kuliah di kampus lain aja, gak apa-apa kan?"


"Iya gak apa-apa bang, Ay ngerti kok."


"Yauda abang istirahat dulu ya nanti kita ngobrol-ngobrol lagi ya." Alzy pamit masuk menuju kamarnya di lantai 2 bersebelahan dengan kamar adik tercintanya.


"Yauda mama masak dulu ya, ay bantuin mama yuk. Mama ada resep baru nih, sekalian kamu belajar resep baru sama mama."


"Ok ma, ashiaaapp."


Ibu dan Anak itu menuju dapur dan memulai aksi memasak mereka, Ay bertugas memotong-motong sayuran dan mengupas bawang sebagai penyedap makanan. Sambil membantu mamanya itu sekaligus ia melihat cara mama eva mengolah semua bahan agar ia bisa mempratekkannya suatu hari.


Setelah 1 jam berkutat di dapur akhirnya makanan sudah siap dihidangkan. Ayesha menata semua makanan itu di meja makan. Tak lupa nasi dan air putih serta perlengkapan makan, semua ditata sedemikian rupa diatas meja makan.


"Ay, semua uda siap santap, kamu panggil gih ayah sama Abang Al."


"Ok ma."


Ayesha memanggil ayah yang ternyata sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton berita. "Yah, makan yuk semua uda siap, kita uda selesai masak."


"Yauda kamu panggil abang Al buat turun dan makan siang sama kita ya. Tapi, kalau abang Al nya tidur jangan diganggu ya sayang."


"Ok yah, ashiaaapp laksanakan." Ayesha menaiki tangga menuju kamar abangnya yang letaknya bersebelahan dengan kamarnya itu.


Tok tok tok, Ayesha mengetuk pintu kamar abangnya yang ternyata terkunci. "Bang, Assalamu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam ay, kenapa?"


"Turun makan yuk bang, kebetulan ay sama mama uda masak makanan kesukaan kita dan ditambah nyobain resep baru."


"Yauda yuk kita makan sama-sama, abang kangen suasana makan di rumah dan terutama ayam goreng buatan mama."

__ADS_1


Mereka pun makan siang dengan hangat dan penuh tawa. Semua bahagia dengan kepulangan Al dan keluarga Zein kembali lengkap dengan formasi awal yaitu mereka berempat dan suatu hari akan tambah lengkap dengan kehadiran cucu-cucu yang menggemaskan dan lucu dari anak-anak mereka.


__ADS_2