Cinta Tentang Ketidakmampuan

Cinta Tentang Ketidakmampuan
BAB 12 ALAM KHAYALAN BAGIAN DELAPAN - AKHIR


__ADS_3

Singkat cerita Alan sudah sampai rumah. Sesampainya di rumah Dia selalu menyalahkan dirinya akibat melupakan permintaan maafnya . Karena Dia tahu kalau habis MOS Dia harus libur dulu baru bisa bertemu lagi dengan Indah . Selama liburan berlangsung Alan selalu pergi ke sawah untuk membantu orang tuanya . Kegiatan sehari - hari trus berlanjut dan Alan selalu saja berharap bisa bertemu Indah . " Hai , waktu cepatlah berlalu , biar liburan ku ini cepat berlalu " ( ucap Alan ) . Hari - hari terasa lama sekali bagi Alan yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Indah . Singkat cerita , masa liburan telah berakhir sekolah pun mulai kembali aktif .

__ADS_1


"Alan , bangun nak , sudah pagi , kamu harus sekolah , nanti kamu kesiangan kalau lama bangun " ( ucap sang Ibu sambil mengetuk pintu kamar ). " Iya Bu , Alan sudah bangun , terima kasih ya Bu , sudah bangunin Alan , hehehe " ( balas Alan sambil membuka pintu dan berjalan ke kamar mandi ) , " tumben kamu bilang terima kasih ,biasanya enggak pernah tuh " ( balas sang Ibu ) , " hehehe , enggak apa - apa kok Bu , Aku mandi dulu ya " ( balas Alan ) , " Ya sudahlah terserah kamu aja , Ibu mau lanjut menyiapkan sarapan dulu " ( balas sang Ibu sambil pergi ke dapur ). Singkat cerita , Alan sudah bersiap untuk pergi ke sekolah dan berpamitan ke orang tuanya .

__ADS_1


Perjalan sekolah di mulai . " Akhirnya datang juga hari sekolah , sudah tidak sabar rasanya aku untuk meminta maaf sama Indah , dan rasanya kok Aku kangen banget sama Dia " ( ucap Alan dalam hati ). Beberapa menit kemudian Alan telah sampai ke sekolah , seketika langsung melihat kiri kanan . " Ternyata ramai juga nih sekolah ya " ( ucap Alan dalam hati ) . " Iya sudahlah , Aku langsung masuk ke kelas saja" ( ucap Alan sambil berjalan ke kelas ). Betapa kagetnya Iya , yang pertama Ia lihat ketika baru masuk kelas adalah sosok wanita yang selalu Ia pikirkan setiap hari , sontak saja tanpa pikir panjang Alan langsung datang menemui Indah dan menyapanya . " Hai " ( sapa Alan sambil berjalan ke tempat duduk Indah ) , " Iya , ada apa ?" ( jawab Indah ) " boleh aku duduk ? " ( tanya Alan ) " enggak " ( jawab Indah ) . " Ternyata nih cewek susah banget iya , padahal sudah jelas - jelas kosong di kursi sebelahnya masih saja Dia enggak mau ngasih Aku duduk " ( ucap Alan dalam hati ) " iya sudahlah kalau enggak mau ngasih Aku duduk , Aku berdiri saja " ( jawab Alan ) " ngomong aja langsung , ribet amat " ( jawab indah ) . " Sebenarnya Aku mau minta maaf sama kamu " ( jawab Alan dengan sedikit malu ) , " minta maaf untuk apa ? " ( tanya Indah dengan penasaran ) " itu, untuk tingkah laku atau ucapan ku yang mungkin membuatmu tersinggung pada saat MOS kemarin " ( jawab Alan ) , " oh itu, tenang saja sudah aku lupakan kok , enggak apa - apa , lupain aja " ( jawab Indah ) . Mendengar jawaban Indah , Alan merasa sangat bahagia banget , dikarenakan Indah sudah memaafkan Alan . " Terima kasih ya , sudah memaafkan ku " ( ucap Alan ), " santai aja sih , enggak usah terlalu kaku gitu " ( jawab Indah ) , " hmm , bagaimana aku traktir makan di kantin ? atau jajan apalah di kantin sebagai permintaan maaf ku ?" ( ucap Alan ) , " iya sudah , kamu atur aja bagiamana baiknya menurutmu , Aku ngikut aja " ( jawab Indah ). "Oh ya , kamu kan belum tau siapa nama ku iya , nama ku Alan " ( ucap Alan memperkenalkan diri ), " iya , nama ku Indah " ( jawab Indah ).

__ADS_1


Tepat ketika jam kosong Alan menghampiri Indah yang sedang duduk sendirian di kursi . " Indah , sebenarnya aku mau ngomong sesuatu yang teramat sangat penting , yang sudah ku pendam selama ini " ( ucap Alan dengan sedikit malu ) , " mau ngomong apa ? seperti mau ngomong penting banget buat mu ? " ( tanya Indah dengan muka penasaran ) , " jadi gini ,, hmm bagaimana ngomongnya iya ,? " ( jawab Alan sambil terbata - bata ) , " ngomong aja langsung , seperti melihat hantu saja kamu ngomongnya seperti itu , padahal kita sudah terbiasa ngobrol " ( jawab Indah sambil kesal ) , " hu , tenang Alan ( sambil menarik nafas ) , jadi gini , Aku suka sama Kamu , Aku suka sejak pertama lihat Kamu dan Aku kagum banget sama kamu " ( ucap Alan ) . Mendengar ucapan Alan , sontak membuat penghuni di kelas ikut menghebohkan , " wah , ada yang nembak cewek nih , cie cie " ( ucap salah satu rekan temannya ) " terima , terima , terima " ( ucap semua murid di dalam kelas dengan kompak ) . Sontak membuat Indah kaget , karena tidak di sangka - sangka Alan bakal mengungkapkan perasaannya padanya . " Hah , kamu suka sama Aku ? sejak kapan ?" ( ucap Indah ) , " sejak pertama melihat Mu Aku sudah menaruh rasa padamu " ( jawab Alan ) . " Iya , sebenarnya Aku juga suka sama Kamu " ( jawab Indah ) " kamu juga suka sama Aku ? " ( jawab Alan) , " Aku enggak nyangka Kamu bakal suka sama Aku " ( ucap Alan dengan muka bahagia ). " Cie cie , jangan lupa traktirannya iya " ( ucap salah satu temannya ) . " Jadi kita resmi jadian iya " ( tanya Alan ) , " iya dong " ( jawab Indah ). Sejak saat itu mereka hidup berdampingan dan sekaligus cerita tentang alam khayalan telah berakhir dan kembali ke cerita kenyataanya .

__ADS_1


Alan mengakhiri khayalannya dan berkata . " Andai semudah itu , seperti di khayalan , semua bisa di lakukan , tapi ya sudahlah . Khayalan tetap saja khayalan . Sekarang sudah saatnya berhenti berkhayal dan memulai hidup sesuai kenyatannya " ( ucap Alan ) . Karena apa Dia sudah berhenti berkhayal dan saatnya untuk tidur . " Ya sudahlah , Aku tidur dulu , bentar lagi subuh bisa - bisa aku enggak sempat bangun subuh gara - gara gadang mulu " ( ucap Alan sambil mulai tertidur ). Setelah semua yang Dia khayalkan akhirnya Alan mulai tertidur perlahan - lahan .

__ADS_1


__ADS_2