CINTA SUCI TERKOYAK

CINTA SUCI TERKOYAK
EPS 5


__ADS_3

Hari semakin sore dan sekarang sudah mulai hampir petang, matahari pun mulai tenggelam dan nampak lah sebuah bulan yang terang.


“ Dad.. Mom.. Aku pulang dulu ya, kasihan nanti mas calvin ga ada yang urus ” jelas ilsya berpamitan dengan orang tuanya.


“ iya nak, hati-hati ya di jalan jangan ngebut-ngebut bawa mobil ” pesan Mom Karin dengan lembut.


“ ya mom, yaudah Kapan-kapan nanti ilsya sama mas calvin bakal mampir ke rumah ya, kalo gitu ilsya pergi dulu babay mom, dad. ” tutur Ilsya sambil mengecup kedua pipi, Dad lucas dan mom Karin.


Sementara lucas hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum tenang kepada putrinya itu.


Ilsya pun mengemudikan mobil nya secara sedang dan mulai mengambil hp nya untuk menghubungi suami tercinta nya.


tutt! tuttt!! tutt!!


“ halo sayang? Kamu di mana? ” ujar Calvin di sebrang dengan wajah lesu.


“ Bentar mas, ini mau nyampe kok 3 menit lagi, tunggu ya ” tutur ilsya sambil menyetir mobil nya.


“ ya sayang, jangan ngebut-ngebut ya hati-hati ” pesan Calvin dengan lembut.


“ ya ”


Panggilan pun terputus secara sepihak dan ilsya mulai fokus menyetir lagi untuk ke Kanara Hospital.


______________________


Seseorang wanita seksi sedang berjalan dengan angkuh ke dalam perusahaan, membuat para pekerja ilfil dengan wanita itu.

__ADS_1


“ Skyy!! Sayang aku merindukan mu ” teriak wanita seksi itu terdengar nyaring di lobi.


Ketika wanita itu ingin berlari dan memeluk Sky, Dave terlebih dulu menghalangi wanita seksi itu dengan ucapan menusuk nya.


“ Maaf nona sasa anda tidak boleh menyentuh tubuh tuan muda seujung kuku pun karena penampilan anda silahkan lihat terlebih dahulu ” Ucap Dave dengan sinis dan mengeluarkan aura mencengkam.


“ Sky! Apa-apa ini huh? Kau melarangku memeluk mu? Aku kekasih mu sayang ” jelas wanita seksi itu bernama Sasa dengan nada manja.


“ maaf saya tidak pernah pacaran ” ucap Sky angkat bicara dan tersenyum tenang.


“ SKY! ” emosi sasa sudah di ujung tanduk sekarang, ia pun mulai melangkahkan kaki nya ke luar perusahan Alexander dengan perasaan kesal.


Dave dan Sky pun berjalan ke arah ruangan sky, Dave hanya menggelengkan kepalanya pelan dengan sikap Nona Sasa tadi sangat menjijikan. Baginya wanita-wanita seperti itu lebih baik Dave habisi saja sangat menjijikan.


“ Dav, bagaimana dengan Liliana? ” tanya Sky ke Dave ketika Dave sedang menyiapkan berkas untuk Maeting nanti malam.


“ Bagus lah, setidak nya ana baik-baik saja! Apakah masih ada yang mengincar nyawa keluarga ku dav? ” tanya nya dengan wajah datar tampa Ekspresi.


“ Sepertinya musuh bebuyutan mu masih mengincar mu dan keluarga mu sky, Berhati-hatilah lah ” tutur Dave dengan lembut.


“ Aku tau Dave.. Tapi kejadian 20 tahun lalu membuat ku takut jika Liliana, Dad Xander dan kakak ku nanti jadi korban seperti Mommy dav, bayangan nya masih terbayang-bayang ” jelas Sky dengan nafas yang memburu.


“ tenang kan dirimu Sky, kamu pria yang kuat kami bangga pada mu Sky, Alexander menjadi perusahaan yang lebih maju berkat kau dan kau juga melawan trauma di masa lalu ” tutur Dave lalu memeluk Sky seperti seseorang adik baginya.


“ Sure? aku pria yang kuat? lucu sekali Dav ” kekeh Sky dengan senyuman di bibir nya.


“ Yes.. Kamu adalah pria yang sangat hebat di dunia ini Sky ” ujar Dave menyakinkan tuan nya itu dengan lembut.

__ADS_1


Sky tidak menjawab, ia hanya terbengong dengan bayang-bayang yang terjadi di 20 tahun silam yang sangat menyakitkan baginya dan tidak bisa membuat hidup nya tenang, ia selalu di gelisahi oleh rasa trauma dan takut di dalam diri nya.


Teriak-teriakan dari sang Mommy masih berdenging di telinga nya, ia Benar-benar menahan nafas nya karena masa lampu nya masih pada diri nya, ia tau kematian sang mommy karena trauma itu.


“ tolongg mas Xan tolongg akuu hiks.. ”


Sky menutup telinga nya yang rasanya pecah ketika mendengar suara minta tolong dan isakan, apa lagi suara itu tidak asing lagi dari diri nya.


“ tuan, minum dulu obat mu ” titah Dave dengan lembut menyerahkan sebuab Pil berwarna merah ke Sky dengan air putih di nampan. ..


Sky pun langsung menerima nya, dan menelan pil itu dengan mudah, Dave yang melihat tuan nya sedang landa Depresi lagi pun hanya menghela nafasnya kasar.


_____________________


Dorrr.


“ Anaaa! ”


Teriak Albrt dengan keras ketika mendengar suara tembakan di tenggah malam, Albrt sangat panik, cemas dan langsung mencari Liliana di seluruh kamar tetapi hasilnya nihil.


“ kemana kau Ana ” guman Albrt dengan nada Khawatir dan resah.


Drrrt!! Drrt!! Drrtt!!


Tertera di ponsel bahwa nomer tidak di kenal menelpon Albrt, dengan cepat ia mengangkat nya.


Bersambung..

__ADS_1


__ADS_2