
tingnong
tingnong
"yaaa sebentar"
tingnong
tingnong
"ada apa ya pak?"
"selamat hari minggu nona, ada kiriman paket untuk nona rania, silahkan tandatangan disini", mengarahkan untuk rania tandatangan kemudian memberikan paket tersebut ke rania.
"tapi dari siapa pak? hari ini saya tidak ada janji untuk terima paket", sambil menggaruk-garuk kepala terheran-heran.
"seseorang nona, ia tidak menyebutkan namanya, kalau begitu saya permisi".
setelah menutup pintu dan santai duduk di ruang tengah kemudian membuka paket itu.
"siapa yang kirim ya? misterius sekaali".
"eh..karya agatha christie keluaran terbaru murder on the orient express wah ini kan sudah lama aku inginkan, karena tunggu uangku terkumpul baru akan membelinya".
"senang sekali", sambil jingkrakan kegirangan.
tiba-tiba duduk kembali memikirkan siapa yang mengirimnya.
"ya sudahlah, nanti akan aku cari tahu siapa yang kirim ini. mau jalan-jalan ah bosan sekali".
normal cafe
wah lumayan juga tempatnya, segelas kopi dingin pas sekali sambil baca buku ini. xixixixx
"hai nona, sendirian nih. kita boleh gabung ya, ya hitung-hitung temani nona disini", menggoda.
"aaah tidak terimakasih, pergilah aku tidak butuh di temani", mengusir
duh ganggu nih
mereka langsung duduk saja tanpa persetujuan rania dan terus menggodanya.
"kalian!! pergi!!!".
"jangan galak-galak nona manis nanti hilang manisnya. xixiixixi".
seseorang menghampir meja rania dan menyelamatkannya dari situasi yang menyebalkan. "permisi, aku pacarnya. maaf menunggumu lama, kalian bisa pergi dari sini", sambil merangkul rania dan memberikan senyuman terindah yang belum pernah di lihat oleh rania.
"rrggggghhh..urus pacarmu jangan menggodaku!!".
tidak lama mereka pergi ia duduk di hadapan rania. "kamu!!!".
"maaf rania aku terpaksa berkata seperti itu supaya mereka menyingkir saja, jangan terlalu kamu pikirkan ya", mengusap rambutnya .
"aah iya , terima kasih ya mike sudah menolongku. sepertinya aku berhutang budi.. aku traktir kamu minum ya". ajak rania sambil memanggil "waiters".
"hanya merepotkanmu saja ran"
"tidak, kamu sudah menolongku. tak boleh menolak".
sambil menunggu mike melirik rania yang sedang membaca buku "sepertinya seru ya", dengan nada dingin karena merasa di acuhkan.
"eh hehehe.. maaf mike. jadi ada seseorang yang mengirim ini tapi ia tak sebut namanya. sok misterius ya mike. buku ini yang aku pengen beli tapi belum kesampean. ngomong-ngomong kamu mau bantu aku cari tahu tidak siapa yang mengirim ini?". tetap penasaran.
"apa?"
"mike hayolah. tapi ini rahasia ya. jangan beritahu yang lain. aku malu".
"hmm maaf rania aku tidak bisa bantu. kau cari tahu sendiri saja ya. aku duluan ya rania harus pulang teman lamaku akan datang nanti sore".
"mike menyebalkan".
"terimakasih rania minum gratisnya. lain waktu aku yang mentraktirmu".
"enyahlah kamu bongkahan es".
menyeringai "gingsul".
arrrgghhhhhhhhh mike
diam-diam kamu
awas kamu ya
__ADS_1
kamu tak mau membantuku
aku juga tak akan membantumu lain waktu
pesan..
aku ingin mengundang kalian makan malam di rumahku ya. jam 7 jangan telat
bibi masak enak loh
metha ❤
pesan whatsapp dari metha di kirim ke grup yang namanya d'blings ini segera di baca dan menerima undangan metha nanti malam
**rogerMj
okelah. aku tidak akan makan dari sekarang met. supaya lahap makan disana. xixixi
daveee
rakus!!!
