Cinta Tak Tersampaikan

Cinta Tak Tersampaikan
part 7


__ADS_3

Sore harinya,ayah nya Qin menemukan bahwa Qin sudah tergeletak di lantai dan sontak ia kaget lalu panik dan langsung membawa Qin pergi ke rumah sakit


~Rumah sakit


"Bagaimana dok?"tanya ayah nya Qin dengan cemas


"Sudah membaik,namun masih harus di tangani lebih lanjut dan menjalani rawat inap" ucap dokter


"syukurlah" ayah Qin menarik nafas lega setelah mendengar nya


Lalu ia segera menelepon Kiana untuk memberitahu bahwa ayahnya akan menginap di Rumah Sakit.


Tut..Tut..


"Halo,ayah?" ucap kia


"Ki kmu jaga rumah ya" ucap ayah


"Kenapa aku yah?" nada suara sedikit naik


"Qin sakit,dia harus di rawat inap" dengan tangan bergetar


"ngerepotin aja sih si Qin" ucap Kia dalam hati


"Nak?" panggil ayah


"ehk,iya iya,aku jaga rumah. Ayah kapan pulang?"


"Nanti ayah kasih kabar lagi"


"Iya deh"


Tut..Tut.. telpon terputus


Ayah Qin pun langsung masuk ke ruang tempat Qin di rawat. Menatap Qin dan sempat melihat bayangan istrinya yg dulu terbaring lemas seperti Qin sekarang.


"Nak bangun" ucap ayah sambil menghapus air mata


Di sisi lain Reza mencoba menelpon Qin namun tak ada yang mengangkat telepon nya dan akhirnya Kia mengangkat nya karena merasa risih dengan suara telpon yang berasal dari tempat tidur Qin.


"Apa sih berisik,Qin lagi gak ada di rumah!" ucap kia dengan nada yang sangat keras

__ADS_1


"Kia?" ucap Reza dengan lembut


"hah?! ini Reza?" tanya kia dan ia terkejut


"hmm Iyah ini gue, katanya Qin gak ada, kemana?" tanya Reza


"ehh maaf ya gue kesel jadi marah-marah" ada sedikit getar dalam kata-katanya


"Iyah, Kesel sama siapa?" tanya Reza


"Itu loh si Qin dia malah ngelanggar peraturan yang ayah kasih dan akhirnya dia juga yang celaka jadi gw harus jaga rumah deh"


"Hah?!! Qin kenapa?" tanya Reza dengan cemas


"Aduh,gue keceplosan lagi,hah gagal deh rencana gue buat misahin Reza sama si Qin" ucap kia dalam hati


"ehh ehh iyah,Qin sakit terus di rawat inap, gue gak tau detailnya" kia berusaha menyembunyikannya


"Di rawat di rumah sakit mana? gue mau tengok" ucap Reza tergesa-gesa


"Gue SMS deh untuk alamatnya" masih dengan emosi nya


"oke, thank ya Kia" ucap Reza


Tut..Tut.. telpon terputus


sesampainya di rumah sakit...


Reza masuk ke lobi rumah sakit dan menanyakan kamar Qin.


"Sus,apakah ada pasien dengan nama Qinesta?"


"sebentar biar saya cek dahulu"


"baik,sus" menunggu sambil melirik lirik ke kiri dan kanan


"nah ada,ia baru saja ditangani,ada di kamar nomor 029" ucap suster


"baik sus, terimakasih"


"yah, sama-sama"

__ADS_1


Reza segera menuju ke kamar inap Qin. Lalu ia masuk.


"Qin" membuka pintunya sambil mengatur nafas yang tersengal-sengal


"Reza!! Siapa suruh kamu datang ke sini?!" ucap ayah Qin sedikit marah


"Om, sa saya ingin melihat keadaan Qin" masih berdiri di depan pintu


"Keluar kamu, karena kamu,anak saya tidak mau menuruti apa yang saya larang" emosi yang mulai meningkat


"A a ayah" Qin memegang tangan ayah nya


"Nak kamu sadari?!" melirik ke arah Qin lalu menepuk nepuk pipinya


"hmm ayah,aku gapapa" ucap Qin dengan lembut sambil memegang tangan ayah nya


"Qin,kamu sadar?" ucap Reza sambil menghampiri Qin dan Qin pun tersenyum


"Jangan dekat-dekat dengan anak saya" ayah nya Qin masih saja marah ia sedikit mendorong Reza hingga hendak jatuh


"Ayah sudah-sudah,jangan bertengkar" Berusaha duduk dan menenangkan ayah nya


"Nak jangan di paksakan kamu istirahat saja" ucap Ayah


"Kumohon jangan marahi Reza ini semua salah ku bukan salah Reza" menahan buliran air mata yang hendak jatuh ke pipi


"Sudah-sudah jangan menangis, baiklah kali ini kalian ayah maafkan" mengusap air mata Qin dan melihat ke arah Reza


"Terimakasih ayah" Qin tersenyum


"Terimakasih om" ucap Reza kepada ayahnya Qin


"Ayah akan keluar untuk membeli makanan" ucap ayah dan menghampiri Reza


"Jaga Qin baik-baik saya tidak ingin ia sakit dan menangis lagi" bisik ayah nya Qin kepada Reza


hai teman-teman maaf ya udah lama gak up kemarin sibuk banget dan karena kecapean jadi gak enak badan,hhe maaf jadi curhat


oh iya makasih ya yg setia baca novel aku


jangan lupa like,komen dan shere ya

__ADS_1


Dukungan kalian memang yang terbaik


salam hangat author via^^


__ADS_2