
Alan merasa sangat kesal sekali ketika Dia tahu kalau Indah baru saja datang dari kantin . Padahal Dia sudah mencarinya ke sana sebelumnya. " Ya sudahlah , Aku yang kurang teliti atau bagaimana sehingga tidak menemukannya ketika Aku mencarinya di kantin. Yang terpenting sekarang aku sudah menemukannya , dan aku harus mencari kesempatan untuk meminta maaf kepadanya "( ucap Alan dalam hati ).
" Okey , para siswa dan siswa bru sekalian , Akhirnya sekarang kita berada di tahap akhir MOS , yaitu pada tahapan pemilihan ketua kelas . Kalian boleh mencalonkan siapapun dalam pemilihan ketua kelas kali ini . Yang di calonkan harus maju ke depan untuk menjelaskan visi misi mereka untuk kedepannya . Untuk calon maksimal empat , enggak boleh lebih dan kurang ", ( ucap ketua pelaksana MOS) . Semua kelas sibuk berdiskusi untuk membentuk ketua kelas dan menentukan calon mereka masing - masing . Hanya kelasnya Alan yang paling santai dan tidak berdiskusi sama sekali .
" Hei , kenapa kalian malah diam saja ? tidak mendiskusikan calon ketua kelas kalian ?" ( ucap pengawas kelas komputer ) , " tenang saja kak , kami sudah memutuskan siapa ketua kelas kami , tanpa mencalonkan ,nanti aja kakak lihat '" ( jawab salah satu siswa komputer , ) "ya sudahlah , terserah kalian saja , intinya hari ini ketua kelas kalian haus ada , bagaimana pun caranya " ( jawab pengawas kelas komputer ) " siap kak " ( jawab sebagian besar siswa kelas komputer degan kompak ) . Mendengar hal itu Alan pun tampak kebingungan dan keheranan , karena Dia enggak tau siapa yang mereka tunjuk jadi ketua kelas . " Kok mereka kompak banget iya ? apa benar mereka sudah memilih ketua kelas mereka ? , jangan bilang aku yang bakal mereka tunjuk . Ah masak iya Aku ,ada - ada saja pikiran ku ini " ( ucap Alan dalam hati ).
__ADS_1
" Waktu berdiskusi telah selsai , kini saatnya menyerahkan semua nama perwakilan dari kelas massing - masing " ( ucap Ketua panitia MOS ) . " Perhatian , buat semua anggota pengawas pemilihan MOS , harap membawa masuk anggota kalian ke kelas masing - masing dan pemilihan ketua kelas bakal di lakukan di dalam kelas " , ( ucap ketua panitia MOS ) .
Masing - masing pengawas MOS membawa anggota mereka masuk ke dalam kelas untuk melakukan pemilihan kelas . Semua kelas tampak ribut dan sangat ramai sekali sambil menyemangati kandidat mereka masing - masing . Tapi suasana tersebut tidak berlaku di kelas komputer . Karena di kelas tersebut sama sekali tidak ada yang namanya menyemangati masing - masing kandidat mereka . Yang terdengar hanya satu orang , sua orangnya berbicara , sisanya cuman jadi penonton dan pendengar . " Baiklah , seperti yang sudah kalian ketahui , hari ini kalian harus menunjuk ketua kelas kalian langsung . Kita tidak akan mengadakan pemilihan , karena di kelas ini tidak ada satupun nama kandidat yang kalian calonkan , oleh karena itu , kalian pilih saja langsung sesuai kesepakatan kalian semua " ( ucap pengawas kelas komputer ) . Seketika langsung ada yang jawab . " Alan saja kak yang jadi ketua kelas " ( ucap salah satu siswa kelas komputer ) . " Iya kak , Alan saja yang jadi ketua kelasnya " ( jawab mereka dengan kompak ).
Seketika Alan langsung kaget . " Hah aku ? Kenapa kalian memilih aku ? kalian kan tidak pernah berbicara dan berunding dengan ku, kalian juga tidak pernah bertanya apakah aku siap dan mau menjadi ketua kelas " , ( ucap Alan sambil berdiri ). " Kita di sini tahu semua kalau yang berani melawan dan pandai bicara itu hanya Kau sendiri , makanya kami pilih dirimu " ( jawab salah satu temannya ) , " ah sudahlah , benar saja kata di hati ku tadi " ( ucap Alan dalam hati ) , " ya sudahlah , terserah kalian saja " ( ucap Alan dengan pasrah ). " Di karenakan semuanya sudah setuju , maka di putuskan ketua kelas komputer adalah Alan , dan untuk wakil , sekretaris , dan bendahara , kalian putuskan saja sendiri " ( ucap pengawas kelas komputer ).
