Cinta Maha Dahsyat

Cinta Maha Dahsyat
dikamar tamu


__ADS_3

Makan pun selesai tapi mereka tak kunjung pulang dan asik mengobrol


"mas tadi katanya ada yg mau dibicarain? " Yudha memulai obrolan serius


"ohh iya jadi gini yud, dikantor sekretaris ku mau resend jadi aku butuh sekretaris baru buat gantiin, lu mau kan jadi sekretarisku? " ajak eka


"tapi mas, gue mana bisa jadi sekretaris? Takutnya kerjaan malah jadi kacau" Yudha minder


"belajar aja dulu yud, lumayan loh mas eka lagi nanganin perusahaan besar " dukung retha


"menurut kamu gimana sayang? Suamimu yg ganteng mau jadi sekretaris hehee" iseng Yudha ke pundak istrinya itu


"dasar pedee, aku sih ngikut aja mas doaku semoga kamu sehat dan sukses" kata maya sembari tersenyum manis


" besok lu ikut ke kantor biar tau kerjaannya harus gimana aja"


"masalah tempat tinggal gimana mas bro? " tanya yudha


"tenang, gue gakmau ganggu pengantin baru kok hahahaa main lah puas2 " ledek eka


Sontak mereka tertawa memecahkan keseriusan obrolan tadi


"seriusan ini mas jangan bercanda dong"


"ada perumahan dideket kantor masalah biaya udah ditanggung perusahaan tinggal buktiin aja prestasi lu dikantor" jelas eka


"siap deh kalo gitu,berati besok sore kita beres2 buat pindahan ke rumah itu sayang? " kata yudha


"barang2 mah bisa dibeli, yang penting istrinya jangan sampe ketinggalan hahahaa" goda eka tertawa usil


"ahh mas eka ini ngeledek terus, maya jadi malu"


"hehee maaf mai, iseng aja biar gak tegang.. Tenang aja kita juga pernah ngalamin kok


Jam tangan telah menunjukkan pukul 10malam mereka pun bergegas untuk pulang dan nginep dirumah eka untuk sementara


"capek udah kenyang kita langsung tidur ya? Kalian tidur aja dikamar tamu yang tadi" kata retha sambil menguap


"iya mba makasih ya? " ucap maya


Melihat eka dan retha masuk ke kamar yudha pun tak ingin ketinggalan ia segera menggendong istrinya itu ke kamar dan merebahkan nya diranjang


"ayo sayang, udah siap kan? " tanya yudha dengan tengil


Maya hanya tersenyum kecil pertanda mengiyakan ajakan suaminya itu

__ADS_1


Dengan mencumbui istrinya itu, yudha tak henti2 memeluk erat dan memainkan gundukan didada maya itu


Setelah beberapa saat melakukan pemanasan kini tiba saatnya untuk bertempur maya yang hanya pasrah saja mengikuti arahan suaminya itu


2jam berlalu yudha sudah ingin mengeluarkan pelurunya disarang maya


Sauuurrrp....


"udah sayang, makasih ya? " kecup yudha kepada istrinya yang sudah terkulai lemas dipelukan nya itu


"sedikit perih mas" kata maya lirih


"hehee dikit sayang besok pagi lagi ya, sekarang kita tidur besok aku harus ke kantor sama mas eka" ucap yudha


Mereka pun berpelukan dan tertidur pulas


Kringgggg....


"mas bangun kamu buat alarm jam 5 ini udah bunyi" kata Maya sambil mematikan alarm dihp suaminya itu


"hehee itu alarm tanda kita tampur lagi sayang" yudha meringis


Maya hanya menggeleng2 kan kepala dan tak kuasa menolak ajakan suaminya itu


"sinii istriku punyaku udah tegang ini" kata yudha sedikit nakal


"hehee ternyata istriku bisa ganas juga" ledek yudha sambil terus menciumi leher istrinya itu


Semakin turun ke p*yudaranya yudha pun menghisap dengan liar seperti bayi yang tengah kehausan tak tahan diperlakukan seperti itu maya pun menggelinjang semakin terangsang


"aaww mas geli" bisik maya


Yudha yang sudah tidak menghiraukan itu terus saja tidak tinggal diam tangan satunya pun meremas gemas


P*nis yang sudah tegang itu pun langsung saja bertempur mereka berdua seperti diangan2 yang begitu nikmatnya


Permainan sudah hampir sejam keringat pun bercucuran keduanya


"kita keluarin bareng sayang"


Puuuuffftttttt....


"leganyaaa nikmat banget sayang, pagi ini kamu semangat banget hehee" kata yudha sambil mencubit hidung maya


"hmm tadi malem kan ngantuk mas" jawab maya

__ADS_1


Maya pun langsung bergegas untuk mandi


"dialmari ada baju ganti sayang" teriak yudha dr kamar


"iya ntar coba aku pake" jawab maya


Selesai mandi maya pun memakai baju yang ada dialmari tamu


"giliranku mandi sekarang,tungguin ya sayang"


Maya yang sudah duduk didepan cermin itu sibuk memakai cream paginya


Tokk tokkkk.....


Maya pun menghampiri pintu dan membuka kuncinya


"ehh udah bangun, ini ada baju nya mas eka biar dipake yudha dulu" kata retha sambil menyodorkan sepasang baju dari laundry an


"mmm iya makasih mba, maaf ya aku lancang pake baju dialmari buat ganti" kata maya


"engga papa mai, justru aku lupa mau kasih tau, itu baju lamaku kalo muat pake aja yaudah ya aku mau bantuin mas eka siap2" kata retha sambil meninggalkan maya dikamar


10menit berlalu yudha pun sudah selesai mandi


"mas ini ada baju mas eka katanya disuruh pake"


"sini celananya biar kupakai" pinta yudha


"muat gak mas? " tanya maya


"muat kok, aku sama mas eka hampir sama postur tubuhnya, bajunya tugas istriku yang pakein hehee" yudha mulai memanjaa


"semangat buat hari ini ya mas, semoga ini awal dari kesuksesan kamu" kata maya sambil merapikan dasi dileher suaminya itu


"pasti semangat sayang, hari pertama kerja sebagai seorang suami dari ibu maya ini hehee" gurau yudha


"kamu jangan capek2 ya sayang, biar kita cepat punya anak.. Kalo ada fikiran yang gak enak omongin aja jangan pernah dipendam sendiri" pinta yudha


"iya mas, makasih ya buat semua kasih sayang kamu..aku bersyukur banget punya suami kaya kamu" kata maya sambil bersandar didada suaminya itu


"yudd....ayo sarapan dulu " teriak eka dari depan


Maya dan yudha pun keluar kamar dan menuju ruang makan


"haloo meira, sini biar aku gendong mba" pinta maya

__ADS_1


"boleh nih, kamu gak sarapan dulu ntar gantian aja ?" kata retha


"enggak mba, aku belum laper ntar aja.. Mau mainan dulu sama meira" maya beranjak pergi ke taman mengajak meira yang semakin tumbuh besar


__ADS_2