Cinta Senja

Cinta Senja
Lanjutan.......


__ADS_3

"sudah ayok tidur semua, jangan ribut ribut kasihan setya besok harus kembali kekantor, mas seto juga pagi pagi sekali harus kembali ngantor" jelas anisa dan berlalu pergi.


"adek kakak wanita yang kuat" ujar syadan dan kemudian memeluk adeknya erat erat.


Keesokan harinya kakak beradik tersebut sudah kembali ke dunia kerjanya masing masing. Sena mulai sibuk dengan aktifitas barunya, sena sangat disanjung sanjung ditempat kerjanya. banyak para dokter yang menyukai sena. wAktu makan siang pun ada yang beberapa diam diam mengirimi sena makanan. Sena berusaha senyaman mungkin berada ditempat barunya.


Sena sedang menikmati makanannya sembari main hp, tiba2 sosok dokter senior yang lumayan ganteng menghampiri sena.


"boleh bergabung dokter sena?" tegur nya lembut


"oh iya dok, silahkan" jawab sena mempersilahkan dokter tersebut duduk dihadapannya.


"gimana dok, pengalaman barunya di sini. ada kendala" tanya dokter itu sembari menikmati makanannya.


"Alhamdulillah cukup memuaskan dok, pegawainya baik2 dan ramah" jelas sena.


Setelah makan sena menuju toilet wanita untuk membersihkan tangannya, dan sekedar berkaca. Tiba tiba sena dihampiri dengan dokter cantik dan seksi namanya Anggun.


"ada hubungan apa kamu sama dr. Gilang?" tanya anggun sinis

__ADS_1


sena hanya mengerutkan alisnya, dan menjawab "tidak ada hanya sekedar menyapa saja" jelas sena sembari membenarkan seragam militernya.


"asal kamu tau ya, dr. gilang adalh calon tunangan saya. siapapun tidak berhak untuk mendekatinya kecuali saya." jelasnya


Sena kembali mengerutkan alisnya sembari geleng geleng kepala keheranan, dan kemudian berlalu pergi. Anggun yang kesal menghentakkan kakinya dan melihat sebal ke arah sena. Namun sena tidak peduli itu, baginy semua orang yang berada dalam rumah sakit ini adalah temannya.


Saat sena mengecek pasien, dr. gilang juga sama sama mengecek pasien. sepertinya dr.gilang menaruh hati kepada sena, namun ia berusaha menutupinya.


dr.gilang selalu mencari cari celah agar bisa mengobrol dengan sena, sekedar sharing tentang medis dengan sena. Anggun yang melihat sering kali tidak senang, dan sering datang menghampiri dr.gilang mencari cari perhatian.


Sore itu setelah jadwal dinasnya selesai sena bergegas pulang, hari pertamanya sangat melelahkan. Ia berjalan menuju parkiran, dan segera melajukan mobilnya.


Saat lampu merah berhenti, ia tiba melihat kearah kanan mobilnya dibalik kaca mobilnya terlihat sosok polisi yang tidak asing baginya. polisi tersebut memakai helm dan menaiki mogenya. Sena menurunkan kaca mobilnya dan menyapa polisi tersebut.


Pandu spontan kaget dan melihat ke arah sena, lebih terkejutnya lagi saat melihat sena memakai seragam perwira tni. semakin kagumlah si pandu kepada sena, ia sampai terpesona dan terkaget kaget.


"baru pulang dinas kak?" tanya sena kembali


pandu tiba2 gugup, " iii...iiya dek" jawab pandu

__ADS_1


"berhenti di cafe depan kak" ujar sen sembari menunjuk arah cafe yang berjarak 100 meter dari lampu merah. yang dibalas pandu dengan anggukan.


Merekapun sama sama memakirkan kendaraannya, Sena mengajak masuk Pandu. Pandu mengikuti dari belakang rada malu malu. Setelah memesan makanan ringan dan minuman mereka duduk disuatu tempat.


"kenapa kak?" tanya sena dengan senyuman, karena pandu melihat kearahnya terus.


"uhuk..uhuk." pandu batuk, "adek ternyata perwira kowad" ujar pandu


"kenapa kak, kakak tidak mau berteman sama sena ya?" tanya sena menunjukkan wajah lesu nya


"enggak dek, kagum saja kakak ini. adek seorang perwira tentara seorang juga dokter, sudah cantik baik sekali" jawab pandu polos


"uwaaaah sena dibilang cantik" canda sena ke pandu agar pandu tidak terlalu kaku, ia merasa pandu sangat kaku berbincang dengnnya.


Pandu semakin memerah mukanya, ia malu malu saat sena mengajaknya bercanda. namun Ia berusaha juga berjuang untuk mencairkan suasana agar tidak ada kecanggungan.


"bisa tukeran nomer hpnya kak?" tanya sena sembari menyodorkan hpnya ke arah pandu yang duduk didepannya.


Pandu semakin kaget lagi, padahal awalny ia duluan yang ingin meminta nomer hp sena, kalah cepat gaes.

__ADS_1


"kenapa gak bisa ya kak? ya udah gak apa apa" ujar sena sembari mengambil hpnya.


pandu gercep menarik hp sena kembali dan memasukkan nomer hpnya kemudia memiscol nomernya sendiri. Sena yang melihat tingkah pandu hanya menahan tawa dan meringis.


__ADS_2