
Disetiap waktu bukan lagi kerinduan yang tercipta diantara mereka namun egois yang saling menuduh dan ribut akan prasangka buruk hingga perlahan cinta keduanya merenggang
"aku mau hubungan kita break dulu yud" kirim pesan Maya kepada Yudha
"emang kamu fikir kita lagi disinetron bisa break gitu aja " jawab Yudha
"tapi aku ngerasa sekarang kita udah gak cocok lagi "jelas Maya
"setidaknya memperbaiki bukan malah nambain ruwet gini" kata Yudha menyangkal
"aku bosen ribut terus, kamu juga udah punya cewek lain kan dibelakang aku? "tuduh Maya
"sumpah mai, diantara banyak cewek disekeliling aku, hanya kamu yang aku sayangi tulus dari hati ini " ucap Yudha
Tanpa membalas pesan Yudha entah apa yang ada di fikiran Maya kini sekarang lebih asik membalas pesan dari Adi
"mai, aku masih sayang sama kamu, aku mau kita kaya dulu lagi " kata Adi
"tapi gue lagi pengen sendiri dulu di, luu ngerti kan perasaan gue? " jelas Maya dengan penolakan
"kamu butuh orang baru biar bisa lupa sama Yudha " Adi pun kekeh
"enggak segampang itu di, kita jalani aja dulu seperti ini " kata Maya
Sementara Yudha disisi lain juga banyak cewek yang mencoba mendekatinya
"hai.. " telfon Yudha kepada Lisa
"Yudha, ada apa? " jawab Lisa
"gak kok, lagi ngapain? "iseng Yudha yang agak heran baru kali ini ada cewek biasa aja dengannya
__ADS_1
"baru pulang kerja" jawab Lisa singkat
"jam segini baru pulang? " tanya Yudha
"iya, kenapa emang? " jawab Lisa
" mmm gak papa kok, ya sana kalo mau istirahat maaf udah ganggu " kata Yudha dengan jurusnya
Lisa pun menutup telfon nya dan beristirahat
"baru kali ini ada cewek nyuekin gue" ucap Yudha dengan rasa penasaran kepada Lisa
Terbesit untuk Yudha ingin bertemu dengan Maya
"kita harus ketemu " telfon Yudha
"buat apa kita kan udah gak ada huhungan lagi " jawab Maya
"ada yang mau aku bicarain sama kamu " kata Yudha yang sebenarnya masih menyayangi Maya
" san, gue liat Yudha tadi jalan sama cewek lain lho" pesan Santi
"mmm sebenernya udah bukan urusan gue sih, gue udah putus sama dia " jawab Maya
"wawww...yang bener san, kok bisa sih" kata Santi dengan perasaan kaget dan sedikit tersenyum melihat sahabatnya putus
"udah ya san, gue mau istirahat" jawab Maya
Telfon pun ditutup
"asiiiikkkk, berarti ada peluang dong buat gue bisa deket lagi sama Yudha " kata Santi dengan liciknya
__ADS_1
"kenapa sih teriak2 gitu san" tanya ibu Santi yang mendengar anaknya dikamar
"heheee gak papa buk" ucap Santi sambil menutup mulutnya
Setelah waktu yang dijanjikan pun tiba Maya yang sudah lebih dulu datang dan duduk dibangku biasa mereka bertemu
"hai, udah lama? "tanya Yudha dengan melempar senyum manisnya
" udah" jawab Maya singkat dan kaku
"mai, aku mau ngomong sesuatu?" kata Yudha dengan muka sedih nya
"ngomong aja" kata Maya
"sebenernya aku masih sayang sama kamu,apa hubungan kita udah gak bisa diperbaiki lagi, kasih aku kesempatan sekali lagi mai" ungkap Yudha dengan melas
"Santi bilang, kamu udah punya cewek lain, kenapa masih bisa bilang gitu sama aku? " tanya Maya
"aku udah gak pernah bicara sama dia, dan aku masih sendiri mai," jelas Yudha
Maya pun seketika berdiri dari tempat duduknya
"aku menunggu kamu berubah kaya dulu lagi, tapi ternyata selalu kabar buruk yang aku dengar" kata Maya sambil matanya berkaca kaca
Tiba2 saja Yudha berdiri dan memeluk Maya dari belakang tapi tidak sengaja tangan Yudha mengenai bagian dada Maya yang montok itu
"plakkkkkk..... " tampar Maya
"maaf mai, aku gak sengaja aku gak berniat buat... " jelas Yudha gugup
"jadi ini yang kamu inginkan dari aku? Aku gak nyangka kamu tega menyayangiku hanya karna nafsumu" kata Maya sambil meneteskan air mata dan pergi
__ADS_1
"maii tungguuu mai, aku gak seperti... Arggghhhh" kata Yudha sambil menendang kaki kursi dibawahnya
"aauuuwww..." ucap Yudha sambil memegangi kakinya kesakitan