Cinta Maha Dahsyat

Cinta Maha Dahsyat
Gaun pengantin


__ADS_3

"yank besok keluar buat cari catering sama feeting baju ya? " kata Yudha


"aku mau adat sini yud, biasa aja gak usah pake catering..baju juga sewa di rias pengantin kan sekarang banyak" jawab Maya


"dasar emang ngeyel calon istriku ini.. " kata Yudha sambil mencubit gemas pipi Maya


"cari perias nya aja yuk sekalian cobain baju2 pengantin nya" ajak Maya


Yudha yang hanya pasrah akaan kemauan Maya tidak sekalipun ajakan kekasihnya itu


Setibanya didepan toko


"kita coba masuk yuk" ajak Maya


"yakin kamu sayang mau disini?? " tanya Yudha


"iya yud, emang kenapa?? Kamu gak begitu suka ya? " tanya balik Maya


"sukaaa.. Suka sayang apapun pilihan kamu aku pasti suka heheee.. "


"yuk masuk " ajak Maya


"Permisi ada yang bisa dibantu?" tanya salah satu karyawati


"mmm saya cari gaun pengantin buat tanggal 23 nanti mbak" kata Maya


"ada mbak silahkan dipilih ini koleksi terbagus dibutik ini" kata karyawati


"kamu suka yang mana mas, ini atau ini?? " tanya Maya


"apa sayaangg, kamu panggil aku apa mau dipanggil lagi dong hehee.. "gurau Yudha


"hehee aku sebenernya malu tp mau gimana lagi, harus belajar bentar lagi aku kan jadi istri kamu gak sopan aja kalo panggil nama gitu aja " jawab Maya tersipu malu


"hemm iya sayang aku hargai usaha kamu, makasih ya sayang" kata Yudha sambil mencium kening Maya


"hushhh belum sah belum halal yank hehe... " kata Maya


Karyawati yang tadinya menemani Maya mencari gaun itu pun ikut tersenyum kecil melihat kemesraan calon pengantin baru yang bahagia ini


"bentar ya mbak mau ngasih pesenan dulu" kata karyawati sambil beranjak menemui seseorang

__ADS_1


"pas 500 undangan ya mbak,bajunya gak sekalian itu disana" kata karyawati


Betapa terkejutnya ketika seseorang itu ternyata Santi sahabat Maya


"mai... " Santi menghampiri Maya dan Yudha


"iya san, lo ngapain disini liat" Maya sambil merebut salah satu undangan yang dibawa Santi


"mm maaf mai, gue gak ngasih tau lo sebelumnya" kata Santi


"luu mau nikah san, hmm selamat ya semoga lancar " salami Maya kepada Santi


"makasih mai, lo gak marah?? Mmm btw lo sendiri ngapain sama Yudha disini? " tanya Santi


"oiyaa kami juga mau nikah, iya kan tunanganku? " jawab Yudha sembari merangkulkan tangan nya ke bahu Maya


"iya san, lo dateng ya 10 hari lagi tepatnya tgl 23juli nanti, gue sengaja gak nyebar undangan karena niatnya cuman selametan segenap keluarga kita berduaa aja" jelas Mayaa


"loo mau nikah secepet ini mai? " santi penasaran


"iya san, emang kenapa? Gak bagus niat baik ditunda2 kan? " sahut Maya


Santi pun langsung memeluk Maya dan menangis seduu


"mai..sebenernya guue...? " Santi menangis sendu


"san lo kenapa? Cerita dong, sini duduk dulu tenang cerita ada apa? " Maya menenangkan


"mai gue udah gak tahan nyimpen ini sendirian, gue nikah mendadak karena gue ngandung anak nya bagus" santi sambil mengusap perutnyaa


"apa??? Lo hamil san" tanya Yudha heran


"iya yud, gue bingung bagus juga jadi cuek kaya gakmau tanggung jawab soal anak ini, pernikahan kita pun dia kaya gak seneng suruh nemenin gakmau banyak alesan" jelas Santi sedikit lebih tenang


"sabar san, coba ntar lu omongin lagi sama bagus baik2, apa perlu gue bantuin? " Yudha sedikit kasihan


"iya san, yang penting kalian harus nikah secepatnya kasian anak ini? " kata Maya


"maaf ya mai, selama ini gue jahat sama lo tapi semua ini karena gue pengen juga diperhatiin, sementara lo ada ortu ada Yudha yang sayang banget sama lo" Santi kembali memeluk Maya erat


"iya san, gue gapapa kok.. Gue ngerti perasaan lo"

__ADS_1


"jadi lo nikah seminggu setelah kita nikah juga san" kata Yudha mencairkan suasana


"iya yud, kalian dateng ya ke pernikahan gue semoga bagus mau berubah demi anaknya" kata Santi


"pasti san, gue sama mas Yudha bakal dateng kok" sahut Maya


"apa sayaaangg.. Ucap sekali lagi dong? " ledek Yudha


"hushhh, sayang gaenak sama Santi dia lagi sedih gitu" bisik Maya kepada calon suaminya itu


"oke sayang love you" Yudha kembali membisik kan ke telinga Maya


"yaudah gue pulang dulu ya mai, semoga kalian juga lancar acaranya" Santi pamit pulang


"iya san, hati2 dijalan ya? " kata Maya


Sementara Yudha dan Maya sibuk memilih gaun pengantin dan mencoba berbagai model baju


"cantiknya calon istriku ini, lihat mbak cantik kan? " kata Yudha kepada karyawati butik


"hushhh malu ahh, apaan sih kamu..yang penting tuh nanti ijab qobul nya kamu udah hafal belom? Awas jangan sampe salah lho" kata Maya


"hehee siap itu, aku udah hafalin yank" kata Yudha


"jadi mau yang mana mba? " tanya karyawati butik


"ini 3 gaun ini, satu putih buat akad yang dua merah sama gold buat resepsi yaa? " kata Maya


"ohh siap mbak, saya catat dulu ya? Mau sanggul apa model hijab mbak? "


"hmmm sanggul deh mbak, kayaknya gerah pake hijab" ucap Maya


"lebih cantik pake hijab dong sayang, lebih inii banget gitu lho" sahut Yudha


"tapi aku belum siap mas, pake sanggul dulu aja yaa? Heehe" jawab Maya sedikit meringis


"wadeh, yaudah lah ngikut mbak dari pada ntar istriku ribet pas acara" kata Yudha sedikit cemberut


"pulang yuk" ajak Maya


"bentar sayang, habis ini kita masuk masa pinyitan aku bakal kangen gak ketemu kamu" kata Yudha

__ADS_1


"hehee.. Setelah itu kita kan bersama terus selama lamanya" jawab Maya sedikit alay


__ADS_2