Cinta Segilima

Cinta Segilima
hari yang indah untuk jiwa-jiwa jomblo


__ADS_3

sabtu ceria. jam 5 pagi. sabtu ini memutuskan untuk jogging. ketika ia melihat handphone yang ia letakkan di samping bantal kemudian ia membaca pesan whatsapp dari dave sambil tersenyum.


"dih dave apaan sih! jayus"


setelah itu ia pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka. setelah cuci muka ia kemudian memakai lipbalm agar tetap lembab. menyisir rambut kemudian mengikatnya seperti biasa. yah begitulah rania.


selesai sudah memakai sweater kemudian ia memakai kaos kaki pendek di lanjutkan memakai sepatu.


jam 6 ia keluar dari rumah, melewati pagar.


"huh .. huh.. huh", langkah demi langkah ia lari kecil-kecil sekitar rumahnya.


"satu dua satu dua satu dua", meregangkan otot.


pesan baru masuk


daveee


rania. lari pagi yuk!! habis itu kita makan bubur di tempat biasa dulu kita habis lari di bubur jamet


mike's


ran. jogging yuk


"dih aku duluan kali!! sudah lah abaikan saja. ganggu deh mereka", mereka di acuhkan karena rania tidak membalas pesan dari mereka.


rania lanjut lari mengelilingi rumah tetangga langkah demi langkah.


ia berhenti,. beristirahat di taman yang di sediakan pihak komplek.


sejuk, banyak pohon yang rindang, ada taman bermain untuk anak-anak, banyak gazebo (sejenis fasilitas gitu buat duduk-duduk, buat santai), ada danau kecilnya, cocoklah buat santai keluarga apalagi bawa pacar.


suasana taman di pagi hari lumayan ramai karena banyak yang di jadikan untuk anak-anak bermain, apalagi ini sabtu. banyak orang-orang yang kerja liburnya di weekend terlebih liburan semester serentak.


rania memilih untuk tidak minta di temani siapa-siapa. karena ia ingin merasakan me time tanpa ada ke empat sahabatnya.


rania memesan bubur dan makan yang sudah di sediakan tukang bubur jamet. tempat yang biasa rania dan dave makan sehabis lari pagi.


biasanya sama dave nih


senyum sendiri sambil mengingat-ingat hal seru bersama dave


ah apaan sih aku


lupain dave haduh!!!


setelah makan bubur jamet. rania ke tengah taman duduk di kursi taman yang di sampingnya ada tiang lampu taman yang lucu. ia santai disitu sendirian sambil buka-buka instagram nya kemudian ia buat story. ia selfi lalu di fotonya ia ketik 'pagi-pagi duduk di taman dong' lalu ia upload.


lalu ia matikan aplikasi instagram. yang sudah ada di pengaturan handphone nya. jadi ia tidak akan lihat tuh siapa saja yang melihat story nya apalagi baca balasan dari orang yang komen.


dia tetap duduk kemudian membuka aplikasi mangatoon. ia melanjutkan membaca novel yang sudah ia baca sebelumnya. tidak hanya novel, di mangatoon juga ada komik, rania suka tuh baca-baca komik dari mangatoon


"eh rania tumben buat story. coba lihat"


di pencet deh story nya rania


"oh dia lagi di taman. sendiri saja sih tidak ajak aku. padahal aku sudah ajak dia tadi. ternyata aku di cuekin. awas kamu ya rania. aku balas", kata dave sambil senyum-senyum.

__ADS_1


"dia disitu. susul ah", kata mike


"rania sok-sok'an update story. hihihi komen ah", kata roger 'ehhh ada anak itik'


"rania apa-apaan sih!! segala di update ! caper deh!!", kata metha yang baru bangun tidur langsung buka instagram


pukul 08.00


"aku boleh duduk disini ran?", sambil bawa coklat chubkybar yang ia sempati beli di minimarket


"eh kamu!! boleh sini duduk saja. kamu kok tahu aku ada disini?", tanya rania.


