Cinta Sebuah Impian

Cinta Sebuah Impian
Eps 2


__ADS_3

Miya baru sampai di rumahnya,dia pun langsung membantu sang ibu untuk berjualan di depan rumahnya.Miya hanya tinggal dengan ibunya,sedangkan ayah Miya sudah 2 tahun meninggalkan mereka berdua.Ayah Mia mengalami kecelakaan saat hendak mengantar barang dengan truck milik majikannya.


Miya Sarawati Hardianto adalah anak dari pasangan Rusman Hardianto & Tika hardianto.Ayah Miya bekerja sebagai sopir pengiriman barang di sebuah perusahaan di kota ini.Sedangkan ibu Miya hanya ibu rumah tangga biasa.Ibu Miya membuka warung semenjak suaminya meninggal.


"Gimana Mi"tanya ibu ke Miya.


Miya yang tau maksud ibunya lantas menjawab "Alhamdulillah bu Miya lulus dengan Nilai terbaik"jawab Miya sambil merapikan meja warung.


"Alhamdulillah ibu bangga dengan mu Mi...kamy anak ibu satu-satunya & kamu selalu membuat bangga keluarga"ibu Miya sangat puas dengan Miya,anak tunggalnya itu selain cantik jugalah anak yang pintar & tak pernah malu membantu ibunya.Walaupun mereka hidup pas-pasan.Tapi Miya tak pernah menuntut lebih dari orang tuanya.


"Mi..?kamu mau lanjut kuliah dimana?"tanya ibunya.


"Entahlah bu..Miya belum tau..seprtinya Miya mau kerja dulu supaya tak merepotkan ibu"jawab Miya


"Permisi..selamat siang"belum sempat ibunya menjawab kata-kata Miya sudah datang seorang Pria dengan setelan jas rapi ala orang kantoran.


"Iya..selamat siang,mari silahkan masuk Nak"jawab sang ibu


Setelah masuk & duduk diwarung pria itu mengutarakan maksud kedatangannya.


"Perkenalkan saya Edo"pria itu memperkenalkan dirinya.


"Begini bu saya kemari disuruh oleh Tuan saya untuk meberikan berkas ini"Edo pun menyodorkan berkas tersebut kepada ibu Miya.


"Ini berkas apa ya nak Edo?"tanya ibu Miya bingung.


"Ini berkas rekrutan Nona Miya bu..Nona Miya direkrut oleh Tuan saya untuk bekerja dengannya.


Miya pun kaget dengan pernyataan Edo.Dia tak habis pikir kenapa Tuan yang Edo maksud mau merekrur dirinya yang hanya lulusan SMA bahkan baru pagi tadi dia lulus.


"Apa tuan tidak salah?"tanya Miya sambil berjalan menghampiri Edo & duduk di kursi depan Edo duduk.


"Tidak Nona..Tuan saya sudah memilih anda untuk bekerja sebagai assisten pribadinya"jelas Edo dengan datar.


"Assisten pribadi?tapi saya hanya lulusan SMA tuan"terang Miya yang masih bingung.


"Betul Nona..assisten pribadi...silahkan Nona baca isi dari berkas tersebut."pinta Edo.


"Isinya apa tuan"tanya Miya sambil mulai membuka berkas yang di sodorkan oleh Edo.


"Itu berisi tugas-tugas nina selama jadi assisten pribadi tuan saya & juga berapa gajinyang akan anda terima sudah tertera di berkas tersebut"terang Edo sedikit menjelaskan.


Miya mulai menbaca secara detail apa tugas-tugas yang akn dia kerjakan nanti.

__ADS_1


Lembar 1


Tugas-tugas assisten pribadi:


1.​Menyiapkan makanan tuan muda (tak perlu memasak siapkan dari masakan bibik).


2.​Menuruti apa yang di perintahkan tuan muda tanpa pengecualian.


3.​Mengantar & menyambut tuan muda ketika akan berangkat/oulang dari kantor.


4.​Menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan tuan muda.


​Lembar 2


Perjnjian selama kerja:


1.​Kontrak kerja dalam jangka panjang.


2.​Hanya tuan muda yang bisa memecat/memberhetikan kerja nona Miya.


