Cinta Tentang Ketidakmampuan

Cinta Tentang Ketidakmampuan
BAB 7 ALAM KHAYALAN BAGIAN TIGA


__ADS_3

Alan akhirnya datang untuk makan malam brsama - sama . Makan malam berasa begitu bahagia sekali . Apalagi bisa berkumpul dengan semua anggota keluarga di rumah. Setelah makan malam , mereka selalu menonton tv. Mereka menonton tv tidak terlalu lama , hanya untuk sekedar menghilangkan lelah sehabis kerja di sawah . Satu jam kemudian mereka pun telah selsai menonton tv , dan bersiap untuk segera tidur, agar besok pagi bisa bangun lebih segar dan semanagat . " Ayo kita semua istirahat dulu , supaya besok bangun pagi lebih semangat untuk menjalankan aktivitas seperti biasanya " ( ajakan sang Ibu sambil mematikan tv ) , " iya ayo , kamu juga harus cepat tidur Lan , besok kamu harus sekolah dan harus bangun pagi - pagi " ( jawab sang Ayah ) , " iya - iya , siap Yah " ( balas Alan sambil beranjak ke kamar ) " anak Ibu harus rajin bersekolah ya , enggak boleh menyakiti hati teman mu yang lain " ( ucap sang Ibu ) "iya Ibu , Alan bakal rajin bersekolah , dan enggak bakal menyakiti hati siapapun , agar tidak mengecewakan Ayah Ibu " ( balas Alan ) .


Kemudian Alan teringat gadis yang bawa motor yang menurutnya Dia telah membuatnya sakit hati dan tersinggung . " Hadeh , Aku baru ingat tentang gadis yang tadi di lapangan , bagaimana iya keadaannya sekarang ? " ( ucap Alan sambil menggaruk kepala ). Tanpa pikir panjang Alan langsung tidur . " Ah , sudahlah , tidak perlu ku pikirkan lagi , sekarang Aku harus tidur dulu , besok baru bisa Aku mencarinya dan meminta maaf padanya " ( ucap Alan sambil memejamkan mata ) . Tak lama kemudian Alan pun sudah tertidur dengan lelapnya . Tanpa diduga - duga sosok gadis yang di lapangan malah datang ke mimpinya . Alan bermimpi kalau Dia bertemu dengan Indah dan tidak mau memaafkannya .

__ADS_1


Pagi hari telah datang , keluarga tersebut sudah siap - siap untuk menjalankan tugas mereka masing - masing . Ada yang harus ke sawah dan juga ada Alan yang harus bersekolah . " Nak , bangun nak , sudah pagi , kamu harus pergi ke sekolah !" ( panggil sang Ibu sambil mengetuk pintu kamar Alan ) , " iya Ibu , Alan sudah bangun kok dari tadi " ( balas Alan langsung membuka pintu sambil menguap ) " kamu ini ya , katamu udah bangun tapi kok masih menguap saja kerjaanmu , Ibu panggil - panggil enggak nyaut - nayaut " ( balas Ibu sambil menaruh kedua tangan di pinggang ) " hehe , iya bu , tadi Alan tidur lagi " ( jawab Alan sambil ketawa kecil ) " dasar kamu ini ya , sudah bangun malah tidur lagi , bukannya langsung mandi " ( ucap sang Ibu sambil menjewer kuping Alan dan membawa Alan ke kamar mandi ) " ampun bu , Alan bakal mandi " ( jawab Alan sambil memohon ampun ) " ya sudah , mandi sana ! " ( jawab sang Ibu sambil melepas tangannya dari telinga Alan ) , " iya - iya Ibu Ku sayang , Alan baklan langsung mandi nih , tapi Ibu harus pergi dulu dari sini , masak iya anaknya udah gede masih saja mau di mandiin " ( jawab Alan sambil menyuruh ibunya pergi ) " iya sudahlah , Ibu pergi dulu , Ibu juga mau menyiapkan bekal untuk ke sawah " ( jawab sang Ibu sambil beranjak pergi ) .


Sang Ibu pun pergi dari kamar mandi , kemudian Alan menutup pintu kamar mandi . " Ada - ada saja si Ibu , masak anaknya udah gede begini malah mau dimandiin apa kata rumput yang bergoyang ? bisa - bisa ditertawai aku sama burung - burung yang terbang " ( gumam Alan sambil mandi ) . Seperti biasanya sebagai rutinitas harian Alan , kalau mandi harus sambil nyanyi . Setelah nyanyian demi nyanyian yang Alan nyanyikan , akhirnya Alan pun telah selsai mandi dan langsung keluar dari kamar mandi. Alan kemudian langsung masuk ke kamarnya dan langsung memakai pakaian sekolah . Beberapa saat kemudian Alan sudah rapi dengan pakaian sekolahnya . Kemudian langsung keluar.

