
“ sayang, aku pergi dulu yaa.. Ada kerjaan kantor mendadak ” Jelas Sky kepada Aurora dengan nada lembut.
“ Ya ” gadis bernama Aurora itu pun hanya mengikut seperti anak kucing yang sedang di permainkan, selepasnya Sky pergi datang lah seseorang pria yang lebih tampan dari Sky Alexander, pria itu tak lain adalah David Alexander, ia datang ke mansion Sky karena ingin bertemu dengan Aurora.
“ Roraa!, aku mau bicara” teriak david dengan mencengkal tangan Aurora ketika ingin menginjakan kaki nya pergi.
“ Ohh, kak david? Ada apa kak? ” tanya Aurora sambil menampakan senyuman ke arah david, membuat david sedikit agak royal.
“ emm, kau tau tara? ” jelas David sambil menatap manik Aurora dengan lembut.
“ tara? Em engga kak, emng kenapa? ” tanya Aurora balik dengan kebinggungan.
“ engga, btw gimana hubungan mu dengan Sky? ” tanya David sambil menahan sesak di dada nya.
“ baik aja kak, oh ya aku mau istirahat dulu ya kak, capek banget ” tutur Aurora dengan senyuman manis nya.
“ kau tidak tau rora, kau sedang di maafaatkan oleh adik bajingan ku demi balas dendam ” gumam David menghela nafas nya secara kasar.
“ Hei Ky, kamu dari mana saja? ” tanya seseorang pria sambil menatap tajam ke arah Sky yang baru masuk ke dalam mansion. Sky hanya menatap dingin ke aran Gavin dengan acuh ia melewati Gavin.
“ Sky! ” teriak seseorang gadis dengan wajah yang cantik dan mata yang tajam sekali, setajam pisau. Sky dan Gavin pun menoleh ke arah yang memanggil nama Sky.
“ aku rindu kamu, ky ” ujar tara sambil menengelamkan kepala nya di dada bidang Sky, dan memeluk erat Sky.
__ADS_1
Sementara Sky hanya diam saja, dan menghela nafas nya kasar, tara pun binggung kenapa Sky tidak membalas pelukan Nya?.
“ emm, kita bahas saja soal Aurora ” jelas Sky dengan singkat dan acuh. Membuat tara merasakan kecemburuan.
“ jadi kamu ke sini hanya karena ingin mekambing hitamkan kekasih tercinta kamu? ” ujar tara dengan senyuman iblis di dirinya.
“ ya ”
Jawab Sky seadaa nya, nembuat tara sedikit tersinggung dan sedikit emosi, tetapi bisa ia Kontrol. “ sudahlah ayo kita ke ruangan! Jalankan rencana sesuai tadi malam ” jelas Gavin menenangkan tara yang sedikit emosi.
“ aku tau tara sudah banyak membunuh orang dan di kejar-kejar oleh pihak polisi, kita manipulasi saja polisi, nanti malam kita jadwalkan rencananya. ” ujar Sky dengan dingin dan mengcengkram.
Tara dengan Gavin hanya menganggukan kepala nya dengan rencana nya kepada gadis polos, malang yang tak lain adalah Aurora, Sky juga menjelaskan bahwa kakak nya David munggkin akan membantu Aurora dalan rencana jahat nya.
“ Deal! ” ucap Mereka bertiga dengan senyuman smrik nya.
“ Sayang , kamu pergi ke tempat ini ya? Soal nya ada temen aku yang ngasih aku barang, tapi aku sibuk ” jelas Sky kepada gadis nya yang tak lain adalah Aurora.
“ emm, Ya nanti siang aku ke sana ” jawab aurora dengan wajah lugu nya. Sementara Sky hanya tersenyum liciknya.
Siang Hari nya. Aurora pergi ke tempat yang di tunjuk oleh kekasih nya Sky, Mata nya terbelak ketika melihat seseorang yang wajah nya mirip dengan diri nya tetapi aura dari wanita itu terlalu tebal, dan matanya sangat tajam.
Aurora juga melihat bahwa wanita itu sedang membawa pisau yang di tancapkan ke seseorang pria membuat ia terbelak kaget.
__ADS_1
Pria itu Sky!
Ohh tidak! Fikir Aurora kaget dan mulai berlari ke arah mereka, Aurora menghentikan tangan wanita itu dengan tatapan tidak takut kepada wanita itu.
Tiba-tiba saja Sky jatuh dan mulai pingsan di tempat, sedangkan wanita itu lari dengan pisau yang di berikan kepada Aurora. Aurora pun mendekati Sky yang jatuh dengan banyak lumpur, dengan tangis nya ia di tangan kirinya masih membawa pisau penuh darah tersebut.
“ Berhenti! ” teriak seseorang pria bersegaram polisi sambil menyodorkan pistol ke arah aurora, awal nya Aurora terkejut terapi sekarang menjadi panik ketika ia di todongkan senjata. “ nona? Ikut saya untuk di introgasi! Anda telah membunuh pria ini ” jelas pria berseragam polisi itu dengan dingin.
Sementara Aurora menggelengkan Kepalanya, Ia berniat membantu Sky saat di bunuh oleh wanita itu, tetapi kenapa harus dia yang di tahan? Ini sangat-sangat tidak adil!
Sky Pun di Baw Ke rumah sakit dengan perawatan yang sangat teratur, Aurora di penjara karena pisau di samping Sky tadi ada jejak tangan Aurora. Membuat Auora tidak bisa memberi alasan lagi.
Setelah Sky sadar, Aurora pun di bawa di hadapan Sky untuk di introgasi dengan fihak polisi, Aurora berharap jika Sky akan membantu nya, karena memang bukan Aurora lha yang salah.
“ Maaf tuan Sky? Apakah benar gadis ini yang menusuk perut anda? ” tanya polisi smbil memborgol tangan Aurora. Sementara sky hanya menatap Aurora dengan tatapan sendu, sesaat ia teringat kembali di mana Sang Mommy di bunuh membuat emosi Sky memuncak.
Lidah nya kelu untuk mengucapkan Ya dan Tidak, Ia sangat mencintai Aurora, tetapi kenapa harus keluarga Aurora yang membunuh Mommy tercinta nya?, rasa kecewa tidak bisa ia bendung, apa lagi ia sedang hasut Oleh tara dan Gavin.
“ Y-ya pak! Dia ” jawab Sky dengan emosi memuncak melihat wajah aurora yang terlihat baik-baik saja. Aurora pun memucat dan mulai menatap ke arah Sky dengan tatapan mata yang sangat menyedihkan, sebenarnya hati Sky teriris melihat mata Aurora yang mulai berkaca-kaca.
“ Ky? aku Aurora ” lirih Aurora dengan suara serak ingin menagis, ia tidak percaya sekarang dengan apa yang di ucapkan kekasih nya ini.
“ tidak! Kau bukan Aurora, aku kenal aurora mana yang benar ” jelas Sky dengan tegas, membuat Polisi Yakin bahwa gadis ini lha yang dari dulu menbunuh karena jejak tangan nya sama dengan Aurora.
__ADS_1
Aurora hanya tertunduk Pasrah dan mulai terisak menatap ke arah Sky, Polisi mulai membawa Aurora kembali ke luar ruangan.
Bersambung. ..