
"Assalamualaikum ibu"Sapa Miya ketika sampai di rumah ibunya.
"Wa'alaikumsallam...Miya...sayang...kamu datang nak...ibu kangen"Bu Tika menghampiri Miya & memeluknya.Rindu selama 1 bulan pun terobati dengan kedatangan Miya.
"Miya juga kangen ma Ibu"Dengan sikap manjanya.
"Ehemmm"Rio pura-pura batuk karna diabaikan.
"Huh...dasar...sudah ketemu ibunya akunya di cuekin...awas aja kamu Miya...sampai dirumah tunggu hukuman dariku"sungut Rio dalam hati.
"Ehh...iya bu sampai lupa..kenalin ini Bos aku bu...Tuan Rio namanya"Miya yang baru sadar kalau dia tidak datang sendirian lantas mengenalkan Rio pada Ibunya.
"Oh...ini Tuan Rio...terimakasih tuan mau mengantar anak saya...mari silahkan masuk Tuan"Ibunya Miya mengajak mereka masuk.
"Ibu tak perlu berterimakasih..sudah kewajiban saya mengantar Miya bu...& ibu jangan panggil saya terlalu formal panggi Rio saja bu"senyum Rio mengembang ketika berbicara pada Bu Tika.
"Ah..baik lah Nak Rio...mari"
Mereka masuk kedalam,Rio memandangi ruang tamu di rumah itu.Dia tak menyangka kalau orang yang sangat Dia cintai tinggal di tempat sesederhana ini.
"Silahkan duduk Nak Rio...Ibu akan buatkan minum"Ibu Miya mempersilahkan duduk.
"Tak usah repot-repot Bu"jawab Rio sungkan.
__ADS_1
"Gak repot kok...sebentar ibu kebelakang...Miya ayok bantu Ibu"
"Baik bu...Tuan saya kebelakang dulu"Pamit Miya yang di balas dengan anggukan Rio.
"Aku berjanji padamu Miya...akan ku buat kau & juga Ibu mu bahagia.Aku pastikan kalian tak kekurangan satu apapun"Janji Rio setelah Miya pergi.
Tak terasa hari sudah sore,Miya & Rio pamit untuk pulang.
"Ibu Miya pulang dulu...Miya janji akan menjenguk ibu lagi"pamit Miya sambil memeluk ibunya,sebenarnya dia masih Rindu,tapi dia harus pergi kembali bekerja.
"Iya Nak...kamu hati-hati dijalan...jaga dirimu baik-baik disana"pesan ibu Miya.
"Ibu tak perlu khawatir...aku akan menjaga Miya dengan baik" jawab Rio.
"Terimakasih Nak Rio...Mi...kamu harus bersyukur dapat Bos yang baik seperti Nak Rio"
"Ii...iiya Bu"jawab Miya dengan senyum di paksakan.
"Baik lah Bu...kami pamit Ibu jaga kesehatan ibu baik-baik"pamit Rio dengan perhatian.
"Iya Nak Rio...sekali lagi terimakasih"
Rio & Miya pun masuk kedalam mobil.Bu Tika melambaikan tangannya,sebenarnya beliau sedih karna waktu 1 hari rasanya tak cukup untuk menghilangkan rasa rindubpada anaknya.Bu tika masih berdiri memandangi mobil yang di tumpangi anaknya,Dia baru masuk setelah mobil itu tak terlihat oleg pandangannya.
__ADS_1
Sementara itu di dalam mobil masih seperti biasa,tak ada sepatah kata keluar dari keduannya.Miya memandang keluar jendela.Dia masih rindu,tapi ini sudah menjadi resiko yang harus Ia jalani karna menerima kontrak kerja dengan Rio.
"Mi..kenapa diam"Tanya Rio datar.
"Miya...hey...aku bertanya padamu"kata Rio lagi karna tak daoat jawaban dari Miya.
Rio menoleh kearah Miya & ternyata Miya telah tidur dengan pulas.
"Pantas tak menjawab"dengus Rio.
"Kau terlihat cantik walau sedang tidur"Rio mengusap pipi Miya & tersenyum.Senyuman yang sangat manis..andai Miya melihat...pasti akan klepek-klepek langsung jatuh cinta๐๐
Roi kembali fokus menyetir mobilnya.Sampai di rumah.
"Hey...bangun...sudah sampai"Rio coba membangunkan Miya,tapi tak ada respon sedikit pun.
"Heyy...dasar...kau ini tidur apa pingsan...susah sekali di bangun kan"decak Rio.
Rio hendak keluar,tapi di urungkan.Dia menatap setiap lekat wajah Miya,Tampak cantik alami padahal Miya tak memoles wajahnya dengan make up berlebih.Hanya bedak & lipstik saja.Rio semakin mendekatkan wajah nya,Dia tergoda dengan bibir seksi Miya.Makin lama makin dekat,Rio pun mengecup sekilas bibir Miya.
"Kau hanya milik ku sayang"Rio tersenyum bahagia.
Bahkan Miya tak terganggu dengan kecupan Rio.Akhirnya Rio membopong tubuh Miya masuk kedalam rumah.
__ADS_1
"Den Rio sudah pulang...lho ada apa dengan Non Miya Den"tanya Bi iyem khawatir.
"Gak papa bi..dia hanya tidur..tapi susah di bangun kan"jawab Rio & berlalu menuju kekamar Miya.Dia membaring kan tubuh Miya dengan perlahan.Sebelum pergi Rio kembali mengecup Miya,kali ini Rio mengecup kening Miya lalu keluar menuju kamarnya