__ADS_1


" Nak sarapan dulu sini bareng - bareng sama Ayah Ibu " ( seru sang Ibu ) , " iya Ibu" ( balas Alan sambil berjalan ke dapur untuk sarapan ) . Setelah sarapan selsai Alan segera berpamitan kepada kedua orang tuanya . " Ayah , Ibu , Alan pamit dulu ya ke sekolah " ( ucap Alan sambil mencium tangan orang tuanya ) . Alan langsung beranjak mengambil motor dan langsung pergi ke sekolah . " Dadah Ibu , dadah Ayah , Alan berangkat dulu ke sekolah " ( ucap Alan , sambil melambaikan tangan kepada orang tuanya ) " iya nak , berangkatlah " ( jawab kedua orang tuanya sambil membalas lambaian tangan sang Anak ) . "Semoga saja kamu jadi anak yang trus berbakti sama kedua orang tua Mu nak " ( ucap sang Ibu di dalam hati ) . Alan pun pergi dengan menaiki motor favoritnya .


Kemudian seluruh siswa dan siswi baru telah berkumpul di lapangan . " Hadeh aku baru ingat kalau hari ini ada upacara , pantas saja semuanya datang pagi sekali hari ini . Tapi apakah perempuan yang kemarin terlambat itu sudah datang ya , kok aku tidak melihatnya sejak berkumpul di lapangan ini ya ? atau jangan - jangan Dia terlambat lagi ? atau Dia sudah datang tapi tidak aku lihat ? " ( ucap Alan dalam hati sambil menengok kiri kanan ) . Hari ini Alan datang seperti biasanya , tapi Dia tidak tahu kalau ada pengumuman di grup wa yang mengharuskan semuanya harus datang pagi sekali dari hari kemarin. " Eh kau, kok kalian semua datang pagi sekali iya hari ini ? ( tanya Alan ke teman sebelahnya ) " emang kamu belum tau iya ,kalau hari ini semua murid baru di minta untuk datang pagi - pagi ? ( jawab teman sebelahnya ) . " Iya aku mana tahu , makanya aku bertanya , hadeh , aku bertanya bukannya di jawab malah di tanya balik " ( jawab Alan dengan muka kesal ) " hahaha" (jawab temannya dengan tertawa ) . " Ini anak bukannya jawab malah tertawa" ( jawab Alan dengan muka ketus ) " iya deh aku minta maaf , lagian pengumuman di wa sudah tertulis jelas , dan bahkan subuh tadi ,pengumumannya di ulangi lagi biar tidak ada yang lupa " ( jawab temannya sambil meminta maaf) " hah di wa ? pantas saja aku tidak tau apa - apa . Aku seharian dari kemarin dan sampai sekarang , aku belum sempat tuh belikan kartu ku pulsa , maklum lagi tanggal tua . Kalau tanggal tua mah semuanya serba habis , duit habis begitupun kouta dan pulsa . Udah gitu kartu ku sekarang masa tenggang pula , ( jawab Alan dengan sedikit sedih ) . " Owh , pantas saja kau tidak tahu. Aku aja jual beras Ibu ku diam - diam biar bisa isi kouta , hahah " ( balas temannya sambil tertawa ) . " Hei kalian, malah asik ngerumpi di belakang , bukannya diam , malah adu nasib , udah gitu bukannya malu jual beras ibu nya diam - diam malah bangga " ( jawab salah satu panitia MOS sambil marah ) . Sontak semua terdiam seketika .

__ADS_1


" Di karenakan semuanya telah hadir di lapangan , dan suasananya sudah tenang upacara kita mulai saja ,agar tidak memakan banyak waktu . Karena kalau kelamaan nantinya bakal panas dan membuat kalian tidak betah berada di lapangan " ( seru ketua panitia MOS ). Upacara di mulai . Petugas upacaranya telah di siapkan dari kemarin dan sudah di umumkan di grup wa. Hanya saja Alan tidak tahu apa - apa .


Suasana upacara berlangsung khitmad . Hanya Alan yang tidak menikmati upacarnya . Karena Dia sibuk mencari Indah yang berada di depan , sedangkan Alan berdiri paling belakang . Udah tahu dirinya kecil tapi masih saja berada paling belakang . " Hei kamu , Aku perhatikan dari awal mulai upacara , kamu selalu celingak - celinguk enggak jelas . Emangnya mau nyari siapa sih ? atau mau ke kamar mandi , suadah tidak tahan lagi ?" ( tegur salah satu panitia MOS yang sedang berpatroli di belakang Alan ) " eee ,, ee em m " ( jawab Alan dengan terbata - bata ) .

__ADS_1


__ADS_2