
2 Tahun berlalu begitu cepat, Sena dipanggil mengahadap ke kantor Komandannya.
"ijin komandan" sapa sena sembari memberikn hormat memasuki ruang komandannya.
"masuk2 Dokter Sena" jawab komandannya sembari mempersilahkan sena duduk.
Sena pun duduk didepan komandannya, tiba2 komandannya menyodorkan sebuah berkas.
"ijin apa ini komandan?" tanya sena masih bingung.
"ini sesuai pengajuan kamu tahun lalu, saya kabulkan" ujar komandannya
"ijin" sena pun membuka SPRINT nya, dalam hatinya antara senang dan terharu. Akhirnya dia keluar dari zona tidak nyamannya yang penuh dengan tekanan senior2 nya. (maklum paling bontotðŸ¤ðŸ˜‚).
"Lanjutkan, kemasi barangmu besok kamu dilepas" ujar sang komandan.
"Ijin terimakasih banyak komandan" lalu sena berdiri dan memberi hormat kepada Komandannya, dan berlalu pergi.
Saat di baraknya, sena loncat2 kegirangan, teman2nya sampai terheran2 melihat tingkah sena.
Setelah hari pelepasan, 4 hari kemudian Sena berangkat ke Bandara diantar kedua orang tuanya. Seperti biasa sena selalu memakai baju biasa yang tidak terlihat kalau dia adalah seorang perwira tentara.
14.00 pesawatnya mendarat di bandara tersebut. "welcome Pattimura" gumam sena sembari senyum. Ternyata sena sudah dijemput oleh sopir kakaknya.
__ADS_1
"Apa kabar pak Jo?" tanya sena sembari senyum kearah sopirnya.
"Alhamdulillah baik non muda" jawab pak Jo dengan kembali melempar senyumnya.
"kakak2 gak ada yang tau kan pak?" tanya sena sembari mengecek hp nya.
"sesuai perintah non beres tidak ada yang tau" jawab pak jo
"pak langsung ke Apartemen saja ya pak?" ujar Sena
"baik non, sudah dibereskan semua sama si mbok
"makasih ya pak merepotkan trus" kata sena
"gpp non, mbok juga sudah nunggu diapertemen tadi pas keluar alasannya nganter mbok belanja keperluan mbok dulu, jadi tdak ada yang curiga non" jelas pak Jo ke sena
"siap sudah non" jawab pak Jo mantap.
Mobilpun segera meluncur ke Apartemen sena, sesampainya apartemen sena memeluk si mbok, dan menyuruh si mbok segera kembali takutnya kakak2nya curiga.
setelah semuanya kembali dan sepi, sena merebahkan tubuhnya kekasur. sudah banyak berubah daerah tersebut, seperti hatinya yang sudah berubah begitu banyak. melupakan semua kepahitan dikala itu, sena mengambil ponselnya dan menelpon sahabatnya.
"Hallo, maaf dengan siapa?" suara wanita dari seberang telefon.
__ADS_1
sena diam sejenak, lalu " cintaku seyengku, love you ku" jawab sena dengan candaan.
"O... sena????" jwab wanita diseberang telefon dengan mata terbelalak dan terkaget, ia mengira sudah dilupakan oleh sahabatnya sendiri.
"iya dong siapa lagi" jawab sena yang kegirangan.
"video call cepat, rindu sekali gaes" ujar Arin sahabatnya.
Kemudian sena mematikan telefonnya dan video call dengan Arin.
mereka berbincang panjang kali lebar, melepas kerinduan. tiba2 Arin kaget saat sena menanyakan bisa bertemu besok.
"ah ngarang kamu lah, kamu dateng? jawab arin tidak percaya.
"betulan subuh besok aq nyampe, tapi jangan bikin status ya, mau bikin surprise sama kakak2ku, kita ketemu jam 10pagi, ada dinas pagi gak?"ujar sena sembari menyengir geli karena menipu sahabatnya kalau besok baru sampai, padahal dia sudah di apartmennya.
"siiiiapppp, ada sih dinas pagi tapi gak piket, bisa ijinlah aku usahakan untuk cintoku ini. pokoknya ku tunggu rindu sekali" jawab arin kembali.
Dan setelah berakhir telefonnya, sena segera menghubungi lettingnya Tyas yang satu daerah dengannya.
"hallo" ucap sena
"iya mbak potkuh, sudah sampe belum?" tanya Tyas yang tau kalau sena dipindah tugaskan didaerah yang sama dengan dia.
__ADS_1
"iya udah nyampe, barusan aja nyampe rumah. besok sibuk gak?" tanya sena
"pagi apa sore?"tanya tyas