
Hubungan mereka trus berjalan dengan lancar . Mereka sangat cocok sekali satu sama lain . Alan yang sudah tidak tahan dengan perasaan yang Ia rasakan , yaitu rasa rindu yang sangat teramat rindu dan sangat ingin bertemu dengan Indah lagi . Ke esokan harinya , " Aku sangat merindu kan Indah , bagaimana kalau Aku datang menemuinya " ( ucap Alan dalam hati ) .
Singkat cerita Alan langsung memberitahukan niatnya kepada Indah . " Yang , Aku kesana iya ? Aku ingin melihatmu " ( pesan chat dari Alan) , " mau kesini ? " ( balas indah ) , " iya Aku bakal kesana , emangnya kenapa ? enggak boleh kah aku kesana " ( pesan dari Alan ) , " hehe , enggak gitu , Aku kaget saja " ( balas Indah ) , " ya sudahlah aku kesana aja langsung , intinya Aku sudah memberitahukan Mu " ( pesan dari Alan ) .
Benar saja Alan langsung berangkat menemui Indah . Tidak ada yang tahu yang ada di hatinya Indah , bahakan Indah seperti menyembunyikan sesuatu. Hari ini Alan pergi setelah sholat zuhur , tepatnya jam dua siang . Terlihat jelas dari raut wajah Alan , kalau perjalanan kali ini begitu menyenangkan dan membahagiakan bagi Alan , dan terasa perjalanan pertama kali yang Dia lakukan . Padahal sebenarnya Dia sudah berkali - kali kesana.
__ADS_1
Kebahagiaan memang sederhana , cukup bersama orang yang di cintai , maka dapat merasakan bahagia. Selama perjalanan , Alan menikmati setiap desa - desa yang Dia lewati . Angin yang bertiup dengan sepoi - sepoi menambah kesan yang begitu menakjubkan . Lima puluh lima menit berlalu akhirnya Alan sampai di tempat Indah . Sesampainya di sana , Alan di sabut oleh Indah yang sedang duduk di teras rumah . Di karenakan rumah kakaknya Alan dan rumah Indah masih satu halaman . Ya beginilah keadaan rumah di perdesaan , tidak seperti di koa yang megah dan memiliki halaman yang luas .
Seketika kedatangan Alan langsung di sambut oleh Indah . Setelah itu Alan langsung masuk untuk menaruh barang bawaannya ke dalam . Setelah meletakkan barang bawaannya , Ia langsung keluar dan duduk dengan Indah . Tiba - tiba kakak sepupu Alan mengajak Alan untuk menangkap belut . Alan pun ikut dan berpamitan dengan Indah . " Alan , ayo kita nyari belut " ( ucap kakak sepupu Alan ) , " ayo , Aku ingin mencoba mencari belut " ( jawab Alan ) , " Indah Aku pergi dulu iya , kamu tidur siang aja dulu " ( ucap Alan ) " iya sudah pergi aja , hati - hati " ( balas Indah ) , " siap " ( ucap Alan sambil berjalan pergi ) .
Alan dan kakak sepupunya berangkat ke sawah . Jarak sawah dengan perumahan tidak terlalu jauh , sekitar sepuluh menit . Sebelum sampai di tempat , tidak lupa mencari umpan dulu belut dulu , yaitu cacing . Setelah cacing yang di kumpulkan sudah di rasa sudah cukup waktunya untuk mencari belut dan pergi ke aliran air . Sesampainya di sana , kakak sepupunya Alan langsung mencari lubang - lubang yang di perkirakan menjadi sarang belut . Setelah beberapa menit dan memeriksa semua lubang yang ada akhirnya ada lubang yang di yakini ada belutnya dan langsung memasukkan umpan ke dalam lubang tersebut . Perlu di ketahui mencari belut dengan di pancing susah - susah gampang . Walaupun banyak lubang yang ada belum tentu ada belutnya dan belum tentu juga umpannya di makan .
__ADS_1
Setelah memasukkan umpan , harus menunggu dengan sabar dan harus mencari lubang yang lainnya lagi . Di karenakan kakak sepupunya Alan membawa beberapa pancing . Singkat cerita semua umpan sudah di pasang dan kakak sepupunya Alan memulai pembicaraan . " Alan , kamu masih bersama yang pacar Mu yang dulu ? " ( tanya Kakak sepupu Alan ) , " enggak , Aku sudah lama putus dengannya " ( jawab Alan ) , " trus sekarang kamu pacaran sama siapa ? " ( ucap kakak sepupunya Alan ) , " hmmm , masak gak tahu ? " ( jawab Alan ) , " iya Aku enggak tahu , orang mana ?" ( ucap kakak sepupunya ) , " orang sini kok , deket banget " ( jawab Alan ) . " hah , orang sini , siapa ? ( tanya sepupunya ) , " sepupu Mu " ( jawab Alan ) , " hah , sepupuku , Indah ? " ( ucap sepupunya sambil penasaran ) , " iya sepupu Mu , Indah pacar baru Ku " ( jawab Alan ) .
Seketika sepupunya langsung kaget . " Beneran ? " ( ucap sepupunya ) , " iya beneran , tanya aja Indah " ( jawab Alan ) . Seketika kakak sepupunya terdiam sebentar dan berkata " enggak apa - apa kok , bisa saja dan boleh " ( ucap kakak sepupunya ) . Setelah pernyataan tersebut mereka berdua melanjutkan mencari belut . Singkat cerita kakak sepupunya Alan mendapatkan dua belut . Alan hanya menemani dan bertugas membawakan umpan , di karenakan Alan tidak terlalu mengerti tentang belut . Beberapa saat kemudian mereka berdua memutuskan untuk pulang , karena tidak ada tanda - tanda ada belut lagi . " Sepertinya sudah tidak ada lagi tanda - tanda belut , mari kita pulang saja " ( ajakan dari kakak sepupunya ) , " iya ayo kita pulang " ( jawab Alan ).
Setelah itu mereka pun pulang dengan membawa tangkapan mereka , walaupun cuman dua . Walaupun begitu , tapi belut sangat efektif untuk mengatasi kurang darah .
__ADS_1