
Hari demi hari pinyitan pun dilewati Maya dan Yudha dengan senang dengan rasa rindu yang menggebu
Hingga tiba besok adalah hari yang dinanti, Maya yang sudah bisa tidur hanya membayangkan betapa indahnya hari esok akan bersanding dengan orang yang akan disayangi nya itu
"hufttt udah jam 00:00 masih juga gak ngantuk2 nih" kata Maya didalam kamarnya itu
Hingga terus seperti itu sampai pada akhirnya pukul 02:30 Maya baru bisa tertidur lelap
"mai.. Sayang bangun anak ibu bentar lagi jadi mantu dan istri orang masak jam segini belum bangun" bangunkan bu Isti kepada anak nya itu
"bentar buk, Maya ngantuk banget nih" Maya hanya membalas jawaban malas
Melihat putrinya bu Isti hanya menggeleng2 kan kepala
Tok tokkk....
"ya masuk silahkan masuk, bentar yaa? " kata bu Isti
"mai, bangun itu perias nya udah dateng" kata Bu isti
"jam berapa ini buk? " tanya Maya masih sangat malas
"udah jam 6 cepetan bangun"
"apaa buk???? Jam 6 " Maya pun bergegas untuk mandi
10menit berlalu Maya pun selesai mandi dan siap untuk dirias
"kenalin mbak saya Ana dan kedua karyawan saya ini namanya Leni dan Nurul" kata perias itu
"iya mbak2 kenalin saya Maya dan calon suami saya kemarin namanya Yudha"
"dimulai aja ya mbak"kata Ocha
"iya mbak, silahkan buat muka saya secantik mungkin ya hehee.. "
__ADS_1
2jam berlalu Maya yang berubah drastis bak bidadari itu
"kakak cantik banget, lihat Alzi kak cantik juga kan? " sahut adik Maya itu
"iya cantik banget, kakakmu sedang gugup butuh ketenangan jangan diajak ngobrol dulu zi" sahut bu Isti yang juga sedang dirias oleh perias itu
"bener zi, kakak bingung tapi seneng harus ngomong apa nih" sahut Maya yang sangat gugup itu
Tiba saatnya pihak keluarga dari mempelai laki2 pun datang, Maya semakin dibuat gugup
"silahkan duduk, dan hafalkan lagi" sahut pak penghulu kepada Yudha yang tampak pucat dan gugup juga
"mempelai wanita boleh duduk berdampingan dengan mempelai lelaki, dan tolong dikerudungi kedua mempelai ini " imbuh pa penghulu
"sudah siap nih mas Yudha, gak usah tegang nanti malem udah bisa lemes" guyon pak penghulu mencairkan suasana
Sontak saja semua orang yang ada diruangan itu pun tertawa konyol
"hehee bisa aja pak penghulu nih, insyaallah saya sudah siap pak" kata Yudha tegas
"bapak Arif dimohon kesini untuk menikahkan putrinya, baik ucapkan kalimat yang sudah saya ajarkan tadi" kata pak penghulu
"saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan anak kandung saya Maya Anggraeni dengan seperangkat alat sholat dan uang tunai di bayar tunai! " ucap pak Arif
"saya terima nikah dan kawin nya Maya Anggraeni binti bapak Arif dengan seperangkat alat sholat dan uang tunai tersebut untuk saya sendiri dibayar tunai!! " jawab Yudha dengan lantang
"gimana para saksi?? " tanya pak penghulu
"SAH" jawab kedua saksi
"Alhamdulillah selamat kalian telah menjadi sepasang suami istri yang sah dimata agama dan negara" kata pak penghulu sembari menyalami kedua pengantin baru ini
"terimakasih pak" jawab Yudha
"harus diingat tanggung jawab dan kewajiban masing2 ya? Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warrahmah" kata pak penghulu sembari berpamit pulang
__ADS_1
Dengan haru kedua pengantin baru ini meminta doa restu kedua orang tua mereka
Tampak isak tangis bahagia dan sedih harus melepas kepergian bahagia putrinya itu
Tidak sampai setengah jam mereka pun ganti gaun pengantin warna merah kerabat serta teman Maya dan Yudha pun berdatangan padahal hanya kabar mereka tidak saling menyebar undangan
"selamat bro, udah jadi suami aja nih" salam Eka
"hehee iya bro makasih ya udah banyak bantuin"
"selamat ya, " sahut Retha yang sambil menggendong Meira yang cantik dengan gaun kecilnya itu
"iya mbak, makasih ya sini kangen sama Meira biar aku cium dulu" kata Maya
"makasih ya mbak mas udah jagain Meira beberapa hari ini" sahut Yudha
"iya kita seneng lagi kalo boleh malah biar kita yang urusin aja hehee.. " kata Retha
"iya kalian honey moon aja sepuasnya biar Meira sama kita tenanggg dia sekarang pinter udah gak rewel lagi" imbuh Eka
Sampai sore teman dan kerabat keduanya banyak yang datang memberikan selamat kepada kedua pengantin ini
tak lupa sahabat2 Maya ikut datang membuat heboh suasana tapi berbeda dari sebelumnya Santi yang lebih murung dan tidak banyak senyum karena masalahnya itu
"selamat ya kalian semoga langgeng"salam Santi kepada Yudha dan Maya
Langsung saja Maya memeluk Santi dan menguatkan akan masalah yang sedang dihadapinya
"kita pulang yuk, capek pengantin nya biar bisa honey moon berdua hehee.. " kata selfie salah satu sahabat Maya
"alhamdulillah yank, selesai jugaa capek banget tapi seneng hehee... " kata Yudha
"iya mas, aku juga seneng udah mau adzan maghrib solat yuk" ajak Maya
"ayo sayang"
__ADS_1
Mereka berdua pun sholat maghrib berjamaah dengan khusyuk