"tadi kan kamu buat story ran, ya aku tahu lah jadinya"


"oh iya ya. hahaha"


mereka tertawa bercanda-canda


di sudut lain dari arah belakang rania. ia sudah melihat rania sambil menggenggam bunga mawar merah yang ia beli di persimpangan. tapi pada saat ingin menghampiri ia mendengar rania bercanda dengan seseorang.


"hahaha. lucu juga kamu mike. kirain garing. kok bisa kamu di tinggalin di tengah jalan? haha terus kamu naik apa pulangnya?"


"jalan kaki aku sampai rumah tahu tidak? gempor aku ran. kacau deh. zaman aku smp tuh di sana minim angkutan umum ran"


ada mike? ngapain dia disini?


ia berbalik dan buang bunga itu ke tempat sampah yang tersedia di taman. dave pulang dan kecewa karena bukan dia orang pertama yang duduk sama rania di taman. kemudian ia berjalan pulang.


mike? kok bisa dia disini? apa jangan-jangan mereka sudah janjian ya? pantesan saja chat aku tidak di respon sama rania ternyata lagi sama mike.


dave mulai salah paham dan berpikir kalau rania dan mike sudah janjian.


jangan-jangan mike..


ah sialan kamu mike!!!


ngapain sih segala ikut-ikutan deketin rania


dave kesal sepanjang perjalanan pulang.


ia mengira mereka janjian.


"tunggu aku rania. tidak bisa aku simpan lama-lama. harus aku utarakan. nanti keduluan mike lagi", dave menyadarinya.


di taman


"mike sudah mau siang. pulang yuk atau kamu mau disini sampai siang?"


"ya aku juga pulang dong. kan aku kesini temani kamu. kasihan sendirian. nanti di culik gimana? tidak seru dong"


"haha. siapa juga yang mau culik aku?"


"ada. nanti minta tebusan.. tebusannya hati kamu"


"uweeeekkkkk"


mereka pun pulang.

__ADS_1


sore hari di rumah rania.


tok tok tok!!!


di intip dari jendela belum ada yang sahutin. ketok lagi.


tok tok tok!!!


"yaa.. siapaaa???", teriak rania.


di buka pintu


"jon????"


sambil membawa bunga untuk rania.


"ran. aku bawa ini buat kamu. semoga suka ya?"


"segala bawa-bawa jon..terimakasih ya..duduk deh.. aku buatin minum dulu"


jon duduk di bangku yang di sediakan di teras. karena di dalam rumah hanya ada rania sendiri jadi rania tidak berani membawa jon masuk ke dalam walau hanya keruang tamu.


rania membawa jus dan cemilan lalu meletakkannya di meja. mereka berbincang asik. jon mengajak rania nonton film di bioskop. mumpung malam minggu.


"ran..malam ada acara tidak?"


"tidak ada sih. kenapa memangnya jon?"


"kita nonton yuk di bioskop. kamu sukanya nonton tentang apa?"


"aha.haha.. jujur saja sih. aku tidak begitu suka nonton. aku lebih suka ke tokk buku. baca novel, baca komik. kalau nonton aku lebih suka nonton di youtube saja", jelasnya.


kuper nih rania. masa nonton saja tidak suka. gimana dekatinnya.


jangankan novel atau komik. baca buku pelajaran saja aku sudah mau muntah rasanya. langsung keliyengan.


tapi aku harus sabar.


sudah hampir sampai rumah rania. dave sudah merasa percaya diri. tapi dia melihat ada jon di rumah rania.


jon?


haduh masa gagal lagi sih.


ada saja sih.


tadi pagi mike. sekarang jon


dave pulang lagi. berencana malam ia datang lagi.


tidak lama kemudian jon pulang dan ia tidak berhasil mengajak rania malam minggu an.


"atau aku nanti malam balik lagi saja ya. boleh kan aku main lagi?"


duh. males deh.


karena tidak enak hati menolaknya

__ADS_1


"iya boleh kok jon", sambil senyum terpaksa.


__ADS_2