3.​1 bulan sekali di perbolehkan menjenguk ibu nona.


4.​Tidak ada bantahan apapun dalam bekerja.


5.​Tidak di izinkan keluar tanpa izin dari tuan muda.


Lembar 3


Gaji:


1.​Gaji diberikan 1 minggu sekali (5jt/minggu)


2.​1 bulan sekali ibu nona Miya mendapat uang bulanan/bonus(10jt/bln)


Dengan menandatangani berkas ini anda sudah menyetujui apa-apa isi dari surat ini & sah menjadi assisten pribadi tuan muda.


Bertada LRK GROUP


"Bagaimana bu?"tanya Miya meminta pendapat sang ibu.


"Ibu sih terserah kamu Mi...tapi kalau menurut ibu ambil saja tawaran ini,sekarang cari kerja susah Mi...apalagi kalau hanya lulusan SMA"jelas ibu Miya


"Baiklah bu...kalau ibu setuju Miya pun setuju"jawab Miya.

__ADS_1


"Jadi tuan..kapan saya mulai bekerja"tanya Miya kepada Edo setelah menandatangani berkas tersebut.


"Kalau nona bersedia hari ini saya akan membawa nona menemui Tuan saya"


"Akhirnya selesai tugas ku...nona Miya mau menerima,kalau tidak mati lah aku" Batin Edo gembira.


"Berangkat la Mi..segera bersiap"seru ibunya.


"Tapi gimana dengan ibu"Tanya Miya cemas.


"Ibu gk papa Mi...ibu bisa mengerjakan ini sendiri..katanya kamu pengen kerja..ini kesempatan kamu Mi"papar ibu Miya.


"Baiklah bu...Tunggu sebentar tuan..saya bersiap sebentar"kata Miya hendak masuk bersiap.


"Silahkan nona...tunggu nona...nona tak perlu membawa pakaian...semua sudah disediakan di sana"hampir saja Edo lupa mengatakan ke Miya kalau dia harus menginap di rumah tuannya.


"Maksud tuan Edo...apa saya harus tinggal disana"tanya Miya belum paham maksud Edo.


"Benar nona...karena nantinya anda akan selalu di butuhkan oleh tuan saya"jelas Edo


"Sudah Mi gk papa...ibu gk keberatan kok"ibu Miya memberi pengertian agar Miya tak khawatir.


"Baiklah..saya akan masuk bersiap"Miya lalu meninggalkan ibunya & Edo masuk ke dalam rumah untuk bersiap.


"Yahhh...lumayan gede gajinya...bisa buat bantu kehidupan gue & ibu...dicoba aja deh dulu"batin Miya.


Tak butuh waktu lama,Miya pun sudah keluar.Miya hanya membawa tas kecil & tas ransel berukuran sedang.


"Sudh siap nona"tanya Edo


"Sudah tuan...ibu Miya berangkat ya"pamit Miya kepada ibunya.Miya mencium tangan ibunya lalu memeluk ibunya.


"Iya Mi...hati-hati di jalan...sesampainya disana jangan lupa telfon ibu ya Mi...ingat bekerjalah dengan benar,jangan melawan tuan mu nanti"pesan ibu kepada Miya.


"Baik bu"jawab Miya singkat.


"Ini bu dari tuan saya..hanya sekedar untuk keseharian ibu"Edo memberikan amplop berisi uang kepada ibu Miya.


"Tak perlu nak Edo...hasil jualan ini cukup untuk biaya hidup ibu sehari-hari"tolak ibu Miya tak enak.


"Terima saja Bu...ini perintah dari tuan saya...kalau ibu menolak saya akan kena hukuman"paksa Edo,karena dia tidak mau mendapat omelan dari tuannya.


"Baiklah ibu terima...katakan pada tuan anda saya mengucapkan banyak terima kasih"ibu Miya pun menerima amplop berisi uang itu.

__ADS_1


"Nanti akan saya sampaikan...kami jalan dulu bu"pamit Edo.


Edo pun berjalan menuju mobil bersama Miya.Mobil yang mereka tumpangi pun lantas melaju menuju mansion tuannya Edo.


__ADS_2