__ADS_1
" Untung saja kelas kami selsai denan cepat sehingga aku punya kesempatan untuk menemui Indah dan meminta maaf padanya . Tapi di mana si Indah ya ? kok aku enggak melihatnya dari tadi , kebiasaan nih orang suka ngilang kalau di cari " (ucap Alan dalam hati sambil melihat kiri kanan . Setelah melihat sekelilingnya akhirnya Alan melihat Indah . " Lah , nih orang aku cari perhatikan dan lihat sekitar , eh tahunya Dia ada di belakang ku . Aku yang emang bodoh sehingga tidak memperhatikannya , malah menyalahkan Indah trus . Karena Dia sudah ada di sini Aku langsung saja mendekatinya dan meminta maaf padanya " ( pikir Alan sambil berbalik ke belakang melihat Indah ) . Ketika Alan menoleh ke belakang Dia langsung terpesona sama kecantikan Indah . " Eh , buset ini anak cantik sekali ya , kok Aku baru tau ? kalau Dia secantik ini , ( ucap Alan dalam hati ) . Plak ( suara tamparan di muka Alan ) . " Kenapa kamu menampar ku ? " ( tanya Alan ) , " siapa suruh kamu melihatku trus , aku kan jadi risih karena di lihat trus - terusan " ( jawab Indah ) , " habis kamu ,, cantik banget " ( jawab Alan ) , " dasar laki - laki bisanya cuman omong kosong doang " ( jawab Indah ).
Alan trus saja memuji wajah Indah , dan akhirnya membuat Indah kesal. " Kamu mau ku tampar lagi enggak ? " ( ucap Indah ) , " Iya jangan dong , masak aku di tampar trus , aku kan sudah minta maaf tadi " ( jawab Alan ), " iya lagian kamu ngomong gitu mulu , aku enggak suka iya " ( jawab Indah sambil kesal ) " Aku juga enggak tahu , ketika berhadapan dengan mu , lidah dan mulut ku ini tidak bisa aku kendalikan , dan biasanya Aku enggak pernah begini sama siapapun " ( jawab Alan ) . Plak ( suara tamparan ke dua mendarat di pipinya Alan ) . " Aww , sakitnya pipi ku , " ( ucap Alan sambil memegang pipinya ) . " Habisnya , kamu di bilangin ngeyel sih jadi orang " ( jawab Indah ) .
Seketika Alan lupa niat awalnya kepada Indah . Kemudian satu persatu murid dari semua kelas yang ada di sekolah tersebut ke luar dan menuju ke lapangan . Singkat cerita semua nya sudah berkumpul kembali . " DI karenakan kalian sudah hadir , maka Aku umumkan , bahwa MOS tahap ketiga telah berakhir . Dan dengan begini kegiatan MOS di nyatakan telah selsai , dan aku umumkan besok kalian libur selama satu minggu , dan kalian semua sudah di terima di sekolah ini . Selamat buat kalian " ( ucap ketua pelaksana MOS ) . " Kegiatan MOS telah berakhir dan kalian semua boleh pulang , dan sampai jumpa lagi minggu depan " ( ucap ketua pelaksana MOS ) .
__ADS_1
Kemudian semuanya bubar dan pulang ke rumah mereka masing - masing , begitupun Alan. Dia juga langsung pulang . Tiba - tiba pada saat perjalan pulang Alan terpikirkan sesuatu . " Kok ada yang kurang ya , tapi apa ? perasaan tidak ada yang kurang , dan hari ini Aku sudah bertemu dengan Indah , walaupun Aku di tampar dua kali , setidaknya aku sudah berbicara dengannya . "( Pikir Alan dalam hati ) . Walau begitu Dia masih merasa ada yang kurang dan itu penting banget baginya . Akan tetapi , Dia masih saja tidak mengingat apapun itu . Dia berusaha memikirkan apa yang membuatnya begitupun merasa gelisah dan kekurangan . Karena terlalu fokus untuk berpikir dan tidak melihat jalan , ketika ada yang membunyikan klakson di belakang membuatnya langsung terkaget . " Dasar orang yang tidak tau sabaran , bukannya meminta maaf malah langsung kabur dengan mobilnya , mentang - mentang kaya , punya mobil , sombongnya minta ampun , tidak memperdulikan masyarakat kecil " ( ucap Alan dalam hati dengan kesal ) . " Eh bentar - bentar , kayaknya kata - kata yang aku ucapkan tadi berkaitan dengan kata - kata itu deh " ( pikir Alan sambil mengulang kalimat yang tadi trus menerus ) . " Oh ya , Aku baru ingat , kalau Aku harus minta maaf sama Indah " ( ucap Alan sambil menggaruk kepalanya ).