Cinta Senja

Cinta Senja
Dunia Baru, Harapan Baru dan Doa baru


__ADS_3

Sore itu Sena berada dalam mobil dan diantarkan oleh kakaknya satya ke bandara, ia akan terbang menuju Jakarta ditempat Ayah dan ibunya bekerja.


Sesampainya dibandara sena berpelukan dengan kakaknya dan sahabatnya Arin, ia berpamitan dan sedikit menahan air mata. setelah berpamitan ia segera cek in, dan memasuki bandara. Sena duduk di Gate yang tertera dalam boarding pass nya, sena duduk termenung melihat kearah pesawat itu berlalu lalang.


Ada 3 pria dengan potongan jepak melihat ke arah Sena, mereka terpesona dengan kecantikan sena. Ada salah satu dari mereka juga yg hanya curi2 pandang melihat kearah Sena, mereka bertiga tersentak saat tanpa sengaja Sena menoleh kearah mereka. sena tidak terlalu memperhatikan pria tersebut.


Saatnya penumpang memasuki pesawat, sena duduk disebelah salah satu pria jepak tadi.


"permisi" sapa sena sembari mengeluarkan senyum tipisnya yang menambah keanggunan dan kecantikannya naik berlevel2🤭. Pria tersebut hanya menganggukkan kepala kesena, sembari sedikit grogi. Sena duduk dan tidak terlalu memperhatikan lagi pria tersebut, dia hanya basa basi menyapa.

__ADS_1


Pria disamping sena, sedari tadi hanya sesekali melirik kearah sena, ia ingin berkenalan namun ia mengurungkan niatnya. pesawatpun terbang🛫🛫


Dalam perjalanan tiba2 lampu merah dalam pesawat menyala, dan diseberang terdengar suara dari seorang pramugari yang menanyakan dokter. Karena kebetulan ada pasien hamil yang mengeluh sakit. Sena segera membuka dompetnya dan mengambil lisensi penunjuk kartu dokternya.


saat pramugari itu mendekat sena segera memanggilnya dan berkata "saya dokter, ada yang bisa saya bantu?" tanya sena sembari menunjukkan kartu tersebut.


Pramugari itu mengajak sena ke bagian depan, disitu ada wanita hamil yang meringis kesakitan.


"Nyeri dok, dan sakit seperti mau melahirkan" jawab wanita tersebut.

__ADS_1


"sudah berapa bulan kandungannya bu? kok bisa diijinkan naik pesawat kalau kehamilan sudah tua?" tanya sena sembari mendengarkan detak jantung bayi yang ada didalam perut.


" masih 7bulan dok, kemaren waktu periksa diijinkan terbang oleh dokter kandungan" jawab wanita tersebut.


"anak pertama ya bu?" tanya sena lemah lembut sembari mengelus perut wanita tersebut.


"iya dok, anak pertama" jawabnya


"ini hanya kontraksi palsu ya bu, tidak apa2 bu. dibawa gak vitamin dari dokternya, kalau ada diminum dan sementara istirahat dulu ya pak, dijaga ibuk nya" ujar sena kepada ke2 suami istri tersebut. setelah mereka dan pramugari mengucapkan terimakasih kepada sena, sena segera kembali duduk ketempatnya. Sena berpengalaman dalam kandungan soalnya saat dulu dia KKN kepedesaan dia mendampingi seorang bidan desa, jadi dia tahu banyak hal.

__ADS_1


Pria disebelah sena semakin kagum, didalam hatinya ''''oh ternyata seorang dokter'' gumamnya. Ia ingin sekali berkenalan dengan sena namun ia takut jangan sampai istrinya orang, namun ia memberanikan, saat melihat kearah sena, telinga sena sudah ditutup dengan handset. Pria tersebut mengurungkan niatnya untuk berkenalan.


Sena perlahan memejamkan matanya, ia bertekad untung meninggalkan segala kepahitan yang ia terima. sebenarnya hanya putus cinta, namun bagi seorang yang tulus mencintai, tulus mengasihi, mereka akan merasa sangat terpukul jika seseorang yang selalu ia perjuangkan bahkan menemaninya dari hal nol hingga laki2 tersebut sekarang sudah berhasil. Bukan kebaikan pula yang ada sena dapatkan, namun pengakhiran dalam sebuah hubungan. Terasa pahit bagi seorang wanita seperti sena yang terlalu baper dan bucin.


__ADS_2