
Dengan perasaan kesalnya Yudha pun menemui Adi
"ehh lu gak serius kan sayang sama Maya? " ujar Yudha sembari mencengramkan jemarinya dikaos Adi
"bokapnya Maya ada hutang banyak kalo gak bisa bayar ya apa salahnya dong, nikahin Maya? " jawab Adi dengan sombongnya
"hutang sama perasaan sayang itu jauh apa lo gak bisa pikirin itu? " yudha mulai terpancing emosi
"urusan lo apaan? Bukan siapa2 Maya juga kan? Jadi buang2 waktu percuma" kata Adi sambil meninggalkan Yudha
Karena terpancing emosi yang sudah memuncak Yudha pun dengan spontan mengejar Adi dan menonjoknya pipi sebelah kiri
Tidak tinggal diam bodyguard gagah yang memperhatikan Adi dari jauh itu langsung saja membalas tonjokan Yudha tanpa ampun
"terussss habisi dia, biar mampus"
Karena Yudha dikeroyok 3orang berbadan besar sekaligus Yudha pun terkapar lemas dengan luka yg cukup serius dibagian wajah
"ayo kita kaburrr" sahut Adi kepada 2bodyguard nya itu
Warga yang melihat Yudha sudah tidak sadarkan diri itu segera membawanya ke puskesmas terdekat
Setelah membuka matanya ia pun bingung dengan apa yang sudah terjadi
Kebetulan Santi yang sedang menemani ibunya periksa kesehatan itu melihat Yudha diruang UGD
Yudhaa... " panggil Santi
"iya san, luu ngapain disini? " tanya yudha
"kamu kenapa yud, siapa yang buat kamu babak belur gini? " tanya santi dengan pedulinya
"bodyguard nya adi san, " jawab yudha singkat
"ohhh aku tau ini karena kamu ikut campur urusan adi dengan maya kan? " kata santi
Sementara itu dirumah maya yang sedang bermusyawarah hari pernikahan adi dan maya
__ADS_1
"jadi enaknya kapan nih, kalo bisa secepatnya anak kita dinikahkan" kata ayah adi
"tunggu pak jangan buru2 semua serahkan aja pada anak kita, iya to? Kamu gimana mai udah siap nikah? " tanya pak Arif ayah maya
"siap nikah tapi bukan sama adi pak, " jawab maya kesal
"lohh bukan nya kamu masih sayang kan sama aku? " kata adi
"itu dulu sebelum kamu kerja jadi rentenir licik kaya gini" maya semakin emosi
"udah aku akan jamin hidup kamu bakal enak nikah sama aku, aku bakal turutin semua keinginan kamu" sahut adi
"keinginanku cuman satu jangan ganggu keluargaku, masalah hutang nanti biar aku yang cicil sambil kerja" kata maya
"enggak bisa gitu dong, ini bunga dari hutang bapak kamu itu udah separuh sendiri kamu gak bakalan sanggup bayarnya" ayah adi memotong pembicaraan
"kenapa bunga cicilan nya makin besar pak, ini gak sesuai perjanjian kita? " tanya ayah mayaa
"ini buktinya anda sudah tanda tangan diatas materai dikertas kontrak kita? Ini sudah bisa masukin hukum bapak mau saya jeblosin ke penjara gara2 gakmau bayar hutang? " Ayah adi menjelaskan dengan nada tinggi dan sombong
"sudahlah pak atur saja pernikahan ini secepatnya aku akan menghapus semua hutang pak arif" kata adi membujuk ayah maya
"maafin ibu mai, ini bukan keinginan ibu tp ibu juga gakbisa berbuat apa2" bu isti penuh penyesalan
" enggak papa bu, semoga ada jalan lain untuk bisa keluar dari masalah ini? " jawab maya dengan patuh
Semalam suntuk maya tidak bisa tidur karena menbayangkan esok harinya yang akan menikah dengan adi
Dalam lamunan maya pukul 2dini hari
Kringggg.....
"haloo... " suara maya menjawab sebuah telfon
"kamu belum tidur mai? " tanya yudha
"belum yud, aku bingung gimana besok? Aku udah gakbisa berbuat apa2 tapi aku juga gakmau menikah dengan rentenir sombong kaya adi" maya pun mencurahkan isi hatinya
__ADS_1
"tenang mai, jangan gegabah fikirin juga orang tuamu, dia akan lebih sedih" jawab yudha
"besok kamu dateng kan,? "sahut maya
"entah mai, aku sendiri juga bingung dan buntu banget gak bisa mikirin apa2, orang yang paling aku sayang akan menikah dengan orang lain" yudha bersedih
"udah yud, jangan bilang gitu namba2in runyam..kita fikirin aja gimana besok aku gak jadi nikah" usul maya menenangkan
Pada keesokan harinya pagi2 sekali datang 1mobil dan lima orang keluar dari mobil dengan membawa koper masing2
"selamat pagi, mana yang namanya mbak maya ya? " tanya salah satu wanita cantik itu
"saya mbak" jawab maya singkat dan malas
"ohh jadi mbak ini pengantin nya? Kenalin saya ocaa dan 2 cewek ini namanya mitaa dan rosi" kata wanita itu memperkenalkan diri
"mbak ini siapa dan kenapa bawa koper? " tanya maya
" saya disuruh mas adi buat ngerias mbak maya, bukan nya hari ini mau nikah kan? "
Dengan pasrahnya maya pun dirias oleh oca mita dan rosi itu
Tok.. Tokk.. Tokkk
"masuk aja" teriak maya
"wah anak bapak cantik, persis banget sama ibumu dulu hehee.. " kata pak Arif melempar candaan ke maya
"bapak ini lho, anak kita kan gak menginginkan pernikahan ini jadi jangan gitu" sahut bu isti
"tapi aku suka didandanin buk, alzi jadi cantik nih" jawab alzi adik perempuan maya
"Sebentar lagi mempelai lelaki dateng, tapi aku gakmau nikah buk" maya pun menangis didepan cermin besarnya
"bapak pun sebenarnya gak setuju mai, punya menantu rentenir sombong itu" jawab pak Arif
"ibu jadi ngerasa bersalah kenapa dulu meminjam modal sama mereka bisnis kita pun akhirnya bangkrut tapi mereka tetap gakmau tau" kata bu isti penuh penyesalan
__ADS_1
"udah buuu... gak ada guna nya menyesal, maya bapak tau perasaanmu, yang kuat ya? " kata pak Arif
"maya gaktau harus berbuat apa pak, tapi maya gakmau semua ini terjadi" maya terus menangis didepan cermin