rogerMj
iri bilang bosss.. pasti kamu sudah siapkan kantong kresek kan buat di bawa pulang dave 🤪🤪
daveee
bukan kresek boss..karung beras 🤣🤣🤣🤣🤣
rogerMj
dandan yang cantik ya metha cantik
tunggu aku
rraaniiaa
@rogerMj moddduuussss kau!! 🤮🤮🤮🤮
rogerMj
rania cemburu 🤣🤣🤣
cupcupcupcup
rraaniiaa
aku tidak mau, berikan saja buku harry pottermu yang terbaru 😁😁😁😁
rogerMj
oh..tidaaaakkkkk..tidaak akan
daveee
bahaaahahahaahah.. rasakan kamu roger!!
rogerMj
hayo kita taruhan!!
yang telat datang atau datangnya belakangan besok siang traktir makan di kantin
metha_20
aku sih setuju saja.. 🤗🤗
daveee
siapa takut!!
rraaniiaa
okeh, siapa takut juga
mike's
iyaaaaaaaa
rraaniiaa
ada yang menyimak ya kirain sudah enyah ke pulau kapuk**
__ADS_1
dave dan mike sudah tiba lebih dulu di rumah metha sebelum jam 7 malam
hmm..
apa tidak ada busana yang lain selain sweater? ciri khasnya sweater ya..
rambut yang selalu di kuncir padahal hanya sampai bahu panjangnya
tapi..
aku suka
aku suka kamu yang apa adanya
aku suka kamu begitu sederhana
raniaa
"fiuh..apa aku telat? mike dave dan aku.
hai metha cantik sekali kau".
"sepertinya kita akan tahu siapa pecundang yang akan memakan taruhannya sendiri".
methe melirik "haha kamu benar rania".
tidak lama roger datang sambil merapikan kemeja lengan panjangnya yang hitam dan wangi.
"hai semua. aku tidak telat kan".
"dasar bodoh!!!!!" , dave metha dan rania berkata barengan.
"eh", mengusap kepala "hehehe"
di meja makan
hidangan sudah tersajikan di atas meja makan, satu demi satu kursipun di duduki mereka.
"mari makan!!!!". serentak
"enak sekali metha udang asam manisnya, wah rasanya ingin menyisakan dan membawanya pulang, xixixixi", ujar roger.
"hey kalian sudah tahu belum? geng x ingin adakan acara ulang tahun akhir pekan. tapi undangannya belum sampai di kita, mungkin besok", kata dave.
suap demi suap obrolan pun berlanjut
"kamu tahu darimana dave? apa kamu berteman dengan mereka? mereka perempuan modis-modis loh".
"aku berteman di instagram jeje membuat story dan besok akan di bagikan"
"kalau di undang ya kita datang sajalah, kalau tidak ya juga tak apa kita bisa buat acara kita sendiri berlima", lanjutnya.
"aku sih kurang suka sejujurnya, mereka terlalu memilah teman dave, walaupun sebelumnya jeje adalah teman smpku. tapi aku kurang nyaman kalau bergabung dengan mereka", ujar metha.
"bagaimana denganmu rania, mike?"
"kalian tidak komentar sedari tadi".
menghela napas "aku tidak tahu apa-apa tentang mereka. terserah sajalah. aku ikut kalian aja". memasang wajah cemas.
aku tidak suka tidak suka
geng x menyebalkan dan angkuh
"lalu mike?", tanya metha.
"hmmmm....." mengunyah "aku tidak mengenal mereka", nada dingin.
dasar es!!!
"metha terimakasih ya atas jamuannya, lain waktu di rumahku ya kita masak bareng-bareng saja. karena kan tidak punya bibi sepertimu", ajak rania sambil memeluk perpisahan karena sudah selesai dan pulang.
roger terheran,"memangnya kau bisa masak rania? aku tidak percaya. hahaaa".
"kamu tidak pernah mencicipi masakannya ya? kasihan sekali kamu roger. masakan rania enak loh". sambil merangkul rania."tenang saja aku di pihakmu". mengedipkan sebelah matanya.
"aku curiga sama dave, ada apa nih sama rania?". komentar roger.
"sudah sudah kalian jangan meributkan hal yang tidak masuk akal. kita kan sahabat. forever . okeh. metha kami pamit sampai jumpa besok".
hmm..
sahabat. bisakah lebih dari itu rania??
__ADS_1